Close

Close
BAB 43


__ADS_3

tok tok tok ..


diva yang masi memeluk kedua anaknya mendengar suara ketukan pintu apartemenya


" biar vano saja yang buka pintu mommy kata vano dengan nada bicara begitu mengembaskan "


" hem baiklh sayang mammy ganti baju dulu maafkan mommy sudah buat kalian khawatir kata diva sekali lagi memeluk tubuh kedua anak anaknya itu "


diva betul betul sangat menyayangi kedua anak anaknya itu walau diawali begitu banyak masalah .


cklikk , pintu apartemen yang dibuka


deg ,deg deg jantung devano berdetak kencang melihat anak laki laki yang begitu tampan membuka pintu apartemann


wajah devano memerah dan mata yang biasanya tajam dan dingin sekarang berubah menjadi senduh dan sekarang sudah berkaca kaca melihat wajah anak tampan yang sekarang ada di hadapanya itu

__ADS_1


" om siapa ? tanya vano heran melihat kearah orang yang mengetuk pintu apartemn itu "


devano yang datang ke apartemn diva untuk menjembut langsung dan membawanya bersamanya saat ini juga , rasa syukur dan rindu menjadi satu setelah melihat wajah wanita yang selama ini ia rindukan dan tidak ingin membuang waktunya lagi


" om om , panggi vano lagi untuk yang sekian kalinya , ia heran melihat orang datang ke apartemn mommynya "


devano yang sudah tidak bisa membendung rasa bahagianya langsung berjongkok dihadapan anak laki laki itu dan memeluk tubuh anak lelaki itu begitu erat dan tanpa ia sadari air matanya berhasil lolos dari mata indah devano


" vanoo ? suara anak kecil perempuan berhasil menyadarkan devano yang sedang memeluk tubuh anak laki laki itu "


vano yang di peluk oleh laki laki yang tidak ia kenal heran dan bingung apa yang harus di lakukan .


" vano ? kata lauren lagi dan berjalan mendekat ke arah adik kembarannya itu


devano bahagia , betul betul sangat bahagia melihat anak laki laki dan wanita begitu mirip , dan ia langsung mengingat bahwa diva memaang mengandung anak kembar dan sekarang kedua anaknya itu sudah berdiri dihadapanya dengan wajah bingung mengemaskan

__ADS_1


devano memeluk tubuh kedua anaknya tanpa banyak bicara masi sangat bahagia memiliki dua anak dari wanita simpananya itu .


" sayang siapa yang datang , suara diva yang menuruni tangga


diva yang mengunakan baju tidur yang mirip dengan anak perempuanya itu dengan rambut terikat tinggi sangat menambah kecantikam diva .


deg . deg , detak jantung diva berdetak cepat dan kedua matanya membulat kaget sempurnah


air mata diva kembali mengalir keluar dari kedua matanya , jantung berdetak kencang melihat kedua anaknya sedang berhadapan dengan laki laki yang selama ini ia benci laki laki dari anak kembarnya itu


devano yang memeluk kedua anaknya itu tidak sengaja melihat kearah wanita yang selama ini ia cari , ia melepas pelukanya kepada kedua anaknya dan melihat kerah wanita cantik itu


" ikut denganku , kata devano kembali memasang wajah datarnya dan melihat kearah wanita yang sudah melahirkan anak anaknya wanita yang selama ini ia cari "


keegoisan dan keanguhan devano kembali memenuhi diri devano rasa takut akan kehilangan wanita dan anak anaknya memaksanya untuk bersikap kejam dihadapan wanita yang ia cari selama ini

__ADS_1


devano yang langsung menyuru anak buahnya itu membawa kedua anak kecil itu pergi dari aparteman itu dan meninggalkan diva dan devano sendiri di apartemn itu ..


" kau kemana saja selama ini ? suara berat devano dan sikap datarnya bertanya dengan raut wajah dinginya kepada diva "


__ADS_2