Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 21


__ADS_3

Eva saat ini sedang mengantri di pombensin, dengan sabar eva menunggu gilirannya.


Saat giliran eva, dia mengisi full karena di desa sangat jauh untuk isi bahan bakar.


Setelah selesai eva melanjutkan kembali perjalanannya menuju rumah, sekitar satu jam eva sampai di halaman rumahnya.


Ayah dan ibu keluar karena mendengar suara mesin mobil berhenti di depan rumah nya.


''Eva, ini mobil siapa?? '' ucap ibu.


''Ini punya eva loh ibu, bentar yah, eva mau mengeluarkan sepeda nya dulu. '' ucap eva dan ibu langsung membantu eva.


''Ini sepeda buat apa?? '' ucap ibu.


''Buat eva kalau keliling desa lah bu, eva sengaja membelinya, kalau ibu mau pakai boleh ko. '' ucap eva.


''Ibu gak bisa pakai sepeda eva, ayo masuk kita makan sama sama. '' ucap ibu dan ayah langsung mendorong sepeda eva masuk kedalam rumah.


Eva langsung mencharger sepeda nya, agar besok dapat di gunakan.


''Mandi dan bersih bersih dulu, baru kamu makan. '' ucap ayah dan eva mengangguk.


''Anak itu malah beli mobil, nanti kalau dia pergi lagi untuk study, itu mobil mau siapa yang pakai, dasar eva selalu tidak bertanya kalau mau melakukan sesuatu. '' ucap ibu.


''Udah bu gak apa apa, nanti ada aris kan yang bisa mengurus mobilnya eva, kalau ayah udah gak mau memakai mobil, lebih enakan naik motor. '' ucap ayah.


Dua puluh menit kemudian eva selesai mandi dan langsung menghampiri meja makan.


Eva langsung makan karena ayah dan ibunya sudah makan terlebih dahulu.


Selesai makan eva membantu ibunya merapihkan meja makan dan ayah langsung duduk menonton tivi.


''Kamu kenapa beli mobil loh eva, nanti kalu kamu berangkat study lagi, siapa yang memakai mobilnya?? '' ucap ibu saat eva duduk.


''Ada ayah dan ibu, pakai ajah sama kalian kan beres semuanya. '' ucap eva sambil tersenyum.


''Kalau ayah udah nyaman sama motor dan gak mau pakai mobil. '' ucap ayah dan ibu ikut ikutan berbicara.


''Yaudah jual lagi mobilnya kalau eva pergi atau kasih ke orang yang membutuhkan ajah, gampang kan. '' ucap eva kesal karena ayah dan ibu selalu tidak mendukungnya.

__ADS_1


''Buat apa di beli kalau mau di jual lagi dan buat apa di beli kalau mau di kasih ke orang, sayang uangnya eva kalau gitu. '' ucap ibu.


''Yaudah nanti eva kasih ke tetangga ajah mobilnya, lagian eva tuh ingin ayah sama ibu memakai mobil, makanya eva memilih mobil yang simple biar ga terlalu besar dan gak terlihat mewah, udah saat nya ayah sama ibu menerima pemberian eva dan eva akan sangat senang loh. '' ucap eva dan ibu hanya terdiam.


''Ayah ingin kesederhanaan eva, ayah senang dan bangga ke kamu, bisa menghasilkan dari hasil kamu sendiri tanpa bantuan keluarga kamu, tapi ayah gak mau di sangka pamer oleh warga desa, kita harus sederhana eva dan menyimpan uang untuk di tabung, itu akan lebih bermanfaat, trus kata kamu mobilnya simple dan ga terlihat mewah, semua orang akan tahu eva kalau mobil itu harganya mahal banget. '' ucap ayah dan eva hanya diam.


''Benar kata ayah loh, kamu harus sederhana eva jangan terlalu boros yah. '' ucap ibu.


''Iya maafin eva, tapi biarlah mobilnya disini ayah, eva akan membutuhkannya loh. '' ucap eva dan ayah mengangguk.


''Kapan kamu pulang ke desa lagi?? '' ucap ibu.


''Ibu ini, eva belum berangkat udah di tanya kapan pulang, aneh deh. '' ucap eva.


''Maksud ibu, berapa lama kamu disana dan kembali kesini kapan?? '' ucap ibu.


''Paling cepat dua tahun dan paling lama tiga tahun bu eva disana, tapi eva msh ragu loh, apa eva bisa pulang ke tanah air apa di tetapkan disana. '' ucap eva.


''Ko gitu, kamu harus pulang lah eva. '' ucap ayah.


''Eva sudah jadi dokter tetap di rumah sakit disana dan eva takut gak akan masuk ijin untuk meninggalkan rumah sakit. '' ucap eva dan kedua orang tuanya langsung kaget.


''Gimana nanti ajah ibu, eva hanya takut ajah. '' ucap eva.


''Kenapa takut eva?? '' ucap ayah.


''Eva takut ga di perbolehkan pulang ajah, apalagi eva sedang melanjutkan pendidikan dokter spesialis. '' ucap eva.


''Semoga gak eva dan kamu bisa pulang ke desa. '' ucap ayah, eva dan ibu mengaminkannya.


''Oh iya, tadi sore ada dokter vino datang kesini, nanyain kamu loh eva, dia minta nomer kamu tapi ibu gak kasih, takut kamu marah. '' ucap ibu dan eva hanya tersenyum.


''Dokter itu nekad juga yah. '' ucap eva.


''Kamu jangan sembarangan menjaling hubungan dengan pria yah, dokter vino ga seiman dengan kita, carilah yang seiman eva. '' ucap ibu dan eva pun mengiyakannya.


''Udah istirahat sana, besok ada gebyar di balai kesehatan dan kamu pasti jadi petugasnya eva. '' ucap ayah.


''Gak tau ayah, besok eva memang akan ke balai kesehatan, sabtu kan tutup dan besok terahir. '' ucap eva.

__ADS_1


''Ibu sama ayah juga besok mau periksa kesehatan ke balai kesehatan, kamu yah yang cek nya. '' ucap ibu.


''Ga usah ke balai kesehatan, biar eva periksa besok pagi ayah sama ibu, perlengkapan eva lengkap ko di tas, yang biasa eva bawa saat tugas di rumah sakit. '' ucap eva.


''Syukurlah, jadi ibu ga usah mengantri deh. '' ucap ibu senang.


''Ibu, kasian kak hasna yah, sudah tiga tahun kurang lebih menikah tapi belum hamil juga, eva nyngkanya kaka pakai alat kontrasepsi penunda kehamilan, ternyata gak loh bu, eva udah kasih obat detoks untuk.tubuh kak hasna sama kak rio, kalau dalam dua bulan gak hamil, kaka dan suaminya harus ke london dan nanti eva akan menanganinya. '' ucap eva.


''Iya sayang, kamu bantu kaka kamu yah kasian, kaka kamu tuh pengen cepat hamil. '' ucap ibu.


''Ini juga eva bantu loh ibu, mudah mudahan manjur deh dan kaka positif hamil. '' ucap eva.


''Udah ahh, eva mau istirahat dulu, besok harus siap siap deh untuk bertugas. '' ucap eva.


Eva langsung masuk kedalam kamarnya setelah pamit pada ayah dan ibunya, eva merebahkan tubuhnya di ranjang sambil memainkan handphone nya.


''Tumben dokter ronald vidio call....'' ucap eva sesaat sebelum mengangkat telphone nya.


''Hay sweety. '' ucap dokter ronald dengan senyum manisnya.


''Hay dokter tampan. '' ucap eva.


''Kamu mau tidur yah, jangan dulu yah, temani saya makan siang. '' ucap dokter ronald dan eva reflek melihat jam.


''Ngaco makan siang, disitu pukul tiga sore kan beda waktu enam jam sama disini, kenapa gak makan siang dokter. '' ucap eva.


''Karena gak ada kamu, coba kamu ada disini, saya pasti akan makan teratur. '' ucap dokter ronald.


''Gombal nya receh. '' ucap eva.


Eva dan dokter ronald pun mengobrol sampai makanan dokter ronald habis.


eva langsung pamit untuk istirahat dan dokter ronald kembali beraktivitas.


.


.


.

__ADS_1


.........


__ADS_2