
Eva saat ini sedang di dalam pesawat menuju pulang, eva di bawakan banyak hadiah oleh ibu angkatnya dan semua itu untuk keluarga eva.
Eva menolak namun ibu angkat nya langsung cemberut dan eva terpaksa menerimanya.
''Maafkan mommy gak bisa antarkan kamu ke desa, momm dan ronald antar sampai rumah kaka kamu sajah yah, lain waktu mommy akan main ke rumah kamu kalau sudah jadi rumahnya. '' ucap mommy dan eva mengangguk.
Eva mendapatkan hadiah dari ronald, hadiah cantik dan begitu indah, miniatur pulau labuan bajo.
Tiga jam mengudara pesawat mendarat di bandara dan ronald langsung mengantar eva, karena ronald akan terbang kembali ke london, mommy tidak mengantar eva karena dia kelelahan setelah bermain main di labuan bajo.
Ronal pamit pada kaka dan kaka iparnya eva, lalu eva mengantar ronald sampai kedepan gerbang.
''Jadilah dokter yang jujur dan membanggakan saya sebagai mentor kamu. '' ucap ronald saat setelah mengecup kening eva dan eva memeluk ronald.
Ronald langsung masuk kedalam mobil karena dia sudah di tunggu keluarganya.
''Suatu saat eva akan pulang ke london dokter, semoga kalian selamat sampai tujuan. '' ucap eva saat mobil yang di tumpangi ronald bergerak meninggalkan kediaman hasna.
''Ayo masuk jangan melamun di luar dan ini sudah malam gak baik. '' ucap hasna saat menghampiri eva.
Eva ikut masuk dengan hasna, eva langsung memberikan hadiahnya pada hasna dan hasna senang menerimanya.
Eva langsung ke kamar tamu untuk istirahat karena tubuhnya sangat lelah.
''Untung besok itu minggu dan bukan senin, aku bisa istirahat total disini dan pulang besok siang ajah. '' ucap eva saat merebahkan tubuhnya di ranjang.
Pagi hari menjelang......
Rumah kediaman hasna saat ini ramai, karena ayah, ibu dan aris datang untuk menjemput eva, namun eva seperti biasa tidur seperti hibernasi gak bisa di ganggu.
''Eva tuh habis dari labuan bajo ibu, pas jumat malam berangkatnya, dia kesini sama ibu angkatnya di london dan juga dokter ronald. '' ucap hasna saat ibunya membantu menghidangkan makanan dan ibu langsung kaget.
''Apa benar itu hasna, pantesan dia ga pulang kemarin, malah liburan anak itu. '' jawab ibu dan hasna mengangguk.
''Yang penting eva bisa menjaga dirinya ibu dan eva ga mempermalukan keluarga. '' ucap aris dan ibu gak menjawabnya.
Saat ini di ruang keluarga telah ramai dengan celotehan rio anak dari hasna, sedangkan suami hasna rio sedang masuk piket jadi tidak ikut berkumpul.
__ADS_1
Di kamar saat ini, eva baru membuka matanya.
''Aku tidur kaya kebo, ini udah masuk pukul dua siang, hadeuuh.... '' ucap eva saat melihat jam di dinding kamar.
Eva langsung menuju kamar mandi dan segera membersihkan tubuhnya, setelah selesai eva langsung merapihkan ranjangnya dan mempacking baju baju nya kedalam tas.
''Ibu dan ayah ada disini juga ternyata. '' ucap eva dengan polosnya dan membuat mamah nya hanya geleng geleng kepala.
''Ibu, ayah dan aris udah nunggu kamu dari pagi, ini malah baru bangun tidur, anak gadis gak baik jam segini baru bangun. '' ucap hasna saat eva duduk di sampingnya.
''Eva kan semalam baru datang jam sebelas malam kak dan eva disana gak bisa tidur. '' jawab eva.
Eva langsung memakan buah potong yang ada di hadapannya.
''Kak aris mana?? '' tanya eva.
''Lagi main sama rio di taman belakang, ada apa nanyain aris?? '' ucap hasna.
''Mau pulang sekarang, eva harus menyiapkan berkas berkas buat besok di serahkan ke pusat dan eva yang mengerjakannya, eva kelupaan kak. '' jawab eva.
''Yaudah tunggu ajah, ibu dan ayah juga nunggu aris dulu dan nunggu kamu, baru kita pulang. '' ucap ibu dan eva hanya mengangguk anggukan kepalanya.
''Iya ayah, waktu eva ke pesta acara koleganya kak raka, ternyata pesta itu, pesta keluarganya mommy anggatnya eva, yaudah eva berbaur sama keluarga angkat eva dan di ajakin ke labuan bajo, yaudah eva juga setuju deh, semalam baru pulang eva juga. '' jawab eva.
''Kamu udah bangun ternyata dee, kemarin sore ada yang datang ke rumah loh, ngelamar kamu. '' ucap aris yang datang sambil menggendong rio.
''Siapa yang ngelamar eva memangnya?? '' tanya eva.
''Makanya kamu ikut pulang sekarang dengan ayah dan ibu, nanti di rumah kita ceritakan, ibu juga udah cerita ke kaka kamu tinggal kamu nya ajah. '' jawab ibu.
''Yaudah ayo kita pulang ajah. '' ucap eva dengan semangat.
''Nanti hasna nunggu mas rio pulangnya yah bu, sekarang mas rio piket sampai jam tiga. '' ucap hasna.
''Udah kalau kamu gak ikut juga gak apa apa hasna, kamu bulak balik ajah nantinya cape, biar eva di urus sama ayah dan aris. '' ucap ayah.
''Pokonya kalau ada apa apa cepat hubungi hasna yah, takutnya hasna ada buntut nya, ayah tau kan eva gimana anaknya. '' ucap hasna dan membuat eva tidak menerima dengan semua yang di ucapkan hasna.
__ADS_1
''Emang ada apaan sih, pake acara kak hasna harus dtng dan kalau ada apa apa harus ngabarin kak hasna, emang siapa yang datang ke rumah dan nyariin eva?? '' tanya eva.
''Pokonya kamu pulang dan kita bahas di rumah, karena hari ini mereka akan datang kembali ke rumah dan kamu harus memutuskannya sendiri. '' jawab ibu dan eva hanya diam dan tidak menjawab.
Aris memutuskan untuk segera pamit dan membawa orang tuanya dan eva pulang, hasna terus berbicara pada aris namun tidak memberitahukan pada siapapun.
''Pokonya aris akan menjaga eva, ayah dan ibu kak, kaka jangan khawatir, lagian ini bukan keingina nya eva loh dan keluaraga mereka yang datang kesini dan meminta pada ayah dan ibu, udah ahh aris mau ke mobil tuh liat eva udah cemberut ajah, aris pamit kak. '' ucap aris dan hasna hanya mengangguk.
Aris menjalankan mobilnya dan di dalam mobil hanya keheningan tanpa obrolan, eva sibuk dengan iped nya dan orang tua eva sibuk dengan fikirannya, karena mereka masih takut keputusan eva gak sesuai dengan yang mereka harapkan, aris hanya diam dan fokus pada jalanan di hadapannya.
Satu jam kemudian mobil sampai di kediaman eva dan eva langsung masuk kedalam rumah.
Ibu langsung kedapur dan menghangatkan makanan yang di berikan tadi oleh hasna, karena hari ini akan menjamu tamu, ibu hanya menyiapkan nasi nya karena lauknya sudah sangat lengkap.
eva menyimpan barang barangnya dan langsung menuju rumah nya yang hampir selesai untuk menghampiri ayah yang sedang melihat rumah eva.
''Tuh kan ayah, rumah nya bagus tanpa pagar loh, eva senang rumah seperti ini. '' ucap eva saat menghampiri ayah dan kakanya.
''Iya gimana kamu ajah dee, yang terpenting kamu senang ajah. '' jawab aris dan ayah hanya senyum menanggapinya.
''Kamu itu punya prinsip berkomitmen gak sih eva?? '' tanya aris.
''Berkomitmen dalam hal apa kaka, yang jelas. '' jawab eva.
''Dalam hal masa depan kamu lah dan keseriusan kamu untuk mencari pendamping hidup, kaka perhatikan kamu seperti gak pernah dekat dengan laki laki dan hanya teman hanya teman, setiap kaka atau ayah ataupun ibu yang menanyakannya, padahal seperti sepasang kekasih kamu itu. '' ucap aris.
''Eva bukan tipe wanita yang cepat memutuskan untuk berkomitment, eva belum pernah menjalin hubungan dengan pria manapun, banyak yang mau ke eva tapi eva selalu menolak, karena menurut eva masa depan lebih utama itu masa depan menata hidup kak, buat apa berkomitmen namun nantinya gak cocok dan malahan kita beda pendapat kak, materi lebih utama dan paling inti kak. '' ucap eva.
''Tapi sekarang beda eva, kamu sudah memiliki materi semuanya dan usia kamu sudah gak muda lagi loh, carilah pendamping hidup, agar kamu ada yang membimbing dan mengayomi. '' ucap aris dan eva hanya mengangkat bahunya.
''Kaka gak mau kamu mencintai pria dan pria itu hanya menganggap kamu teman, cari yang serius ke kamu dan yang langsung berkomitmen, itu permintaan kaka dan pesan kaka untuk kamu. '' ucap aris kembali dan eva hanya diam.
Ayah hanya diam dan tidak banyak ikut campur karena kebahagiaan eva nomer satu.
.
.
__ADS_1
........