
Eva sampai di helaman rumahnya dan melihat pintu terbuka, saat eva masuk dia melihat sosok yang sangat di rindukannya.
Eva langsung masuk dan memeluk ibunya dan membuat ibu menangis dan ayah langsung keluar kamar dan ikut memeluk eva.
''Kapan kamu sampai sayang, kenapa ga bilang ke ibu, tau kamu pulang udah ibu jemput. '' ucap ibu terisak dan senang karena putri bungsunya pulang.
''Gimana kabar ibu sama ayah?? '' ucap eva dan ibu langsung memeluk putri yang di rindukannya.
''Ibu sama ayah baik baik ajah, kamu pulang dan gak akan kembali ke london lagi kan?? '' ucap ayah sambil mengelus punggung eva yang di peluk istrinya.
Eva melepas pelukannya dan duduk di sofa.
''Eva pulang mau ngurus perpanjangan surat surat eva, dan akan habis bulan depan, maafin eva karena belum bisa berkumpul dengan ayah dan ibu. '' ucap eva.
''Kata hasna kamu sudah jadi dokter dan kerja di rumah sakit di london, terus kenapa kamu memperpanjang surat Surat nya?? '' ucap ibu.
''Eva mendapatkan beasiswa lagi ibu untuk melanjutkan study spesialis, doain eva lancar yah. '' ucap eva dan membuat ibu langsung menangis.
''Ibu senang kamu mendapatkan semua yang kamu inaginkan dengan mudah eva, tapi ibu pengen kamu pulang dan jangan pergi lagi yah, ibu pengen kita kumpul disini, waktu hasna menikah kamu ga datang, ibu sedih eva. '' ucap ibu sambil menangis.
''Ibu ikhlaskan eva untuk melanjutkan study lagi, eva memang sudah menjadi dokter, tapi eva pengen mengambil study spesialis, gak lama ko bu, hanya tiga tahun tapi eva akan berusaha lulus dalam dua tahun, ibu doakan eva berhasil. '' ucap eva dan membuat ibu terdiam.
''Ibu, kita sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan eva dukungan, agar eva cepat lulus dan kembali berkumpul lagi, ayah sebenarnya sedih karena eva jauh dari kita, tapi semuanya untuk kebaikan eva dan kita juga. '' ucap ayah memberi pengertian pada istrinya dan ahirnya mengangguk setuju.
''Makasih.... '' ucap eva memeluk ayah dan ibunya.
''Kamu habis darimana sayang barusan, kok pakai sepedah?? '' ucap ibu.
''Eva habis dari kantor desa buat memperpanjang surat surat dan eva habis ke balai kesehatan desa. '' ucap eva.
''Kamu tau pas kamu memenangkan lomba itu, satu kampung masuk tivi dan pemerintah kota langsung datang kesini dan bangga akan desa ini, uang yang kamu kirim sangat besar, hasna mengurus semuanya dan jadilah balai kesehatan sesuai keinginan kamu dan lebihnya hasna bagikan ke semua warga desa, desa kita jadi gak kesusahan dengan kesehatan, tenaga medis, obat obatan dan alat alat kesehatan sangat lengkap, ibu bangga sama kamu eva. '' ucap ibu sambil memeluk kembali putrinya.
''Eva hanya ingin membuat semua warga sehat, biar perjalanan ekonomi pun maju, bagi eva desa ini adalah rumah eva, kehidupan eva dan eva ingin menjaga desa ini dengan kekuatan eva. '' ucap eva dan membuat ayah tersenyum.
''Kak aris masih pulang kesini atau pindah tugas?? '' ucap eva.
''Aris pulang seminggu sekali eva, dia pindah tugas ke daerah sebrang kota. '' ucap ibu dan eva hanya mengangguk.
''Besok eva akan peraktek di balai kesehatan, selama eva ada di desa, kan lumayan bu. '' ucap eva dan ibu tersenyum.
''kamu berapa lama di desa?? '' ucap ibu.
''Eva cuti satu bulan dan pertengahan bulan depan eva kembali ke london. '' ucap eva.
''Kamu bilang ga ke hasna dan aris, kalau kamu pulang ke desa?? '' ucap ayah dan eva hanya menggelengkan kepalanya.
''Kamu itu, nanti ibu akan kabarin kaka kamu. '' ucap ibu dan eva hanya tersenyum.
Eva pamit untuk istirahat di kamarnya, eva merebahkan tubuhnya di ranjang nya dan semua isi kamarnya tidak berubah.
Ibu memberitahukan hasna kalau eva pulang, hasna kaget dan dia akan pulang ke desa, kalau aris baru lusa bisa pulang, karena jaraknya jauh dari desa.
Eva membuka kopernya dan mengeluarkan semua oleh olehnya, untuk seluruh keluarganya.
__ADS_1
Eva mendapat telphone dari pria yang menyukainya namun eva selalu menolaknya.
Eva tidak memikirkan yang lain, eva hanya ingin secepatnya lulus dan kembali ke desa.
''Ada apa dokter ronald menelphone. '' ucap eva saat melihat panggilan tak terjawab.
Eva langsung menelphone balik dokter ronald namun tidak ada jawaban.
''Kenapa ga di angkat yah. '' ucap eva dan melihat jam di dindingnya.
''Jam tiga sore, disana jam sembilan pagi kan, apa dokter sedang operasi?? '' ucap eva.
Eva langsung mengambil handuk dan pakaian gantinya dan segera menyegarkan tubuhnya.
Setelah eva selesai mandi, eva menghampiri ibunya dan memberikan hadiah untuk ibunya.
Ibu membuka hadiahnya dan kaget melihat kalung berliontin berlian asli.
''Ini spesial untuk ibu dan ibu harus menjaganya. '' ucap eva dan ibu mengangguk.
Eva memakaikan kalungnya dan sangat pas di pakai ibunya.
''Kamu punya uang darimana eva, kalung ini berliontin berlian, pasti mahal. '' ucap ibu dan eva menggeleng.
''Semua untuk ibu dan ayah, gak ada yang mahal bagi eva dan semua eva belikan spesial. '' ucap eva sambil tersenyum.
Ayah di belikan jam tangan mahal berlapis emas asli, eva memberikan semuanya dari gaji pertama sebagai.
''Selamat siang nona eva. '' ucap dokter ronald saat eva mengangkat telphone nya.
''Sore dokter, disini masuk pukul lima sore. '' ucap eva sambil tersenyum.
''Iya saya juga tau, salam ke ayah dan ibu kamu, kalau saya ada waktu akan menyusul kamu. '' ucap ronald dan membuat eva kaget.
''mau apa di susul dokter, eva hanya satu bulan di desa nya. '' ucap eva.
''Pokonya saya akan susul. '' ucap ronald dan membuat eva tersenyum.
''Jaga diri kamu di desa dan jaga pola makannya yah, jangan lupa, rindukan saya. '' ucap ronald dan saat eva akan menjawab malah di matikan.
''Dasar Dokter aneh. '' ucap eva tersenyum dan eva masuk kedalam rumahnya.
''Kamu fasih sekali bahasa inggrisnya eva, ibu senang mendengarnya. '' ucap ibu dan eva hanya senyum.
''Kayanya itu hasna deh. '' ucap ayah yang mendengar suara mobil berhenti di halaman rumahnya.
Eva langsung keluar dan benar kakanya yang datang, eva langsung memeluk hasna dan hasna membalas pelukannya.
''Anak nakal kamu, kaka menikah kamu gak datang. '' ucap hasna dan eva hanya senyum.
Eva bersalaman dengan suaminya hasna dan mereka langsung masuk.
Ibu langsung meminta semua makan karena semua masakan telah selesai di Masak.
__ADS_1
''Ada yang mengadu ke kaka loh eva, tentang kamu disana. '' ucap hasna dan membuat eva menatap kakanya.
''Ngaduin apa yah kak. '' ucap eva santai.
''Kamu kerja di rumah sakit terbesar di pusat kota yah dan kamu membeli rumah mewah di london. '' ucap hasna dan eva langsung diam.
''iya kak, setelah eva lulus jadi dokter, eva langsung di angkat jadi dokter di rumah sakit di kota inggris dan kalau rumah mewah itu, itu hadiah dari pemerintah inggris loh, karena eva mengharumkan negara inggris. '' ucap eva dan hasna tersenyum.
''Kaka harus tau, kalau kak tomi itu gila, dia ngajakin aku berhubungan bebas dan aku menolaknya, sekarang aku di lindungi oleh pemerintah inggris, makanya aku aman dan gak di kejar si tomi gila itu. '' ucap eva dan membuat hasna kaget.
''Jadi kamu menolak nya, dia bilang kamu gak mau di ajak menikah. '' ucap hasna.
''Aku nolak laah, dia ingin hubungan tanpa ikatan kaka, enak di dia dong, lihat ini cincin melambangkan kalau aku masih virgin dan bisa di buktikan visum nya. '' ucap eva.
''Udah kalian makan dulu, nanti mengobrolnya. '' ucap ayah dan semuanya langsung mengangguk.
Setelah makan eva masuk kamar dan mengambil hadiah untuk kakanya, hasna membantu ibu merapihkan meja.
''Ini hadiah untuk kaka. '' ucap eva dan hasna menerimanya.
Hasna membuka hadiahnya dan ternyata jam tangan mewah dan asli.
Hasna langsung memeluk eva dan langsung di pakai jam tangannya.
''Eva tau kalau kaka gak suka perhiasan, makanya eva belikan jam tangan. '' ucap eva.
''Ini asli loh dan harganya sangat mahal. '' ucap hasna dan eva hanya tersenyum.
''Ibu ini makanan dari London, titipan dokter ronald dan dia juga titip salam buat ibu dan ayah. '' ucap eva dan hasna langsung tersenyum dan ibu mengambil bungkusan makanannya dam membukanya.
''Kamu ambil study spesialis yah, berapa lama?? '' ucap hasna saat dia duduk di samping suaminya.
''Tiga tahun. '' ucap eva dan hasna langsung kaget.
''Kamu gak cape otak berfikir terus. '' ucap hasna dan eva menggelengkan kepalanya.
''Kamu tambah putih, rambut pirang dan tubuh kamu jadi tinggi yah. '' ucap hasna dan eva hanya tersenyum.
''Kalian semua ikut eva yah, biar tahu rumah eva di london. '' ucap eva.
''kaka kesana nanti pas musim salju ajah. '' ucap hasna.
''Masih lama loh, pokonya eva mau kalian semua ke london, eva sedih pas wisuda gak ada keluarga yang datang, tapi eva senang karena punya keluarga angkat disana, jadi sedikit terhibur. '' ucap eva.
''Jauh eva, kalau dekat udah di susul. '' ucap ayah.
.
.
.
.
__ADS_1