DENDAM MASA LALU(Revisi)

DENDAM MASA LALU(Revisi)
Bab 11


__ADS_3

Seorang pria berumur 50 tahun memasuki sebuah restoran mewah. Bersama kedua ajudannya dia melangkah ke depan dengan gagah. Meski sudah berumur perawakannya tetap tampan dan berpostur tegap.


Sampai di ruangan ekslusif ada 2 orang yang sudah menunggunya. Mereka adalah Nadine dan Arshaka. Pria itu menghampiri mereka dengan senyum mengembang di wajahnya.


"Selamat siang Arsha...., Nadine ....,"sapa pria itu.


"Selamat siang Mr. Sun..,"balas Nadine dan Arsha dengan senyuman.


"Sudah lama menunggu kedatanganku?"tanya Sun yang duduk di hadapan mereka.


"Belum lama kok. Lagian kami senang menunggu selama Mr. Sun perlukan,"kata Nadine.


"Baiklah .., oiya bagaimana? apa kalian sudah berhasil merusak otak anak itu,"kata Sun to the point.


"Saya sih sudah berhasil memanipulasinya. Tetapi sepertinya kita kurang ekstrim. Musti lebih ekstrim lagi kalau menghadapi mereka Mr,"kata Nadine dengan tatapan serius.


"Hemm..., begitu ya..., cukup mengesankan. Baiklah.., aku akan menyusupkan mata - mata disana. Agar dia bisa mengadu domba dan membuat semua nya kacau. Tugas kalian hanya memecahkan konsentrasi Hellen dan Hide saja. Aku tahu mereka sangat mudah emosian,"kata Sun.


"Tenang saja Mr.Sun. Semua pasti akan kami kerjakan dengan sempurna. Dulu aku mantan anggota mafia mereka. Jadi aku tahu betul sifat - sifat anggota keluarga mereka. Kau bisa mengandalkanku dan Nadine Mr.Sun,"kata Arsha tersenyum.


Mereka merencanakan kejahatan berikutnya agar keluarga anggota Gill bisa terpedaya dan terpecah belah. Rencana ini sudah di susun matang oleh Sun. Dia sangat dendam dengan Gill karena kejadian masa lalu yang membuatnya troma.


Di negara lain ada dua orang pria dan wanita bersiap untuk berangkat ke negara seberang. Selama hampir 17 tahun mereka meninggalkan keluarganya dan memalsukan identitas hanya demi melatih kekuatan fisik, mental dan pikirannya.


Tidak ada yang menyangka mereka sebenarnya masih hidup. Dua orang Kakek dan 2 orang remaja datang menghampiri mereka.


"Bagaimana, kalian sudah siap untuk mengejutkan mereka. Kakek sudah mengatur janji dengan Gill. Sekarang kita harus siap untuk membasmi Sun,"kata Kakek itu dengan tatapan tajamnya.


"Siap Kek. Aku sangat rindu dengan Adik kesayanganku,"kata salah satu pria dengan binaran matanya.


"Ayooo.., kita pergi sekarang ..."


...🟣🟣🟣...


KOUYA RICH DERMAWAN


Karena kemunculan wanita kemarin yang mengaku akan menjadi ibu ku dan Rin, membuat kami terpedaya dan di manipulasi. Untung Tante Isabel bisa segera menyembuhkan kami.

__ADS_1


Jadi semenjak kejadian itu, kami semua di latih oleh Opa agar tidak gampang dirusak. Dengan kegigihan kami saat latihan, hanya beberapa minggu kami sudah menguasai dari ilmu bela diri, mental dan pikiran.


Disekolah kami melakukan penyamaran untuk menutupi identitas kami sebenarnya. Jika sampai seluruh penghuni sekolah tahu bisa menggemparkan bahkan membahayakan mereka. Hanya kedua sahabat kami yang mengetahuinya.


Aku dan Rin diantar oleh Koko Cleo sampai depan gerbang. Brama dan Evelin sudah menanti kami. Saat melihat Koko Cleo, entah kenapa tatapan tak suka Brama selalu kulihat. Aku tahu dia tidak menyukai Koko Cleo, karena sudah ku kabarkan kalau Rin akan segera bertunangan.


"Hay..., Koko gantenggggggg,"sambut Evelin yang memang tidak pernah berubah keusilannya.


"Hay juga Evelin. Setia banget kalian menunggu kedatangan Rin dan Rich,"kata Koko Cleo yang membuat sensi Brama.


"Iyalah .., kami setia. Lagian selama janur kuning belum ada, aku akan tetap ngejar Rin. Kau jangan besar kepala hanya karena mau bertunangan,"kata Brama yang sudah ngawur.


"Ok. Kita bersaing sportif. Sayang.., koko mau ke kampus dulu yaa, kamu belajar yang rajin,"kata Koko Cleo yang mengelus pucuk kepala Rin.


Rin hanya tersipu malu di perlakukan seperti itu di depan kami. Dia mencium punggung tangan Koko dan aku pun mengikutinya.


"Hati - hati ya Ko..,"kataku. Koko hanya tersenyum dan berpamitan pada kedua sahabatku.


Setelah Koko Cleo pergi, Brama langsung menggandeng tangan Rin dengan cuek.


"Bramaaaaa..., apa apaan sih. Lepas gak,"kata Rin yang tak suka.


"Gak Bram. Lagian kita bukan muhrim tahu,"kata Rin menepis tangan Brama.


Aku dan Evelin hanya saling menatap karena perdebatan mereka. Meskipun Brama kecewa tapi aku tahu dia orang yang sabar dan tidak pernah memaksa kehendak.


Bel masuk berbunyi, Bu Lana adalah guru wali kelas kami. Dia masuk dengan seorang pria. Sepertinya murid pindahan. Semua siswi dan siswa berdesas desus membicarakannya karena penampilannya yang cool dan tampan.


"Aisssss,, cogan lagi Rin,"kata Evelin yang selalu senang jika melihat orang ganteng.


"Huffft .., biasa aja kali. Gantengan juga Koko Cleo,"cengir Rin yang membuat Evelin cemberut


"Yeee.. , itu kan cowok lo. Wajar lo ngomong gitu,"cibir Evelin.


"Anak - anak .., kita kedatangan murid baru pindahan dari Australia. Ayo kenalkan dirimu,"kata Bu Lana.


Cowok itu berdiri tepat di depan kelas. Dia menatap tajam sekitar

__ADS_1


"Kenalkan nama saya Leonardi Farrelo .."


"Panggilan nya apa doooonkks.."tanya anak - anak perempuan serentak.


"Panggil Leo aja,"jawab Aldo.


"Baik Leo..., silahkan kamu duduk di kursi kosong sebelah sana,"tunjuk Bu Lana.


Leo menatap tajam aku dan Rin lalu berdiri di depanku. Dia menunduk dan berkata.


"Hay Rin..., Rich.., gue tahu kalian anak - anak Putri mafia dan Dokter terkenal. Salam hangat dari gue ya. Kalian jadi musuh bebuyutan gue nanti...,"kata Leo yang tersenyum sinis lalu beranjak pergi ke tempatnya.


Aku dan Rin saling bertatap dan melotot. Kenapa dia sampai mengenal kedua orang tua kami.


"Kenapa dia mengenal kalian?"tanya Brama heran.


Aku dan Rin hanya menggelengkan kepala kami. Karena kami sendiri juga bingung.


"Apa yang di bicarakan Leo. Apa benar orang tua kalian itu adalah Putri mafia dan Dokter Terkenal yang viral itu..?"tanya Evita di samping kami.


Suara Evita menggema di ruang kelas. Membuat guru dan murid lainnya menatap kami.


"Lo apaan Si Vit. Kuping lo salah denger kali,"kata Brama yang bermuka panik.


"Kuping gue gak budek loh. Bener kan Leo?"teriak Evita menatap Leo yang sudah duduk manis di belakang.


Leo tersenyum sinis dan mengangguk. Membuat semua murid menatap kami takjub.


"Wahhhh, keren banget donk. Putri Mafia dan dokter terkenal yang tampan itu kalau gak salah namanya Hellen Syifilla dan Hilman dermawan ya. Pasangan romantis dan serasi yang mendadak viral saat anak 17 tahun lalu..,"teriak Ouna yang memang cempreng.


"Apaan sih Ouna. Kalian itu tuh di kibulin sama dia. Lagian kalian tahu anak kembarnya namanya siapa?"tanya Evelin.


"Oiya mereka punya anak kembar. Sedangkan Rin dan Rich kan saudara kembar juga. Wah Evel lo pinter,"kata Ouna.


"Kalian gak usah ngeles deh. Udah ketauan banget kok,"kata Evita tersenyum sinis.


Aku dan Rin menatap Evelin tajam. Membuatnya jadi salah tingkah. Siapa Leo itu sih.. bikin ricuh aja...

__ADS_1


ℒ️ Bersambung ...


__ADS_2