
Keesokan harinya
Kediaman keluarga Kim,
Pagi itu pagi yang sangat cerah, Ana masih tertidur pulas di kamarnya. Sinar matahari yang mengenai matanya membangunkannya dari tidurnya.
Pagi itu pukul 06:30 pagi, Ana terbangun dan seperti biasa. Selalu membantu So Hyundai menyiapkan sarapan pagi.
Putri kesayangannya, So Eun masih tertidur seperti biasa. Dan semua tugas rumah hanya Ana dan Hyundai yang mengerjakannya. Meskipun dirumah keluarga Kim ada beberapa pelayan yang membantunya tapi tetap saja Ana selalu mandiri melakukan semuanya.
So Eun terbiasa dengan manjaan so Hyundai sehingga So Eun menjadi anak yang manja dan tidak mau mandiri.
Pukul 09:00 pagi Ana pergi ketaman belakang untuk melukis. Ya hobi dan kebiasaan Ana diwaktu luang adalah melukis. Ana sangat handal dan berbakat dalam hal melukis.
Ana juga termasuk mahasiswi dengan nilai tertinggi setiap tahunnya. Ana memasuki universitas terbaik di Seoul. Dan mengambil jurusan seni lukis. Ana selalu memenangkan setiap perlombaan lukis.
Hari semakin siang, Ana masih terfokus pada lukisan yang dia buat. Sangat indah dan menakjubkan. Ini pertama kalinya Ana melukis kota Seoul.
"Ana?" Panggil So ji.
"Ayah?" Ucap Ana berbalik dan meletakan cat airnya.
"Bersiaplah, keluarga Min akan datang sebentar lagi. Mereka akan melamarmu hari ini dan menetapkan tanggal pernikahan kalian.
"Ha..hari ini?" Tanya Ana kaget.
"Ana.. maafkan ayah yang sudah menggunakanmu untuk kepentingan perusahaan. Ayah tidak tau lagi ahrus berbuat apa. Sebenarnya ayah tidak rela kau menikah diusia muda.. maafkan ayah Ana" ucap So Ji.
"Ayah.. aku baik-baik saja, jangan menyalahkan dirimu. Aku akan menikah demi ayah dan keluarga kita. Meskipun aku hanya anak angkat tapi ini yang bisa aku lakukan untuk membalas Budi kalian" ucap Ana.
"Kau putriku.. kau putriku.. putri terbaik yang aku miliki" ucap So Ji dengan memeluk Ana.
"Aku beruntung memiliki ayah angkat sepertimu ayah" ucap Ana membalas pelukan So Ji.
"Sudah, sekarang bersiaplah nee, kami akan menunggumu diruang tamu" ucap So Ji menangkup wajah Ana.
"Nee ayah" ucap Ana.
Kemudian mereka masuk kedalam rumah dan membiarkan lukisan Ana terpampang ditaman.
__ADS_1
15 menit pun berlalu, Ana terlah selesai bersiap-siap dan memakai gaun yang indah. Ana terlihat sangat cantik bahkan jika dia menggunakan make up Ana terlihat lebih cantik dibandingkan dengan So Eun.
Tok tok tok!!
"Masuklah" ucap Ana.
"Nona? Keluarga besar Min telah tiba. Tuan besar memintaku untuk menjemputmu" ucap salah satu pelayan pribadi Ana.
"Baiklah, aku juga sudah siap. Mari kita mulai" ucap Ana berdiri dari depan meja riasnya.
Tap tap tap!!
Langkah kaki Ana terdengar jelas saat menuruni tangga dan mencuri perhatian semua orang termasuk Yoon-gi.
Outfit Ana
Gaun biru tua berpaduan dengan kulit putih Ana terlihat sangat cantik dan indah. Sangat cocok dengan kulit putih Ana. Rambut hitam panjang bergelombang yang menjulang hingga pinggang Ana membuat wajahnya imutnya semakin cantik dengan jepit rambut yang dia pakai.
Mata Yoon-gi masih tertuju dan menatap Ana hingga Ana duduk disamping Kim So Ji.
Ana sangat kaget melihat Nyonya Min ada diruang tamu bersama keluarganya. Orang yang pernah Ana tolong saat sepulang dari kampus.
"Ah, terimakasih Nyonya.. anda terlalu berlebihan" ucap Ana.
"Kemarilah, duduk disampingku" ucap nyonya Min.
Ana melihat kearah ayahnya dan So Ji mengangguk dan menyuruh Ana duduk disamping Nyonya Min.
"Kenalkan, Aku Min Ling'er Ibunda Min Yoon-gi" ucap Nyonya Min.
"Jadi, kau..."
"Benar sayang, aku calon ibu mertuamu. Aku berharap kau menjadi menantuku dan lihat tuhan mengabulkan keinginanku.. kau cantik sekali" ucap nyonya Min yang terus memuji Ana.
Mata Yoon-gi masih terus menatap Ana, Sesekali Ana melihat pakaiannya paa ada yang salah sehingga Yoon-gi terus menatapnya.
"Gadis yang sangat cantik, tapi sayang aku belum mencintaimu" Batin Yoon-gi.
"Kita langsung saja pada intinya" ucap Tuan besar Min (Ayah Yoon-gi).
__ADS_1
"Kedatangan kami kemari tentunya tidak perlu dijelaskan lagi, tapi perlu aku ingatkan bahwa Y.A entertainment bersedia membantu perusahaan keluarga Kim dengan Syarat Salah satu dari Putri keluarga Kim harus menikah dengan Putraku Min Yoon-gi" ucap Tuan besar Min.
"Dan keluarga Kim telah menyetujui hal itu dan Kim Ana, Putri angkat dari keluarga Kim bersedia menikah dengan Putraku Min Yoon-gi" sambung Tuan besar Min.
"Tunggu!" Ucap Ana.
"Sebelumnya aku minta maaf, seperti yang anda ketahui Tuan. Aku hanya anak angkat dari keluarga Kim, apakah keluarga kalian tidak keberatan dengan pernikahan ini" ucap Ana.
"Heii apa yang kau katakan? Aku tidak perduli tentang itu. Kau sangat baik nak aku sangat menyukaimu. Aku berharap kau bisa menjadi menantu yang baik bagi keluarga Min dan istri yang baik untuk putraku dan bisa merubah sikapnya yang seperti gunung es itu" ucap Nyonya Min.
"Iya nak, kami sudah mempertimbangkan itu dengan baik. Kau tidak perlu khawatir" ucap Tuan Besar Min.
"Gomawo, telah menerimaku apa adanya dan menerima statusku yang sebenarnya" ucap Ana dengan senyuman yang mengembang sempurna dibibirnya.
"Gwachana, sayang kau adalah calon menantu keluarga Min" ucap Nyonya Min memeluk Ana lembut.
•Ternyata laki-laki ini sangat tampan, seharusnya aku yang menikah dengannya dan bukan Kakak• Batin Euna.
Setelah itu beberapa saat kemudian Ana dan Yoon-gi melakukan tukar cincin, dan menentukan tanggal yang baik untuk melaksanakan pernikahan mereka.
Setelah ditentukan sebulan kemudian mereka akan menikah, Yoon-gi meminta untuk tidak melakukan pesta yang terlalu besar dan tidak mengundang media. Yoon-gi meminta untuk kabarkan saja bahwa Yoon-gi telah menikah tapi tidak untuk melakukan siaran langsung to televisi.
Sebenarnya ibunya tidak menyetujui hal itu, tapi Ana yang membujuk Nyonya Min untuk menyetujuinya. Karena Ana sendiri tidak mau itu sampai ke orang luar. Bukannya tidak mau mengakui pernikahan mereka hanya saja dalam hati Ana dia merasa tidak pantas utuk menikah dengan Yoon-gi.
Setelah semuanya selesai, Keluarga Min kembali kerumah mereka. Rasa bahagia dan gembira menyelimuti hati So ji. Dia sangat bahagia karena putrinya lah yang menyelamatkan perusahannya. Meskipun Ana hanya putri angkat tapi So Ji benar-benar menyayangi Ana.
So Eun terlihat sangat kesal dan cemburu pada Ana. Karena dalam dua kali pertemuan Ana bisa menaklukan Nyonya besar keluarga Min.
****
1 bulan kemudian,
Acara pernikahan Ana dan Yoon-gi berjalan dengan lancar. Tanpa hambatan dan tanpa media yang meliput terlalu banyak.
Setelah selesai acara pernikahan Ana dan Yoon-gi menuju kerumah yang telah disiapkan keluarga Min untuk mereka. Dalam perjalanan menuju rumah Ana dan Yoon-gi tidak saling berbicara melainkan hanya saling diam.
Sesampainya dirumah baru mereka, Ana terpukau dengan mewahnya dan sangat besar rumah yang diberikan Keluarga Min. Beberapa pelayan yang berjajar menyambut kedatangan Ana dan Yoon-gi juga banyak.
Pelayan-pelayan kepercayaan keluarga Min yang direkrut langsung Oleh ibu mertuanya.
Yoon-gi menggandeng Ana hingga masuk kedalam rumah dan memperlihatkan setiap sisi rumah itu. Dan terakhir kamar mereka.
__ADS_1
****