DENDAM HACKER CANTIK

DENDAM HACKER CANTIK
terbakar


__ADS_3

Pak Surya yang terhasut dengan ucapan Tio langsung memerintahkan anak buahnya yang ada untuk membawa keluar orang itu dan tidak di perbolehkan kembali. Setelah itu pak segera menelpon petugas seterilisasi virus untuk segera mensterilkan perusahaanya. Di luar perusahaan Candra Sepuluh Petugas sterilisasi masuk ke dalam perusahaan yang kemudian berpencar ke seluruh ruangan dan menyemprotkan cairan hingga membuat seluruh perusahaan basah tanpa terkecuali di seluruh ruangan manapun.


Di ruangan pak Candra


“Surya” ucap Rani sehingga membuat pak terkejut


“Surya ? Dimana Surya? Dimana Surya ?” tanya pak berpura-pura tidak tau


“jangan, berlagak bodoh Surya. Aku tau kamu bukan ayah kami” ucap Rani mencoba tenang


“katakan Surya, apa alasan kamu menyamar menjAdi ayahku, dan kenapa kamu begitu kejam kepadanya?” tanya Lova dengan amarahnya.


“apa yang kalian ucapkan, aku Candra, ayah kalian” ucap pak Surya berbohong


Mendengar itu Rani menunjukkan video dari tio yang berisi tentang, pak candra yang sudah bertahun-tahun di sekap di ruang rahasia dan akhirnya dibunuh dengan cara di tembak dan di bakar. Melihat itu pak surya menjadi tau jika tio telah berkhianat kepadanya.


“baiklah, aku akan katakan semuanya. Ya benar, aku adalah surya aryo diningrat, aku saudara kembar ayah kalian. Betapa bodohnya kalian semua bisa tertipu dengan itu. Aku sengaja menyekapnya untuk berjaga jaga jika aku membutuhkan sidik jari dan DNA nya. Tapi kali ini aku sudah tidak membutuhkannya, makanya aku bunuh saja, agar aku bisa menguasai harta milik candra. Hahahaha….. sekarang kalian sudah tau semuanya. Sekarang apa yang kalian inginkan” ucap pak surya tanpa ada rasa bersalah


Tok tok tok. Suara pintu ruangan pak candra di ketuk seketika menghentikan pembicaraan mereka. kemudian pak surya mempersilahkan masuk, dan ternyata itu adalah tim sterilisasi masuk kedalam ruangan dan meminta izin untuk mensterilkan ruangan itu. Pak surya mengizinkannya kemudian dengan cepat langsung menyemprotkan cairan ke dalam ruangan itu sedangkan mereka juga masih ada di sana.


Setelah selesai petugas itu meminta izin untuk pergi, saat petugas sterilisasi ingin keluar dari ruangan, salah satu petugas itu menghadap kearah Rani dan Lova sambil membuka sedikit maskernya. Dan ternyata petugas sterilisasi itu adalah mega dan anak buahnya. Setelah itu mega menutup kembali maskernya kemudian keluar dari ruangan itu

__ADS_1


Setelah petugas itu pergi mereka melanjutkan pembicaraan mereka.


“kenapa kamu membunuh kakak kamu yang itu juga ayah kita dengan begitu kejam, apa sebenarnya yang kamu mau” ucap Rani mencoba sabar


“jika kalian ingin tau, akan aku beri tahu. Kenapa anak pertama selalu mendapat segalanya, kekuasan, harta, bahkan nama dari perusahaan ini yang dulu menggunakan nama kakek kalian Aryo Agung Diningrat, tapi sekarang bernama Candra. Aku benci semua itu, aku ingin menjadi Candra, dan memiliki sepenuhnya harta milik keluarga Aryo Agung Diningrat, hahaha…. Itu yang aku mau kenapa??” ucap pak surya mengigat masa lalunya


“dasar kejam, kamu adalah manusia terburuk di dunia ini” ucap Lova mengutuk pamannya itu


“hahahaha…. Terima kasih atas pujiannya, sekarang apa yang kalian inginkan, kalian ingin membunuhku? Atau apa?” tanya pak surya menatap tajam kedua keponakannya itu


“tidak ada” ucap Rani tersenyum


“kita hanya ingin menyerahkan ini” ucap Lova kemudian memberikan sebuah map kepada pak surya. Pak surya membuka map itu yang ternyata berisi surat kepemilikan candra company dan wijaya company kepada pak surya, pak surya tersenyum penuh kemenangan dan tidak menyangka dengan mudahnya Rani dan Lova memberikan perusahaan mereka.


“tidak salah memberikan dokumen itu kepada orang yang akan segera mati” ucap Rani lirih kemudian mereka semua meninggalkan ruangan pak surya kemudian segera menuju atap.


Di atap gedung mereka bertiga sudah di tunggu oleh Ridho yang telah meyiapkan helicopter untuk mereka pergi. Mereka segera naik kedalam helicopter kemudian Ridho segera menerbangkan helikoper itu hingga setinggi tiga meter dari atap gedung dan berada di samping gedung. Jam tangan Rani kembali menyala menandakan jika Mega dan Sembilan anak buahnya yang menyamar menjAdi petugas seterilisasi sudah menyelesaikan tugasnya.


Rani menyalakan korek api dan melempar itu kedalam gedung kemudian seketika dengan sangat cepat api merambat karena Mega dan Sembilan anak buahnya telah menyemprotkan cairan minyak tanah yang sedikit di tamambah pewangi agar tidak tercium seperti bau minyak tanah. Karena itulah korek itu dapat menciptakan api yang sangat besar hingga membakar gedung Candra company yang di dalamnya masih ada pak Surya. Setelah itu mereka langsung pergi dan kembali ke markasnya dengan rasa puas.


Sesampainya di sana, mereka kembali berkumpul di ruang santai sedangkan amel masih meretas sistem milik PLN dan pemadam kebakaran sehingga dapat di pastikan jika pak surya hangus menjadi abu. Selain itu amel juga merusak jaringan telepon, agar tidak ada yang bisa melaporkan kejadian itu kepada siapapun. Setelah mega dan anak buahnya sampai, amel kembali mengaktifkan CCTV yang tadi dia retas

__ADS_1


“bagaimana? Apakah ada yang curiga dengan rencana kita hari ini?” tanya amel kepada sahabatnya


“tidak, semuanya berjalan lancar” ucap ridho yakin


“kita harus tetap waspada, karena polisi dan detektif pasti akan menyelidiki hal ini” ucap mega memperingatkan


“iya, itu benar, jangan sampai kita jadi buronan karena sedikit kecerobohan kita” tambah amel yang baru saja tiba dan sudah mengaktifkan kembali jaringan telelpon, listrik dan sistem keamanan kota


“rani, saat aku keluar dari gedung tadi, aku melihat perempuan cantik seumuran kita yang baru saja turun dari mobil mewahnya, dan dia tampak khawatir. Tidak itu saja, wanita itu juga sempat melihat wajahku, aku khawatir jika dia curiga kepadaku” ucap mega sambil mengingat kembali


“tenang saja, mungkin dia bisa menjadi sakasi. Namun mereka tidak memiliki bukti untuk menjerat kita, karena aku sudah mematikan seluruh CCTV kota” ucap mael sehingga membuat mereka semua tenang. Setelah itu mereka duduk santai disana, kemudian tio menyalakan televisi.


Seketika mereka melihat berita utama tentang kebakaran gedung candra Company yang hanya menewaskan CEO candra company saja. Tio mencoba mengganti saluran televisinya, tapi semua menayangkan berita kebakaran itu, melihat itu mereka semua yakin jika para polisi handal akan menyelidiki kasus mereka.


“sekarang lupakan cerita hari ini, lupakan jika kita pelaku pembakaran itu. Dan sekarang tinggal membereskan semuanya dan menjalankan rencana akhir” ucap rani


Keesokan harinya rani, lova dan empat sahabatnya memakamkan jenazah pak surya, namun di dalam batu nisannya masih tertulis Candra Aryo Diningrat. Mereka sebenarnya juga merasa bersalah dengan meninggalnya pak surya, namun karena tindakan egoisnya dan sifat serakahnya itu membuat mereka tidak mau berfikir panjang dan langsung menghukumnya. Saat jenazah pak surya di kubur ke liang-lahan tanpa senganja mega melihat wanita cantik yang dia lihat di depan perusahaan candra sedang melihatnya dari kejauhan. Mega mencoba keluar dari kerumunan dan menemui wanita itu, namun wanita itu sudah hilang, dia pun kembali ke tempat pemakaman.


.


.

__ADS_1


.


jangan lupa like komen dan vote biar author semakin semangat berkarya dan selamat membaca 🙏


__ADS_2