
Pria itu melepaskan salah satu tangan mereka dan satu tangannya masih di borgol di kursi besi, kemudian mereka memberikan makanan untuk mereka makan. Lima menit kemudian di kedua pria itu lengah lova mengambil kunci borgol yang tertinggal di bawah kursi besinya, kemudian lova membuka borgolnya dan memberikan kunci borgol itu kepada Rani dengan diam-diam.
“hey apa yang kamu lakukan” pria itu berlari kearah rani dan lova, dengan keahlian bela dirinya lova dan rani menendan memukul dan membanting kedua pria itu dingga tidak berdaya, dan tiba-tiba datang kedua teman pira itu yang juga anak buah dari dimas dan reyhan membawa pistol, rani dan lova bersembunyi di balik pintu dan ketika kedua pria bersenjata itu masuk rani dan lova langsung menyerang mereka berdua.
Setelah pria bersenjata itu pingsan lova dan rani langsung pergi dan keluar dari sana dan menuju jalan, di jalan, rani dan lova melihat sebuah mobil yang akan melintas kemudian Rani memberhentikan mobil itu dan masuk kedalam.
“mas tolong cepat pergi dari sini” ucap rani dengan nafas terengah engah
“ada apa mbak? Mbak mau kemana” tanya pria itu yang ternyata pria itu adalah adi
“udah mas langsung tancap gas dulu” saut Lova kemudian hendra yang menyetir mobil segera melaju dengan kecepatan sedang.
Hendra melihat wajah wanita yang tiba tiba masuk kedalam mobilnya merasa tidak asing, kemudian hendra baru sadar jika kedua wanita itu adalah rani dan lova mahasiswa yang mereka cari. Mengingat itu hendra tersenyum kearah adi dan memberi kode kepada anak buahnya untuk bersiap menangkap mereka berdua. Setelah itu mereka langsung membawa ke sebuah markas rahasia tempat berkumpulnya adi dan hendra dan anak buahnya.
Sesampainya di sana hendra menghentikan mobilnya.
“loh mas, kok berhentinya di sini?” tanya lova dengan perasaan tidak enak
“lah tadi kalian tidak bilang mau kemana, ya aku bawa aja ketempat tujuan kita” ucap hendra membuat rani dan lova kesal. Dengan wajah marah rani dan lova turun dari mobil sedangkan adi dan hendra masih di dalam mobil
Setelah berjalan beberapa langkah tiba tiba dari segala arah sepuluh anak buah adi dan hendra menghentikan langkah mereka sambil menodongkan senjata mereka.
“mau kemana? Kamu sepertinya wanita yang cukup kuat sehingga bisa mengalahkan anak buah dimas dan Reyhan” ucap adi ketika keluar dari mobilnya kemudian hendra memberi kode kepada anak buahnya untuk memborgol dan menutup mata rani dan lova dan kemudian membawanya ke sebuah ruangan rahasia yang berada di dalam tanah tepat di bawah markas.
__ADS_1
Di markas milik geng SHATY. Setelah cukup lama menunggu saat ridho dan kawan kawan ingin pergi mereka berpapasan dengan dimas dan reyhan. Mereka langsung mengurungkan niatnya dan langsung menemui bos geng SHATY itu. Setelah itu mereka di bawa ke sebuah ruangan khusus para tamu untuk merundingkan masalah geng SHATY dan WAPTIC.
“apa tujuan kalian datang kesini?” tanya dimas dengan cuek
“sebelumnya saya minta maaf atas kelancangan kita merusak server milik geng SHATY, dan maksud saya kesini untuk menjelaskan dan mengklarifikasi masalah permusuhan kami dengan anda” ucap ridho dengan sopan
“baiklah, untuk masalah itu saya sudah memaafkannya, lagipun ternyata itu hanyalah salah paham” ucap reyhan dengan ramah
“maksudnya bagaimana ya?” tanya tio memperjelas
“jadi sebenarnya ada pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba menjebak kalian untuk menyerang geng SHATY” jawab dimas mencoba ramah
“kalau begitu apakah kami bisa membawa kembali kedua sahabat kami?” tanya mega
Seketika mereka ber empat langsung berpamitan dan segera menuju lokasi yang di tunjukkan oleh reyhan. Namun seperti yang kita tahu jika rani dan lova sudah kembali di sekap oleh adi dan hendra hacker kepercayaan MR C.
Mereka hampir saja putus asa melihat itu semua, namun amel yang selalu memiliki kata kata penyemangat mampu membangkitkan semangat mereka berempat untuk terus mencari keberadaan Rani dan lova. Mereka berempat kembali ke markas geng SHATY untuk meminta petunjuk hilangnya Rani dan Lova.
Di kampus para guru mencoba menyelidiki hilangnya kedua muridnya. Mr. Ronal menanyai para mahasiswa yang dekat dengan Rani dan lova, selain itu Mr. Ronal juga memeriksa dengan detail rekaman CCTV kampus. Dari rekaman CCTV Mr. Ronal menemukan sebuah rekaman seorang mahasiswa culun yang bersama dengan Rani dan lova ketika mereka berdua membersihkan lorong kelas, dan disaat bersamaan CCTV lorong kelas mati. Mr. Ronal mengamati wajah dan postur tubuh pria culun itu.
Dengan penasaran Mr. Ronal membuka daftar nama mahasiswa yang ada di universitas KUSUMA, setelah melihat semua daftar tidak ada foto yanga persis dengan wajah si culun, hal itu berarti jika si culun itu bukanlah seorang mahasiswa tapi seorang penjahat yang sengaja berpenampilan sebagai mahasiswa culun.
Di ruangan dalam gedung MR C, atau lebih tepatnya adalah di dalam ruang rahasia MR C adi dan hendra menemui MR C dengan rasa percaya diri.
__ADS_1
“tuan kami sudah berhasil menangkap kedua anak yang berani meretas server kita, anak itu bernama Rani dan Lova” ucap hendra
“bagus, dimana sekarang mereka?” MR C tersenyum gembira
“di ruang bawah tanah tuan, dengan penjagaan yang cukup ketat” jawab adi
“aku ingin mengetahui wajah kedua anak menyedihkan itu” ucap MR C kemudian adi langsung memerintahkan anak buahnya untuk memotret Rani dan lova kemudian mengirimnya kembali ke nomornya. Tak lama kemudian adi sudah mendapatkan foto Rani dan lova yang sedang di sekap, kemudian adi langsung memperlihatkan foto itu.
Saat melihat foto itu MR C tampak terkejut dan terus memandangi foto lova dan Rani yang memiliki wajah yang sama.
“Lova” ucap MR C dengan perasaan campur aduk
“aku ingin menemui mereka berdua” ucap MR C kemudian bergegas menuju ruang bawah tanah yang di tunjukkan oleh adi dan hendra.
Sesampainya di ruang bawah tanah MR C mengambil topeng dan menutupi wajahnya, Kemudian berjalan kearah Rani dan lova
“siapa yang bernama Rani?” tanya MR C sambil melihat kearah lova dan Rani yang begitu mirip
“siapa kamu” pandangannya mengarah pada MR C
“apa kamu yang bernama Rani? Akulah MR C yang kamu cari itu, orang yang kamu cari sekarang ada di hadapan kamu, sekarang kamu mau apa?” MR C mennyilangkan tangannya
“membunuhmu” sahut lova sehingga membuat MR C berfikir jika lova adalah Rani.
__ADS_1