DENDAM HACKER CANTIK

DENDAM HACKER CANTIK
menyusun rencana


__ADS_3

Mereka mulai membagi tugas mereka satu persatu, mereka membaginya menjadi beberapa kelompok yang bertugas sebagai pengendali sistem keamanan CCTV tim penyerang dan lain sebagainya. mereka mulai berdiskusi kembali tentang rencana penyerangan dan rencana untuk melarikan diri dari polisi. Sebelum rencana penyerangan di mulai rani menginginkan jika perusahan Candra bangkrut, kemudian setelah bangkrut mereka baru memulai penyerangan dan membunuh MR C.


Setelah berdiskusi dengan cukup lama, mereka bersantai sejenak. Kemudian tio mengusulkan untuk bersantai di kafe miliknya, yang tak lain adalah kafe satria, merekapun menyetujuinya dan langsung berangkat menuju kafe.


Sesampainya di kafe mereka langsung memilih tempat duduk yang sepi sehingga mereka bisa menikmati hidangan mereka dengan santai. Mereka duduk disana sambil diselingi berfikir cara simpel membuat perusahaan candra bangkrut namun dapat menjadi bisnis yang memiliki keuntungan yang tidak sedikit untuk mereka dan gengnya.


Dari jauh seorang pria berpenampilan seperti seorang pengawal terus memperhatikan kearah rani dan lova. Kemudian pria itu mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.


“bos dia disini, kafe satria” ucap pria itu kemudian menutup teleponnya. Kemudian Pria itu kembali terus mengawasi rani dan lova. Tak lama kemudian empat mobil datang dan keluarlah beberapa orang berpenampilan sama seperti pria itu datang menghampiri pria itu.


“sudah lama mereka di sini?” tanya adi kepada anak buahnya itu


“sudah bos, mungkin tidak lama lagi mereka akan keluar” jawab pria itu


“baiklah, semuanya masuk ke mobil” adi memerintahkan semua anak buahnya untuk masuk ke mobil


Di dalam kafe mereka sudah menyantap beberapa pesanan mereka dan sudah cukup waktu untuk merefreskan pikiran mereka untuk kembali mencari solusi untuk rencana mereka selanjutnya. Mereka pun segera membayar makanan mereka dan kembali ke mobil, mereka mulai melajukan mobil mereka keluar dari kafe. Setelah beberapa meter keluar dari kafe tiba tiba empat mobil mengepung mobil mereka dengan senjata lengkap sedangkan rani, lova dan teman-temannya tidak membawa senjata.


“turun dari mobil sekarang” teriak anak buah adi

__ADS_1


“jangan keluar, mobil kita anti peluru, jangan takut” ucap amel menenangkan teman-temannya


Namun anak buah adi memaksa masuk kemudian menembakkan cairan obat bius kepada mereka semua dan selang beberapa detik mereka pingsan. Mereka mereasa bingung dengan kemiripan wajah rani dan lova. Mereka pun memotong sedikit rambut rani dan lova kemudian mengambil sempel darah mereka untuk membuktikan kebenaran jika rani adalah adik lova dan juga anak dari pak candra. Metelah itu anak buah adi langsung masuk ke mobil dan menyerahkan itu semua kepada pak candra.


“bos, bangun, kalian semua kenapa” anak buah rani dan 5 sahabatnya membangunkan mereka. Tak lama kemudian mereka semua sadar dan melihat kalau barang barangnya semua masih ada. Tubuh mereka juga tidak terasa sakit. Mereka merasa bingung apa tujuang empat mobil itu menghentikan mereka berempat. Akhirnya mereka memutuskan untuk melupakan kejadian itu, rani dan lova langsung kembali ke kampusnya sedangkan keempat temannya kembali ke markas.


Di rumah pak candra. Di ruang tengah rumah pak candra, pak candra duduk di depan tv sambil bersantai. Tak lama kemudian adi dan beberapa anak buahnya menemui pak candra untuk memberikan beberapa sempel milik rani dan lova. Melihat itu pak candra merasa senang kemudian pak candra memerintahkan adi untuk menghubungi dokter pribadi keluarga candra, dan memintanya untuk segera datang ke kediaman pak candra. Tak lama kemudian dokter pribadi keluarga candra telah sampai kemudian langsung menemui pak candra.


“selamat malam tuan candra” sapa dokter herman


“selamat malam dokter herman, mari silahkan duduk” pak candra menjabat tangan pak herman


“sebelumya saya minta maaf karena memanggil anda saat malam malam begini” ucap pak candra


“tidak papa, saya yakin ada hal yang penting yang ingin anda bahas dengan saya” sahut pak herman


“benar dokter, saya ingin membahas tentang masalah 18 tahun yang lalu. Lebih tepatnya tentang kedua putri saya” ucap pak candra mengawali topic


“oh itu, saya masih ingat dengan itu, mereka berdua sangat cantik mirip dengan almarhum nyonya keysa, namun sayangnya karena sedikit konflik keluarga mereka harus berpisah” pak herman mengingat kembali kisah 18 tahun yang lalu

__ADS_1


“iya benar, dan sekarang saya ingin menyatukan mereka berdua, aku ingin mengatakan secara langsung dengan mereka berdua, namun aku butuh sebuah bukti” ucap pak candra


“apakah tuan sudah menemukan dia? Siapa namanya? Selamat ya tuan” sahut pak herman


“ya, aku sudah menemukannya, namanya adalah rani, dan terima kasih. Sekarang saya minta bantuan dokter untuk melakukan tes DNA dengan sempel darah ini sebagai bukti kepada mereka berdua jika mereka adalah saudara” pak candra memberikan dua sempel darah dan dua sempel rambut


“baiklah tuan, saya akan mengambil sempel darah tuan dan sempel rambut anda, dalam waktu dua hari hasilnya akan keluar” ucap pak herman kemudian segera mengambil sempel darah milik pak candra kemudian menaruhnya di sebuah wadah khusus.


“terima kasih dok, semoga rani mau menerima saya menjadi ayahnya dan kita akan menjadi keluarga bahagia” pak candra membayangkan saat rani mengetahui jika dia adalah ayahnya dan mereka menjadi keluarga bahagia.


“semoga saja. Kalau begitu saya pamit dulu tuan candra. Selamat malam” ucap pak herman kemudian langsung pergi dari sana. Sedangkan pak candra di dalam rumahnya masih menghayal betapa gembiranya dia saat anaknya itu menerimanya.


Di universita kusuma. Di dalam kamar rani dan lova, mereka berdua berbagi tugas, rani memikirkan rancana penyerangan perusahaan candra sedangkan lova memikirkan cara untuk membuat perusahaan candra bangkrut. Tak lama kemudian lova sudah mendapatkan sebuah ide untuk membuat perusahaan candra bangkrut, kemudian lova memberi tahu rani dan teman-temannya untuk menyelesaikan projeknya itu.


Keesokan harinya di dalam kelas tiba tiba rani dan lova pingsan, melihat itu Mr Ronal dan teman sekelas mereka menjadi panic, mereka langsung membawa mereka ruang rawat kampus di dalam ruangan mereka berdua di rawat oleh dua dokter pribadi milik universitas kusuma. Selang beberapa menit merka mulai bangun dan muntah wajah mereka tampak pucat kemudian dokter itu segera menghubungi orang tua lova.


“halo tuan, putri anda dan temannya sakit, mungkin anda bisa menngengok mereka ke sini” ucap dokter itu kemudian menutup telponya. Tak lama kemudian dua wanita telah datang ke ruangan tersebut dan menemui kedua dokter itu.


“saya adalah mega kakak perempuan rani, saya datang kesini untuk menjemputnya pulang” ucap mega tanpa basa basi

__ADS_1


“dan saya adalah Amel, kakak perempuan lova, saya datang kesini atas panggilan anda, jadi saya juga akan membawanya untuk di rawat di rumah sakit yang besar” ucap Amel kemudian kedua dokter itu mempercayainya kemudian memberi surat izin untuk pulang. Dokter segera membantu mereka mengangkat rani dan lova masuk kedalam mobil mega dan mobil amel.


__ADS_2