Crystal Snow

Crystal Snow
#Episode 1


__ADS_3

Namaku Kim Ana, putri angkat dari keluarga Kim. Mereka mengadopsi aku sejak aku berusia 2 tahun, karena ibu angkatku belum bisa hamil. Mereka sangat menyayangi ku terutama ayah angkatku.


Ayah angkatku bernama Kim So Ji dan ibu angkatku bernama Kim So Hyundai. Kami tinggal di Seoul, Korea Selatan. Setelah aku berusia 4 tahun ibuku hamil, ayahku sangat bahagia, Begitupun aku.


Setelah adikku lahir ibuku berubah, dia mulai sering memarahiku dan melupakan kehadiranku. Sering kali ayah menyemangati aku dan selalu ada untukku. Aku merasakan bahwa kasih sayang yang dulu aku dapatkan berkurang sedikit demi sedikit. Terutama kasih sayang dari ibuku.


Aku tau aku hanya anak angkat tapi aku juga ingin disayang seperti putri kandungnya. Adikku bernama Kim so Eun. Dia gadis berkulit putih cantik memiliki rambut hitam panjang yang bergelombang. Jika dibandingkan denganku kami berbeda, wajar saja aku hanya anak angkat.


Sering kali ayah dan ibu bertengkar karena ayah selalu membelaku dan menyalahkan Euna. Mulai saat itu juga ibu benar-benar tidak menyayangi aku lagi.


Hingga aku berusia 22 tahun dan Euna berusia 20 tahun, perusahaan ayah memburuk dan hampir bangkrut. Saat itu keluarga Kim diambang kebangkrutan, kemudian seorang CEO dari Y.A entertainment datang kerumah dan menawarkan bantuan untuk perusahaan ayah, dengan syarat salah satu diantara Aku dan Euna harus menikah dengannya.


Usianya 5 tahun lebih tua dariku, Namanya adalah Min Yoon-gi Seseorang yang mampu mengguncang Seoul dengan satu jentikan jarinya. Min Yoon-gi dikenal dengan pria yang dingin dan sangat angkuh tidak banyak bicara dan apapun yang dia inginkan pasti dia dapatkan.


Karena ibu sangat menyayangi Euna, Ayah memohon padaku untuk bersedia menikah dengannya. Apakah aku harus menikah dengan pria yang tidak aku tau wajahnya?? Meskipun dia sangat terkenal tapi aku tidak pernah tau seperti apa wajahnya.


Aku tidak bisa melihat ayah memohon seperti itu, Disisi lain ibu tidak merelakan Euna menikah dengannya dan Euna juga tidak mau menikahinya.


Aku belum menyelesaikan kuliahku dan masih ingin meraih impianku. Aku berusaha menolaknya tapi ibu malah memarahiku. sejak saat itu aku benar-benar paham bahwa ibu hanya menyanyangi Euna.


"Apa?? Kau tidak mau menikah dengannya?? lalu kau menyuruh adikmu yang menikah dengannya?? begitukah?? Ana kau harusnya sadar kau hanya anak angkat dikeluarga ini. Jika kau menikah dengannya anggap saja itu semua balas budimu kepada kami selama ini, kami sudah merawatku dari kecil hingga saat ini dan sekarang kau tidak berniat membalas Budi kami??" Ucap Hyundai.


"Ibu, tidak seperti itu... Aku masih kuliah dan harus menyelesaikannya.. aku belum siap untuk menikah" ucap Ana.


"Keterlaluan sekali" ucap Hyundai yang akan menampar Ana ditahan oleh So Ji.


"Jangan pernah kau menampar Ana" ucap So Ji.


"Kau membelanya? Anak ini tidak tau bagaimana caranya balas budi pada keluarga ini" ucap Hyundai.


"Tapi tidak dengan menamparnya Hyundai" bentak So Ji.


"Ayah, ibu hentikan.. jangan bertengkar karena aku.. ibu benar aku harus membalas Budi pada kalian. Aku bersedia menikah dengan pria itu demi keluarga ini" ucap Ana.

__ADS_1


"Tapi nak, ayah.."


"Ayah, aku akan baik-baik saja, jika Euna tidak mau menikah dengan pria itu.. biarlah aku saja yang menikah dengannya" ucap Ana.


"Tentu saja aku tidak mau menikahi pria tua.. aku mau mencari pria yang masih muda dan tampan.. meskipun dia kaya tapi aku tidak Sudi menikah dengan pria tua" timpal Euna.


"Euna!! Jaga bicaramu" ucap membentak So Ji.


"Ayah, sudahlah kirimkanlah pesan pada pria itu bahwa ayah menerimanya dan aku akan menikahinya.. ayah aku sangat menyayangimu dan keluarga ini" ucap Ana memeluk So Ji.


"Kau benar-benar menerima pernikahan ini demi keluarga kita??" tanya So ji


"akan aku lakukan ayah" ucap Ana


"Kau memang anak yang berbakti Ana" ucap So Ji membalas pelukan Ana.


•Akan aku lakukan apapun demi keluarga ini ayah, meskipun aku harus menikah dengan pria itu• Batin Ana yang masih memeluk So Ji


****


Tok tok tok!!


"Masuk"


"Tuan.. Keluarga Kim telah mengirimkan E-mail mereka menerima persyaratan yang anda berikan" ucap Dae Hyun.


"Bagus, kirimkan pesan padanya besok kita akan melamarnya" ucap Min Yoon-gi.


"Baik" ucap Dae Hyun.


Dar Hyun keluar dari ruangan Yoon-gi dan segera mengirimkan pesan pada keluarga Kim.


"Kira-kira seperti apa istriku nanti apakah Kim Ana atau Kim So Eun" ucap Yoon-gi dengan menyandarkan tubuhnya di kursi putarnya.

__ADS_1


"Yoon-gi... Kenapa kau melakukan ini.. menikah dengan wanita asing demi ibumu... Sebenarnya seperti apa wanita itu.. hingga menghipnotis ibuku... Hmm Ahahaha haiss.." ucap Yoon-gi tertawa kecil dan meneguk minumannya.


Tok tok tok!!


"Haiss siapa lagi itu.. masuk!" Ucap Yoon-gi.


"Yoon-gi??" Panggil seorang wanita dari balik pintu.


Yoon-gi melihat seorang wanita yang melangkah mendekatinya yang tak lain adalah Nyonya besar Min.


"Ibu? Kau ada disini" ucap Yoon-gi.


"Kenapa reaksimu seperti itu? Apa keluarga Kim menerima bantuan itu?" Tanya nyonya Min.


"Ibuu.. kenapa kau memintaku menikahi wanita itu? Jika bukan karena dirimu aku tidak akan melakukannya" ucap Yoon-gi.


"Perlu kau ketahui, gadis ini sangatlah cantik dan baik. Dia yang membantuku saat semua orang hanya menertawai ku. Jika mereka semua tau aku adalah ibumu maka ntah apa yang mereka lakukan" ucap nyonya Min.


"Hanya gadis itulah yang menolongku saat aku kesusahan" sambung nyonya Min.


"Apakah dia spesial dalam hidupmu?" Tanya Yoon-gi.


"Tentu saja, aku ingin dia menjadi menantuku. Dan lihat tuhan memberiku jalan untuk membawa dia kekeluarga Min" ucap nyonya Min.


"Dan satu hal lagi, jika kau tidak memperlakukannya dengan baik maka. Aku sendiri yang akan menghukum mu" sambung nyonya Min.


"Ibu.. kau tau aku seperti apa bukan.. tidak perlu mengancam ku seperti itu" ucap Yoon-gi.


"Baguslah, besok kita akan kesana" ucap nyonya Min.


•Aku melakukan ini bukan berarti menerima pernikahan ini, yang benar saja• batin Yoon-gi.


****

__ADS_1


__ADS_2