
Eva dan sakti langsung menuju rumah eva dan di sambut oleh ritual daerah penjemputan pengantin, di iringi lagu dan penari merak.
Sakti terus tersenyum dan eva menggandeng lengan sakti sepanjang perjalanan menuju rumah eva yang di sulap menjadi tempat resepsi yang sangat megah.
Eva dan sakti saat ini sampai di singgasana sehari sebagai raja dan ratu, ritual demi ritual di jalani oleh sakti dan eva, sebelum mereka sampai di singgasananya.
Saat ini undangan begitu penuh memenuhi rumah eva yang megah.
''Benarkan kata abang, kalau yang datang di acara pasti sangat banyak. '' ucap sakti di sela sela menerima ucapan selamat dari tamu undangan.
Eva tersenyum saat melihat teman teman dari london dan keluarga angkatnya hadir, eva langsung berpelukan dengan semuanya, keluarga angkat dari london ternyata kenal dengan keluarga sakti, mereka adalah rekan bisnis.
''Selamat sayang, momm senang karena ahirnya kamu menikah, semoga langgeng dan cepat kasih mommy cucu yang lucu. '' ucap ibu angkat eva.
''Makasih momm, makasih momm dan kaka mau hadir dan datang jauh jauh kesini menghadiri resepsi pernikahan eva. '' ucap eva.
''Selamat eva, kaka senang kamu menikah ahirnya dengan laki laki yang pas. '' ucap ronald dan eva mengangguk.
Mereka berpelukan erat dan ronald mencium kening eva, lalu mommy pun ikut berpelukan.
Sakti langsung cemberut melihatnya dan membuat orang tuanya terus mengelus lengan sakti agar tidak marah dan menerima semuanya.
''Sayang, kamu kok pelukan dan di cium kening gitu sama kaka angkat kamu, abang gak rela. '' ucap sakti saat keluarga angkat eva dari london sudah meninggalkan singgasana nya.
Eva enggan menjawab dan memilih menerima uluran tangan selamat dari tamu undangan.
Tepat pukul tiga sore tamu undangan sudah sepi dan eva juga sakti langsung di bawa menuju hotel yang akan melangsungkan pesta resepsi pernikahan mereka besok dan semua keluarga langsung di boyong dan menginap di hotel, rumah eva di rapihkan kembali oleh WO.
''Abang kenapa harus langsung ke hotel, bisa besok pagi ajah kan?? '' tanya eva dan sakti tersenyum.
''Kalau besok takutnya kita malah cape, mendingan sekarang bisa sambil istirahat juga kan, tenang ajah sayang, abang gak akan meminta hak abang nanti malam kok. '' jawab sakti dan eva langsung cemberut.
Eva enggan menjawab ucapan sakti dan memilih melanjutkan lamunannya, sakti hanya bisa tersenyum saat melihat eva ngambek.
Satu jam kemudian eva dan sakti sampai di hotel dan di bawa menuju kamar hotelnya.
__ADS_1
''Ingat sakti, kamu jangan macam macam nanti malam yah, mamah gak mau eva besok gak fit kondisinya karena ulah kamu. '' ucap mamahnya sakti menghampiri kamar hotel sakti dan sakti langsung tersenyum.
''Mamah gak bosan dari seminggu lalu mewanti wanti sakti, sakti akan mematuhi ucapan mamah dan jangan khawatir. '' jawab sakti dan mamahnya langsung tersenyum.
Eva sudah membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya dengan piyama tidur, eva duduk di depan kursi sambil membersihkan sisa make up nya, sakti sedang mandi dan eva sudah menyiapkan pakaian ganti untuk sakti.
Sakti keluar kamar mandi dan tersenyum saat melihat eva sedang santai dan membersihkan wajahnya, sakti langsung menggunakan pakaian yang di siapkan istrinya.
''Abang, kita makan ke bawah ajah, jangan makanan yang di antar ke kamar. '' ajakan eva saat sakti saat menghampirinya dan meminta sisir.
''Abang sih terserah kamu ajah sayang, kalau maunya turun, ayo kita turun sekarang untuk makan. '' jawab sakti dan eva mengangguk.
Eva selesai dengan wajahnya, eva mengganti pakaiannya dan setelah selesai langsung menggandeng lengan sakti untuk menuju restoran.
Sakti hanya tersenyum saat tangan eva menggandeng lengannya.
''Abang, emang besok acaranya jam berapa?? '' tanya eva saat mereka sampai di restoran.
''Besok sih acaranya jam sepuluh dan kata mamah nanti ada upacara adat juga. '' jawab sakti.
Eva memesan makanan yang ringan dan sakti mengikuti pesanan eva.
''Boleh abang bertanya ke kamu?? '' tanya sakti dan membuat eva tersenyum.
''Nanti di jawabnya abang, sambil makan yah. '' jawab eva karena pelayan membawa makanannya ke meja makan eva dan sakti.
Pelayan menata makanannya di meja dan eva berterima kasih pada pelayan.
''Abang mau nanya apa ke aku?? '' tanya eva.
''Gak jadi sayang, takut mamah sama papah nantinya marah ke abang. '' jawab sakti dan eva langsung mengetahui maksud dari pertanyaan suaminya.
''Aku tau apa, abang ini aneh banget dan kenapa mesti takut mamah dan papah sih. '' ucap eva dan sakti hanya tersenyum.
''Lebih baik lanjutkan makannya dan kita langsung istirahat ke kamar. '' ucap sakti.
__ADS_1
''Aku mengerti ko abang dan nanti aku mau kalau abang menginginkannya. '' ucap eva sambil tersenyum.
Eva dan sakti menyelesaikan makannya dan segera menuju kamarnya untuk istirahat.
''Kamu mau melihat dekorasi untuk acara kita besok menjadi raja dan ratu kembali?? '' tanya sakti.
''Gak mau abang, kita langsung istirahat ajah dan lagian kaki aku pegal abang. '' jawab eva menolak, karena tubuhnya begitu lelah dan ingin istirahat.
Sakti langsung menggandeng eva menuju kamar hotelnya dan tak sengaja berpapasan dengaan aris.
''Sakti kita ke ballroom sekarang, ada masalah sedikit loh dan hanya kamu yang bisa menanganinya. '' ucap aris.
''Oke deh, kita ke ballroom ajah sekarang. '' jawab sakti.
''Eva ke kamar ajah yah kak dan gak usah ikut. '' ucap eva.
''Yaudah kamu istirahat ajah, biar kaka dan sakti yang melihat nya. '' ucap aris.
Eva langsung menuju kamar setelah aris dan sakti pergi, eva masuk kedalam kamar dan tersenyum karena mengingat ucapan sakti tadi.
''Kasihan juga kalau abang gak di kasih hak nya, tapi kalau aku kasih takutnya besok malah jadi lelah, acara besok lebih panjang dari acara di rumah tadi. '' ucap eva sambil merebahkan tubuhnya.
Eva langsung terlelap karena memang sangat lelah dan mengantuk, saat sakti masuk kedalam kamar pun eva gak terusik.
''Bobo kamu mirip bayi, tenang dan nyaman sekali kayanya, makasih eva untuk semuanya dan terimakasih karena kamu bersedia menikah dengan saya, semoga pernikahan ini akan awet sampai kita tua kelak. '' ucap sakti sambil mencium kening eva dan langsung merebahkan tubuhnya..
.
.
.
.
.
__ADS_1
........................................