Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 2


__ADS_3

Tepat pukul tiga sore, eva langsung bersiap untuk pulang dan saat eva akan keluar, bidan memanggilnya dan meminta bantuan eva.


Eva langsung segera menuju UGD dan melihat seorang wanita yang akan melahirkan namun dia jatuh dan mengalami pendarahan, eva terdiam sejenak karena di balai kesehatan tidak ada ruang operasi dan kalau pasien di rujuk nanti nyawa keduanya bisa tiada.


''Tolong bersihkan darahnya dahulu yah, saya akan membawa obat untuk pertolongan nya. '' ucap eva dan langsung menuju farmasi dan meracik obat untuk membantu persalinan.


Eva selesai dengan racikannya dan langsung membawa ke ruang persalinan.


''Mana suami pasien di dalam?? '' tanya eva dan seorang pria menghampirinya.


''Ikut saya kedalam yah. '' ucap eva dan pria itu mengangguk.


Eva langsung meminta bidan untuk memberika obat pada pasien dan meminta suster untuk menginfus pasien.


''Ini jatohnya bukan dadakan dan perkiraan saya dari lima jam lalu kan tuan?? '' tanya eva.


''Benar bu dokter, tadi pas udah jatuh gak berdarah tapi pas bangun tidur langsung berdarah dan bilang sakit, baru saya bawa kesini. '' jawab suami pasien.


''Dokter, denyut nadi bayinya gak ada dan sepertinya bayinya di dalam meninggal. '' ucap bidan setelah mendeteksi dengan alat nya dan eva langsung kaget.


''Ini akibatnya tuan, kenapa bukan pas jatuh langsung bawa kemari, mungkin akan selamat, maafkan saya kalau saya hanya bisa menyelamatkan satu nyawa yaitu ibunya, ini juga obat nya kalau berhasil, kalau gak berhasil merangsang, harus rujukan operasi karena di balai kesehatan gak menyediakan alat operasi. '' ucap eva.


''Iya dokter saya pasrah dan terima semua nya, yang penting selamatkan istri saya, kalau harus operasi saya gak mampu untuk membayar. '' jawab suami pasien.


''Suster tolong suruh suami pasien tanda tangan pernyataan, takutnya pihak kita yang di salahkan, obat bereaksi satu jam jadi biarkan pasien mengaduh sakit dulu. '' ucap eva dan suster langsung mengangguk.


Bidan membersihkan sisa darahnya dan eva melanjutkan memasang infusnya dan oksigen ke hidung pasien.


''Sakit sekali Dokter. '' ucap pasien.


''Sabar yah bu, nanti juga gak akan sakit lagi kok, oh iya kalau saya boleh tahu, ini anak ke berapa?? '' ucap eva.


''Anak ke tiga bu dokter. '' ucap pasien.


''Ibu bisa merasakan berarti sakit mulas kontraksi sama sakit luka?? '' tanya eva.


''Iya dokter, ini sakit perih luka. '' jawab pasien.

__ADS_1


''Kalau ibu merasakan kontraksi dan mulas cepat kasih tahu saya yah, nanti saya akan suntikan obat di infusan nya. '' ucap eva.


Eva bersiap dengan pakaian penanganan lahirannya dan memakai masker, karena hidung eva merasakan bau aneh mencium bau darah.


Sebelum satu jam pasien mengaduh mulas melahirkan dan eva langsung menyuntikan obat di infusannya.


Eva langsung memberikan arahan pada pasien dan dua puluh menit kemudian bayi lahir namun sudah tidak bernyawa, eva memberikan pada bidan bayinya dan eva mengurus si ibu karena ada darah yang terus keluar dan ternyata ari ari si bayi hancur dan eva membersihkannya karena keadaan mulut rahim masih terbuka.


Sepuluh menit kemudian semuanya berhasil keluar dan eva bernafas lega karena semua berhasil, eva langsung memberikan antibiotik agar pasien tidak inveksi.


Pasien langsung tertidur karena pingsan dan eva langsung merapihkan semuanya, eva menghampiri bidan dan melihat keadaan bayinya.


''Usianya ini baru masuk delapan bulan dokter dan saat jatuh kayanya terbentur jadinya langsung meninggal bayinya, bayinya laki laki. '' ucap bidan saat eva menghampirinya.


Eva terdiam sejenak dan tak lama eva ambruk langsung pingsan dan membuat bidan menjerit semua team medis masuk dan membawa eva menuju UGD untuk di periksa.


''Dokter eva tiba tiba pingsan saat melihat bayi berlumuran darah. '' ucap bidan.


Bidan langsung memberikan jasad bayi nya pada suami pasien dan memindahkan pasien ke ruang rawat.


Eva sedang di tangani dokter mawar dan dokter mawar panik melihat eva tak sadarkan diri.


''Dokter, kenapa dengan eva?? '' tanyaa ibunya eva.


''Dugaan saya dokter eva sedang hamil muda, karena dari kondisi dan tensinya begitu menunjukan seorang ibu hamil muda, dokter eva tadi pagi juga sudah pucat wajahnya dan puncaknya barusan selesai menolong lahiran langsung pingsan saat melihat darah, dokter eva juga memakai masker di wajahnya, biasanya paling anti ibu, kita tunggu dokter eva sadar yah dan nanti kita USG dan tes urine nya. '' jawab dokter mawar.


''Eva sayang, kamu harus kuat yah jangan lemah gini sayang, sakti sedang dalam perjalanan. '' ucap mamahnya sakti menangis saat melihat keadaan eva yang pucat dan lemah tak sadarkan diri.


''Gimana kata dokter ibu?? '' tanya mamahnya sakti saat ibunya eva dan ayahnya menghampiri.


''Dugaan awal sih eva hamil muda, tapi nanti kita lihat hasilnya setelah eva sadar. '' jawab ibunya eva dan mamahnya sakti langsung menangis bahagia.


''Semoga kamu hamil sayang, mamah sangat senang kalau kamu beneran hamil. '' ucap mamahnya sakti.


''Amiin semoga eva hamil. '' ucap orang tuanya eva.


Tiga puluh menit kemudian eva sadar dan pas dengan kedatangan sakti yang langsung masuk dan panik.

__ADS_1


Ibunya eva langsung memanggil dokter mawar dan dokter mawar langsung masuk dan membawa alat USG.


Eva masih lemah dan ada didalam pelukan sakti saat dokter mawar masuk.


''Permisi pak, saya mau melakukan USG ke dokter eva, karena hasil tes leb nya, dokter eva positif hamil dan usia kandungannya memasuki minggu ke tiga. '' ucap dokter mawar dan sakti langsung tersenyum bahagia dan mencium kening eva.


Dokter mawar langsung melakukan tindakannya dan benar sajah, ada janin di dalam kandungan eva.


''Ini janinnya sebesar biji kacang ijo yah dan benar perkiraannya, usianya memasuki minggu ketiga. '' ucap dokter mawar dan semua langsung bahagia.


Eva langsung menangis dan gak menyangka kalau dia akan secepat ini di berikan janin di kandungannya.


Dokter mawar pamit dan memberikan obat untuk di minum oleh eva.


''Makasih sayang, kamu memberikan kebahagiaan luar biasa untuk kami semua, kita jaga yah kandungan nya kamu sampai lahiran nanti. '' ucap sakti dan eva mengangguk.


Orang tua eva dan orang tua sakti pulang, hanya sakti yang menunggu eva di ruang rawat saat ini, eva harus di rawat karena kondisinya sangat lemah.


''Sayang kamu lapar atau mau makan sesuatu gak?? '' tanya sakti.


''Gak bang, aku mau diem ajah. '' jawab eva dan membuat sakti tersenyum.


''Gini yah rasanya di rawat, biasanya aku yang merawat orang. '' ucap eva.


''Makanya ayo semangat yah, biar kamu pulih dan cepat sembuh dan gak lemas lagi. '' ucap sakti.


Eva langsung terlelap saat sakti terus mengelus kepala eva dan memberikan kenyamanan untuk eva.


''Bayiku, kamu begitu polos yah kalau tidur dan mirip sekali dengan bayi. '' ucap sakti saat menatap eva yang tertidur dengan tenang.


.


.


.


.

__ADS_1


.


................


__ADS_2