
"Mom," sapa Ayden yang kini sudah berdiri di hadapan mommy Tiya. Masih bersama bayi Lily dan Risa di sampingnya.
"Duduklah," ajak Mommy sembari mengulurkan tangannya ke hadapan Ayden. Ia ingin Ayden segera menyerahkan bayi Lily kepadanya.
Ayden pun mengerti dan segera menyerahkan bayi Lily kepada Mommy. "Ini, Mom. Hati-hati," ucap Ayden.
"Ish, kamu ini! Mommy itu jauh lebih pengalaman dari pada kamu soal bayi. Sok-sokan ngajarin Mommy," celetuk Mommy Tiya sambil menekuk wajahnya kepada Ayden.
Ayden terkekeh pelan. "Aku 'kan cuma mengingatkan, Mom."
Mommy Tiya memperhatikan bayi Lily yang sedang berada di pangkuannya dengan seksama. Bukannya takut atau menangis ketika melihat orang baru, bayi Lily malah menyunggingkan senyuman yang menggemaskan untuk Mommy Tiya.
Mommy yang tadinya sedikit kesal, tiba-tiba luluh melihat senyuman yang menggemaskan itu. Tanpa sadar, Mommy Tiya mulai berceloteh bersama bayi Lily.
Risa dan Ayden saling tatap untuk sejenak. Mereka tampak terharu karena bayi Lily berhasil meluluhkan kerasnya hati seorang Mommy Tiya.
Setelah puas berceloteh ria bersama bayi Lily, Mommy Tiya pun kembali fokus pada Risa dan Ayden.
"Ayden, sekarang Mommy tanya sama kamu. Apa benar kamu masih mencintai Risa?" Mommy Tiya menatap lekat Ayden yang duduk tepat di hadapannya.
__ADS_1
Ayden mengangguk cepat sembari menggenggam tangan Risa dengan begitu erat. "Ya, Mom. Dengan sepenuh jiwa ragaku."
Mommy menghembuskan napas berat. "Tapi mencintai seorang janda beranak satu itu tidak semudah yang kamu pikirkan, Ayden."
Mommy melirik Risa. "Maafkan aku, Risa. Aku kalau bicara memang begini. Lebih sukaa ceplas-ceplos dari pada main belakang. Berpura-pura baik, tetapi di belakang menusuk."
Risa mengangguk pelan. "Ya, Tante. Tidak apa-apa."
"Aku serius, Mommy. Dan aku sudah memikirkannya dengan matang," sahut Ayden kemudian.
Lagi-lagi Mommy menghela napas panjang. "Mencintai seseorang seperti Risa tidaklah semudah kamu mencintai seorang wanita yang masih berstatus single. Risa dan Lily itu satu paket. Jadi, jika kamu mencintai Risa, maka kamu juga harus mencintai Lily," ucap Mommy.
"Ya, Mom. Aku sangat mengerti. Selain Risa, aku juga menyayangi Lily dengan sepenuh hatiku. Dia sudah kuanggap seperti anakku sendiri," sahut Ayden dengan begitu mantap.
Ayden tersenyum lebar setelah mendengar penuturan Mommy Tiya barusan. "Ja-jadi Mommy merestui hubungan kami?" tanya Ayden dengan begitu antusias.
"Hmmm," gumam Mommy.
Ayden refleks merengkuh pundak Risa kemudian mencium puncak kepala wanita itu hingga membuat mata Mommy Tiya membulat sempurna.
__ADS_1
"Heh, jaga jarak!" tegas Mommy.
"Ehm, maafkan aku, Mommy. Aku refleks karena saking bahagianya."
"Dan satu lagi, jika nanti kamu punya anak lagi bersama Risa, tolong diperhatikan Lily. Mommy tidak ingin kamu menjadi orang tua yang pilih kasih. Jangan beda-bedakan mereka. Kalau sampai itu terjadi, maka Mommy sendiri yang akan turun tangan," lanjut Mommy dengan wajah menekuk menatap Ayden.
"Memangnya apa yang akan Mommy lakukan?" Ayden terkekeh pelan. "Tapi, ya. Aku berjanji dan Mommy bisa pegang janjiku. Mommy tahu sendiri 'kan, aku selalu menepati janjiku."
"Awas kamu kalau berani bohong. Mommy tidak akan segan-segan turun tangan dan mengambil alih Lily dari kalian. Apa kamu tidak lihat wajahnya yang menggemaskan ini? Kasihan dia, dia juga butuh kasih sayang dari kamu sebagai ayah sambungnya," ucap Mommy kemudian.
"Ya ampun, Mommy. Kenapa Mommy bilang begitu? Aku sangat menyayangi Lily, tidak mungkin aku berlaku sejahat itu," jawab Ayden.
"Ya, siapa tahu dan Mommy benar-benar tidak menginginkan itu," tegas Mommy.
"Oh ya, bukankah status Risa saat ini masih belum jelas? Jadi, kapan kamu akan membantu mengurusnya, Ayden? Dan ingat, setelah Risa resmi bercerai pun, kalian masih harus menunggu beberapa waktu untuk melaksanakan pernikahan," ucap Mommy mencoba mengingatkan.
"Rencananya setelah ini aku akan menemani Risa mengurus semuanya. Doakan semuanya berjalan dengan lancar ya, Mom. Tanpa hambatan apa pun," sahut Ayden.
"Ya, semoga semuanya berjalan sesuai keinginan dan harapan kalian. Mommy hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua dan juga si mungil ini," ucap Mommy kemudian sembari mencium puncak kepala Lily.
__ADS_1
"Aamiin."
...***...