DENDAM HACKER CANTIK

DENDAM HACKER CANTIK
teror 2


__ADS_3

Di rumah sakit, sesampainya di rumah sakit mereka tergesa-gesa menuju ruangan mega. Rani berlari menuju ruangan mega, namun karena rani begitu tergesa-gesa tanpa sengaja dia menabrak seorang suster yang membawa nampan besi berisi suntikan kosong. Rani segera membantu suter itu memunguti suntikan itu, saat mengambil sebuah suntikan, rani mencium aroma cairan yang tidak asing baginya. Saat rani ingin mencium dengan jelas suntikan itu, suster itu langsung merebut kemudian dengan tergesa-gesa suster itu pergi.


“aku seperti mengenali cairan itu, apa itu racun yang aku gunakan untuk membunuh Mr Reza dulu, tapi aku tidak yakin dengan itu. Tapi aku seperti mengenali suster itu” batin rani sambil melihat suster itu pergi.


“rani, kamu kenapa? ayo cepat” lova menepuk bahu rani sehingga membuyarkan lamunan rani, kemudian mereka segera menuju ruangan Mega dengan cepat


Sesampainya di depan ruangan mega, benar saja, para dokter dan suster sedang menangani kondisi mega yang sangat kritis, dan tidak lama kemudian seorang dokter menghampiri mereka berlima dan mengatakan jika mega sudah tidak bisa di selamatkan lagi. Seketika itu membuat hati mereka hancur dan hancur. Karena telah kehilangan satu sahabat yang sangat hebat, mereka sangat menyesal karena terlambat menyadari jika mega dalam bahaya. Mereka berfikir jika seandainya mereka lebih awal menyadari hal ini maka nyawa mega tidak akan hilang begitu saja. Mereka merasakan duka yang begitu dalam, mereka semua telah kehilangan para anak buah kepercayaan dan juga kehilangan sahabat terbaik mereka, yang sudah terasa seperti saudara.


Setelah itu mereka segera mengurus pemakaman mega, di sebuah pemakaman khusus untuk geng WAPTIC dan anak buahnya, mega di makamkan. Saat jenazah mega di masukkan ke liang lahan, mereka sedih dan sangat merasa kehilangan. Rani yang melihat itu terasa sangat bersalah karena dia lah yang membakar Candra Company namun mega yang menjadi korban.


Setelah pemakaman selesai, mereka mencoba menahan duka yang mereka rasakan. Mereka mencoba bangkit dan kembali ke markas. Sesampainya di markas mereka berkumpul di ruang santai, kemudian rani mengambil laptopnya dan membawanya keruang santai. Rani mulai memainkan laptopnya dan meretas CCTV rumah sakit, dia mencoba meretas CCTV depan ruangan mega dan dalam ruangan mega. Dia melihat tampilan CCTV waktu meninggalnya mega, rani melihat satu kejanggalan di rekaman CCTV itu.


“guys, coba lihat ini” rani menunjuk kea rah suster yang terakhir kali menyuntikkan cairan kedalam infus mega


“dari postur tubuhnya, suster itu mirip dengan pelaku teror markas kita” ucap ridho memperlihatkan hasil rekaman CCTV markas dari layar Laptopnya


“iya, sepertinya dia sadar, jika mega belum mati setelah dia teror” tambah Amel yakin


“sepertinya, aku pernah melihat wanita itu. Meskipun tidak terlalu jelas” ucap rani mengingat ingat


“dimana?” tanya lova


“suster yang aku tabrak kemarin, dia membawa cairan pestisida, untuk apa seorang suster membawa cairan pestisida? Bukankah itu aneh” ucap rani yakin


“iya, itu pasti pelaku yang sebenarnya. Cepat retas CCTV lorong rumah sakit” ucap tio, kemudian rani mulai meretas seluruh CCTV rumah sakit.


“lihat ini, dari lorong dia masuk ke dalam toilet wanita. Dan lihat saat wanita ini keluar” ucap rani menunjukkan Laptopnya


“iya, ini pasti pelaku yang sebenarnya” ucap tio kemudian tio memperbesar gambar CCTV dan berusaha memper jelas wajah wanita itu. Setelah mendapat wajah wanita itu, rani langsung memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mencari tau siapa wanita itu.

__ADS_1


Setelah itu mereka memutuskan untuk beristirahat sebentar sedangkan rani dan lova memutuskan untuk pulang. Saat dalam perjalanan tiba tiba kaca sepion mobil rani tertembak, rani melihat kebelakang melihat empat pria menaiki mobil menembaki mobil mereka, beruntung mobil mereka terbuat dari polikarbonat dan dengan lapisan nilon balistik sehingga tahan peluru tembakan yang di luncurkan oleh empat pria tadi. Rani langsung memacu mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata. Beruntung mobil rani adalah jenis Hypercar sehingga memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari pada mobil pada umumnya. Sehingga mereka berdua dapat dengan mudah kembali kerumah dengan selamat.


“selam siang nona” sapa penjaga rumah dan enam pengawalnya yang terlihat masih muda


“mulai sekarang, kalian berenam, harus kawal kita berdua” ucap lova sedikit cuek


“memang ada apa nona” tanya salah satu pengawal dengan menundukkan kepala


“bukan urusan kalian” ucap rani dengan jutek kemudian menarik lova untuk segera masuk kerumah


“kenapa pengawal selalu di cuekin” ucap salah satu pengawal saat rani dan lova pergi


“cantik, tapi galak” ucap salah satu pengawal dan menggelengkan kepalanya


“hus, nanti kalau mereka dengar, kita bisa di pecat. Kan baru beberapa bulan kita kerja” ucap salah satu pengawal memperingatkan teman-temannya


“siapa mereka? apa urusan mereka dengan kita?” ucap lova mulai bertanya tanya


“aku pernah melihat dua pria dari empat pria tadi” ucap rani mengingat ingat


“dimana?” tanya lova penasaran


“kemarin saat aku joging, aku di ikuti dua pria itu, untung saja aku bisa bersembunyi” ucap rani mengingat kejadian itu


“syukurlah kalau begitu” ucap lova lega mendengarnya


“syukurlah apa, kamu tau kan, perumahan depan sana banyak yang pelihara anjing penjaga. Hampir saja aku di kejar anjing, tau nggak” ucap rani kesal sambil mengingat hal yang menyebalkan itu


“ya kan masih hidup, ga papa kali kalau di terkam sedikit” ucap lova yang menggoda adiknya itu sehingga membuat rani cemberut dan kesal

__ADS_1


Ke esokan harinya seperti biasa rani berolahraga, namun sekarang rani di temani enam pengawalnya yang ikut joging dari belakang. Pengawal itu mengikuti kemanapun rani berlari bahkan pengawal itu mengikuti gaya rani saat berlari sehingga membuat rani yang mudah marah itu menjadi kesal


“kalian tadi aku perintah untuk mengikuti kemanapun aku pergi, dan bukan untuk mengikuti apa yang aku lakukan, mengerti?” ucap rani dengan nada kesal


“mengerti” ucap enam pengawal itu bersamaan sambil menganggukan kepala dan Entah kenapa hal itu malah membuat rani marah


“sudah lupakan, aku mau pulang” rani langsung berlari menuju rumahnya kemudian seperti biasa dia langsung membangunkan kakaknya yang super duper pemalas itu. Setelah membangunkannya mereka berdua segera bersiap menuju markas. Setelah mereka berdua siap mereka segera berangkat dan di kawal oleh enam pengawalnya.


Sesamainya di markas sahabat rani dan lova terkejut saat rani dan lova datang bersama para pengawalnya, mereka merasa pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga mereka harusa membawa pengawalnya ke markas sekalipun.


“apa yang terjadi? Kenapa pengawal kamu ikut kesini?” tanya tio


“kemarin, kita habis di serang sama empat pria, kita gak tau mereka siapa, tapi aku yakin jika mereka ada hubungannya dengan orang yang membuat terror di marakas kita” ucap rani yakin


“gima, anak buah kalian sudah nemuin info belum tentang wanita di rumah sakit itu?” tanya lova


“sudah, dan sekarang wanita itu ada di ruang bawah tanah” ucap Amel


“bagus, ayo ke sana sekarang” ucap Rani kemudian mereka berlima segera menuju ruang bawah tanah. Di sana mereka melihat seorang wanita terikat di kursi besi yang terlihat tidak sadarkan diri. Mereka segera memakai topeng guy fawkes dan bejalan menuju wanit itu.


Tak lama kemudian wanita itu mulai membuka matanya, seketika wanita itu terkejut yang melihat di sekelilingnya sudah ada lima orang yang memakai topeng guy fawkes menatapnya dengan tajam. Salah satu dari mereka memutar-mutar lubang peluru pistol jenis revolvernya, hal itu membuat wanita itu ketakutan sehingga tubuhnya berkeringat


.


.


.


jangan lupa like komen dan vote biar author semakin semangat berkarya dan selamat membaca 🙏

__ADS_1


__ADS_2