Crazy Ceo: Make Me Happy!

Crazy Ceo: Make Me Happy!
tanpa mu


__ADS_3

"Tapi bagaimana ceritanya? Aku tidak percaya, ayahku tak pernah menceritakan apapun tentang keluarganya." Ucap mawar sambil menatap heran pada zeden.


"Kau memang harus mengetahui ini, tapi... Aku mohon jangan pergi setelah mengetahui kebenaran nya." Ucap zeden, mawar mengangguk samar, sambil menatap intens zeden.


"Ceritakan kek aku tidak keberatan." Jawab mawar. "Jadi begini, aku adalah ayah kandung dari ayah mu mawar, jofan majashon dia adalah anak pertama ku dengan sofia margaretha dan menjadi anak ku satu satunya, jofan adalah orang yang sangat baik dia sangat mematuhi ucapan ku dengan retha, jofan adalah seorang yang sangat berbakat, dia mempunyai perusahaan yang dia bangun sendiri dari hasil jerih payahnya...


...sampai ketika aku akan menjodohkan jofan dengan anak sahabat ku yang juga kolega di perusahaan milik ku, jofan menolak nya, dia bilang dia sudah memiliki seorang kekasih yang sangat dia cintai, juga yang sudah membantunya mendirikan perusahaan miliknya."


Zeden mengehela nafas kasar, menceritakan kisah ini membuat luka lama di hatinya kembali terpampang jelas, semua kenangan dan hal buruk yang dia alami telah menjadi histori kelam tak terlupakan.


"Aku marah besar sangat mengetahui hal itu, aku mengusir jofan dan mengeluarkannya dari nama keluarga, ku pikir jofan akan kembali lagi pada ku, meminta maaf dan melupakan gadis itu, tapi nyatanya tidak selama 30 tahun ini jofan tidak pernah mengabari ku ataupun meminta maaf padaku...


...Retha yang mendengar ini menjadi sangat frustrasi, dia menyalahkan ku atas kepergian jofan, sampai akhirnya retha harus meninggal karena depresi berat dan juga kanker otak yang sudah menggerogoti tubuhnya...


...Salahku, salah ku, aku sudah banyak kehilangan hal berharga dalam hidupku, aku menghabiskan sisa hidupku dengan banyak penyesalan." Helaan nafas kembali terdengar, zeden hanya bisa menunjukkan raut penyesalan yang begitu besar.


Sedangkan mawar sudah menangis hatinya tak sanggup menanggung semua ini, di kala hal yang sama terjadi pada dirinya dan ternyata sebelumnya kedua orang tuannya sudah merasakan hal yang sama.


Perjuangan mawar yang banyak di penuhi rintangan ternyata juga di alami oleh ibunya dan ayahnya, ini semua adalah karma.


"Bagaimana bisa? Apakah kau tidak berfikir bagaimana perjuangan ayah dan ibuku!? Ayahku mati hanya karena demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, sedangkan dirinya sendiri mempunyai latar belakang keluarga yang berkecukupan! Dia meninggal karena mu! Dia meninggal karena keluarga nya... hikss!"


Mawar menggeram frustasi, dia semakin membenci masa lalu ayahnya yang kenyataan cukup menyenangkan untuk di kenang namun sangat menyakitkan jika di rasakan, kebencian nya pada orang kaya yang memliki derajat tinggi semakin menjadi.


"Maafkan aku.. Mawar.. Aku sudah mencari keberadaan kalian semua namun hasilnya nihil, aku tidak berhasil menemukan kalian." Tambah zeden yang sekarang mulai terlihat sangat panik melihat mawar menangis sambil berteriak.


"Katakan! Lalu bagaimana sekarang kau bisa menemukan ku!" Bentak mawar, nadanya sedikit tinggi dia sudah tidak peduli dengan siapa dia berbicara bahkan zeden sendiri adalah kakek nya.


"Aku mendengar pertengkaran kalian berdua di acara pesta pernikahan anak menteri itu, nama mu, nama mu sofia rosalina, dalam keluarga kami jika memiliki anak perempuan maka harus di beri marga sofia dan jika dia lelaki maka harus di beri nama marga majashon, saat mendengar nama mu aku mulai penasaran dan ternyata aku menemukan fakta bahwa kau adalah cucu ku, sofia."


Jelas zeden yang membuat mawar menggeleng pelan dia menolak seluruh penjelasan zeden yang menurutnya tak masuk akal.


"Aku tidak mau, menerima atau mengaku dirimu sebagai orang tua dari ayahku, yang ku tahu ayahku tinggal di panti asuhan.." Tolak mawar dengan wajah yang sudah berantakan karena sedari tadi dia terus menangis mendengar ucapan zeden.


"Kau adalah cucu ku mawar, cucu ku, maafkan aku, aku memang salah, aku menyesal...Kau boleh membenciku tapi aku tahu permasalahan yang di alami oleh mu. Buktikan pada mereka kau bukan wanita biasa, perjuangkan cinta mu dengan diego...Aku mendukung mu mawar... " Zeden menepuk kedua pundak cucunya, menenangkan mawar yang sedari tadi tak berhenti menangis.


"Walau kau menolak nya, tapi dirimu adalah satu satunya pewaris harta dari keluarga majashon, sekarang kau adalah CEO sekaligus pemilik perusahaan Mjs crop, ingat kau harus memperjuangkan cinta mu, aku bangga pada mu mawar."


Tutup yang semakin membuat tangis mawar pecah, di satu sisi dia sedih dengan masa lalu keluarganya yang sangat buruk, dan di satu sisi dia senang akhirnya dia bertemu dengan keluarga ayahnya.

__ADS_1


Tentu saja dia senang, mawar senang dia bertemu dengan kakeknya, namun dia benci mengetahui fakta bahwa kakeknya adalah penyebab keluarga nya ke susahan.


***


Diego semakin kesal dengan kehidupan nya, sehari hari dia hanya bisa menjadi seorang CEO tanpa peduli dengan kebahagiaan hidupnya.


Jenifer thomson terus saja mengganggu aktivitas nya dengan berteriak manja sambil bergelayutan di tangan kanannya, menghambat seluruh kegiatannya.


"Kak katanya akan pergi untuk fiting gaun pengantin...Ayo lah kak." Rengek jenifer, membuat nyeri di sekitar pelipis diego.


"Kau pergi saja sendiri aku masih ada urusan! Jangan manja! Kau seperti anak kecil, menjijikkan." Sarkas diego sambil mendorong jenifer untuk menjauh dari tubuhnya.


Jenifer mengerucut kan bibirnya kesal, dia menatap tajam diego yang malah lebih memilih asyik berkutat dengan laptopnya dari pada memperhatikan dirinya.


"Tapi kak ay-"


"Jika kau masih memaksa aku akan membatalkan pernikahan konyol ini!" Bentak diego membuat jenifer takut sekaligus kaget.


"Baiklah aku pergi!" jenifer pergi sambil menghentakkan salah satu kakinya, lalu membanting pintu ruangan kerja diego.


Diego membuang nafas frustasi, mengurus jenifer sama saja seperti dia sedang mengurus anak tk yang banyak mau dan juga manja.



"Pak.. " Diego terkejut saat mendapati sekertaris nya tengah berdiri sambil menatap nya bingung.


"Bianca? Bukan kah saya sudah bilang jika hendak masuk kedalam ruang kerja saya ketuk terlebih dahulu!" Bentak diego.


"Tapi pak saya sudah mengetuknya lebih dari 10 kali, tapi bapak tidak menjawabnya." Bela bianca, diego kembali mendengus kesal sambil mengacak acak rambutnya.


"Ada apa?" Tanya diego dengan mata yang merah dan juga kantung mata yang sudah tercetak jelas.


"Bapak harus melaksanakan rapat dengan perusahaan mjs crop, bapak tidak bisa melakukan reschedule karena rapat ini menentukan hasil perusahaan kita pak."


Ucap bianca sambil menatap tabletnya yang selalu digunakan olehnya untuk bekerja.


"Baiklah, jam berapa aku harus melakukan rapat?"


"30 menit lagi pak, tapi tenang saja, saya sudah menyiapkan beberapa data yang akan di butuhkan di sana, dokumen dan juga beberapa file tentang mjs crop sudah saya siapkan." Jelas bianca.

__ADS_1


Diego hanya menangguk tanda paham dengan ucapan bianca.


.


.


.


.


.


Diego terus memandangi jam Casio keluaran terbaru yang melingkar indah di tangan kirinya. Kini dia sedang duduk di antara para pemimpin perusahaan yang juga menginginkan hal yang sama dengan diego.


Yaitu memenangkan hati dari CEO mjs crop agar mau menanamkan saham nya di perusahaan mereka, sambil terus memandangi beberapa dokumen yang di berikan oleh bianca diego terdiam sejenak.


Perusahaan Mjs crop adalah perusahaan senior yang sudah menancamkan namanya di kancah internasional sebagai perusahaan terbaik penghasil devisa dan juga lapangan kerja tertinggi untuk negara.


Beberapa kolega terlihat berbincang bincang akrab menunggu kedatangan sang pemimpin rapat, yang belum menunjukkan batang hidungnya.


"Ku dengar CEO mjs crop adalah seorang wanita cantik."


"Ya kudengar juga begitu, kau tahu zeden majashon baru saja menemukan cucu nya yang hilang."


"Kau juga mendengar berita itu? Aku sangat excited dengan CEO baru ini, kau tahu permasalahan yang di alami oleh keluarga majashon 30 tahun lalu?"


"Memang apa?"


"Kau cari infonya di berbagai media, berita itu sudah menjadi topik hangat, dan juga opini masyarakat."


Diego yang mendengar berbincang beberapa kolega itu hanya tersenyum sinis, tertawa jijik mendengar para lelaki yang sekarang lebih suka bergosip dan juga membicarakan hidup orang lain.



"Pemimpin rapat sudah datang, tolong siapkan diri kalian." Ucap salah satu asisten rapat yang menjadi sekertaris untuk CEO mjs crop.


Pintu ruang rapat terbuka semua kolega terlihat penasaran dengan CEO baru itu, sambil akhirnya rasa penasaran mereka terjawab saat melihat wanita cantik dengan kemeja berwarna putih juga rok mini berwarna hitam sambil membawa beberapa file di tangannya menbuatnya terlihat sempurna.


"Selamat siang semuanya." Sapa CEO baru tersebut sambil duduk di kursi miliknya, diego tercengang matanya membulat sempurna saat melihat CEO baru dari mjs crop adalah sofia rosalina kekasihnya yang hilang kabar selama 1 minggu.

__ADS_1


Mawar tersenyum tipis pada seluruh peserta rapat yang datang termasuk diego, mawar hanya menatapnya sebentar lalu memutuskan kontak mata dengan diego, berpura pura tidak pernah terjadi apa apa di antara mereka


__ADS_2