DENDAM HACKER CANTIK

DENDAM HACKER CANTIK
pak Candra palsu


__ADS_3

Tio tampak memikirkan sesuatu, setelah beberapa detik Tio memutuskan untuk memberi tahu sahabat-sahabatnya tentang hal yang mengganggunya. Tio mengajak mereka ke ruang santai kemudian menceritakan tentang apa yang dia lakukan saat dia bekerja dengan pak Candra.


Dua tahun yang lalu setelah Tio mengetahui ada ruang rahasia di belakang meja pak Candra, Tio mulai memikirkan cara untuk bisa memasuki ruangan itu dan melihat apa yang terjAdi di sana. Mulai saat itu Tio selalu berusaha bekerja lebih baik dari biasanya agar dapat di percaya oleh pak Candra, karena begitu banyak prestasi Tio pak Candra mulai mempercayai Tio. Setelah beberapa bulan Tio bekerja dengan pak Candra, pak Candra juga sudah sangat mempercayainya Tio di ajak ke sebuuah gedung tua yang tidak terawat dan terlihat seperti gedung yang terbengkalai pengerjaannya, bahkan Tio saat itu mengira jika pak Candra mengajaknya kesana untuk membangun kembali gedung itu dan dijAdikan gedung multi fungsi.


Di depat pintu gedung, Tio melihat banyak penjaga yang bersenjata dan bertubuh kekar, hal itu membuat Tio menjAdi bingung apa sebenarnya yang ada di dalam gedung tersebut. Untuk mengetahui itu mereka melanjutkan berjalan masuk, dengan terkejutnya Tio melihat bisnis gelap pak Candra yang sangat illegal. Para wanita dan anak kecil jalanan yang hampir tidak teramut di tangkap dibunuh dan diambil organ tubuhnya. Ya benar, itulah sisi gelap pak Candra yang baru saja dia tau. Jantung Tio berdebar lebih kencang, tubuhnya mengeluarkan banyak keringat, tubuhnya terasa panas dingin melihat pemandangan yangtidak seharunya dia llihat.


“hahaha, kamu kelihatannya masih terlalu suci untuk bekerja disini” ucap pak Candra sanbil menyentuh dada Tio dan merasakan detak jantung Tio sambil melihat wajah pucat Tio


“I-iya, tuan” ucap Tio dengan wajah pucatnnya


“sekarang kamu akan mengendalikan bisnis ini, bisnis ini aku serahkan kepada kamu” ucap pak Candra mempercayai kemampuan Tio


“saya tuan? Saya tidak tau bagaimana cara mengendalikan bisnis ini, dan saya juga tidak terbiasa dengan ini” ucap Tio bingung


“kamu hanya tinggal mengawasi tempat itu saja, mereka sudah tau apa yang seharusnya mereka lakukan. Dan kamu pasti akan terbiasa dengan ini” ucap pak Candra menepuk bahu Tio kemudian mengumumkan kepada anak buahnya jika Tio adalah bos baru mereka kemudian pak Candra langsung pergi kembali ke perusahaan. Sedangkan Tio dengan keadaannya saat ini.

__ADS_1


Tio memberanikan diri melangkahkan kaki melihat tempat itu, setela beberapa langkah masuk kedalam teriakan seorang wanita mengguncang hatinya, dan beberapa saat kemudian seorang dokter bedah anak buah pak Candra menuju sumber suara itu. Tio membeRanikan diri berjalan mengikuti dokter bedah itu tenyata dokter itu memasuki sebuah ruangan yang tidak jauh dari tempatnya berdiri, saat Tio ingin melangkahkan kakinya memasuki ruangan itu, namun hati kecilya tidak kuat melihat itu semua, sehingga membuat Tio mengurungkan niatnya. Saat dia melangkahkan kakinya menjauhi ruangan itu dengan pelan dan perasan yang bingung, tiba-tiba dokter bedah tAdi melewati Tio sambil membawa organ dalam wanita yang tAdi berteriak.


Dokter itu yang baru saja menyadari jika Tio adalah bosnya langsung menyapa Tio dan masih dalam keadaan membawa organ tubuh wanita tAdi. Tio yang melihat itu menjAdi tubuhnya berkeringat dan akhirnya pingsan. Di ruangan yang tampak bersih bagaikan kamar hotel, Tio membuka matanya, dia merasa dia pikir kalau kejAdian itu adalah hanya mimpi buruknya saja.


Tok tok tok, pintu kamar itu di ketuk kemudian Tio mengizinkan masuk. Dengan terkejutnya dokter bedah tAdi membawakan makanan dan minuman untuknya dengan sangat sopan. Melihat itu Tio membaringkan kembali tubuhnya dan berharap dia terbangun kembali dan ternyata ini adalah mimpi. Setelah begitu lama Tio bangun dan membeRanikan diri untuk keluar kamar, di membuka pintu kamar dan melihat seorang anak yang berusaha melarikan diri ditangkap dan di seret kembali ke ruang bedah. Melihat itu Tio kembali menutup pintu kamarnya dan mengurungkan niatnya dan memilih untuk tetap di dalam kamarnya saja.


Hari hari di jalani oleh Tio dengan rasa takut dan bingung, namun setelaah beberapa bulan bekerja di sana Tio mulai terbiasa dengan pemandangan itu, Tio harus berusaha untuk dapat di percaya oleh pak Candra agar bisa mengetahui isi ruang rahasia milik pak Candra. Setelah itu pak Candra yang sudah menyadari ketangguhan Tio kembali membawanya keperusahaan dan memerintahkan Adi danHendra untuk mengurus usaha pak Candra. Setelah beberapa minggu bekerja kembali di perusahaan Candra, Tio melaporkan bisnis gelap pak Candra dengan nama samaran. seketika para polisi mengepung tempat itu dan menangkap semua orang kecuali pak Candra, karena Tio berencana untuk menyelamatkan pak Candra dari kasus itu sehingga pak Candra akan lebih mempercayainya. Dan upaya Tio tidak sia-sia, dia berhasil meyakinkan kesetiaannya kepada pak Candra.


Di ruangan pak Candra. Pak Candra mengatakan jika masih ada rahasia yang belum Tio tau, seketika Tio menjAdi penasaran dan yakin jika pak Candra akan membawanya masuk ke ruang rahasia itu.


“kamu pasti mengira kalau saya adalah Candra Aryo Diningrat bukan? Saya ayah dari sahabat kamu Lova dan Rani bukan? Kamu pasti berpikir seperti itu, seperti orang bodoh di luar sana” ucap pak Candra yang membuat Tio kaget dan tidak mengerti apa maksud ucapan pak Candra saat itu


“jika saya bilang kalau saya bukan Candra Aryo Diningrat, tetapi saya adalah Surya Aryo Diningrat, Adik kembar dari Candra, apa kamu percaya?” tanya pak Candra yang semakin membuat Tio bingung


“tidak, anda bercanda” jawab Tio kemudian pak Candra memberikan foto kedua pria tampan yang terlihat masih berumur 30 tahun berfoto dengan kaca mata hitamnya. Melihat itu Tio mempercayai hal itu jika yang ada di depannya saat ini adalah pak Surya.

__ADS_1


“lalu dimana dia, dan tes DNA itu, apa kamu memalsukannya?” tanya Tio


“sempel darahnya asli, namun itu bukan darah saya, tapi darah Candra” ucap pak Surya


“lalu dimana pak Candra yang asli” tanya Tio semakin penasaran. kemudian pak Surya berjalan menuju belakang mejanya dan membuka pintu rahasia yang terbuat dari kaca itu.


“masuklah” ucap pak Surya mengajak Tio. Kemudian mereka memasuki ruangan yang tampak gelap itu kemudian pak Surya menyalakan lampu dan seketika ruangan menjAdi terang dan Tio melihat seorang pria paru baya yang wajahnya sangat mirip dengan pak Surya di borgol di ruangan kedap suara itu.


“siapa dia?” tanya Tio menunjuk kearah pak Candra yang asli


“kakak, dia Candra, Candra Aryo Diningrat. Kakakku tersayang” ucap pak Surya


.


.

__ADS_1


.


jangan lupa like komen dan vote biar author semakin semangat berkarya dan selamat membaca 🙏


__ADS_2