Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 53


__ADS_3

Setelah dari butik eva langsung beristirahat di hotel dan nanti akan di make up pukul lima sore.


''Nyaman sekali yah kalau kasur di hotel, bikin tidur nyenyak kayanya ini. '' ucap eva saat merebahkan tubuhnya dan tak lama eva terlelap.


Di ruangan sakti saat ini....


''Kita ke hotel ajah sakti, mamah sama eva sudah sampai dan istirahat di hotel. '' ucap papah nya sakti dan sakti mengiyakannya.


Sakti dan papahnya menuju hotel dan dalam waktu dua puluh menit mereka sudah sampai di hotel.


''Mamah, eva ada di kamar yang mana?? '' tanya sakti.


''Mau apa nanya eva di kamar mana, mamah gak akan injinkan kamu menemui eva yah, nanti bahaya. '' jawab mamahnya sakti.


''Pliis mamah, sakti janji gak akan macam macam ko. '' ucap sakti.


''Udah kasih tau mamah, papah percaya dengan sakti dan dia gak akan macam macam. '' ucap papahnya sakti dan dengan terpaksa mamahnya memberitabukan di kamar mana eva istirahat.


Sakti langsung menuju kamar eva yang berada di samping kamar orang tuanya.


''Eva ceroboh banget sih, kamar kok gak di kunci yah, gimana kalau ada yang masuk dan macam macam ke dia. '' ucap sakti saat membuka pintu kamar eva.


Sakti tersenyum saat melihat eva tertidur lelap di ranjang dan sakti pun ikut merebahkan tubuhnya di samping eva dan ikut terlelap sambil memeluk tubuh eva.


Tepat pukul lima sore mamahnya sakti masuk ke kamar eva untuk membangunkan eva agar segera bersiap, mamahnya sakti kaget saat melihat sakti dan eva tertidur berdua dengan saling memeluk.


''Sakti sakti, kamu begitu mencintai eva sampai tidur pun gak di lepas. '' ucap mamahnya sakti.


Mamahnya sakti membawa orang untuk make up wajah eva dan mamahnya langsung membangunkan eva juga sakti.


Eva membuka matanya dan kaget saat sakti tidur dengannya.


''Abang jahat, ngapain tidur dengn eva disini. '' ucap eva.


''Kamu yang salah loh, pintu kamar gak di kunci, masin untung abang yang masuk, gimana kalau ada orang lain yang masuk kan bahaya. '' ucap sakti.


''Abang alasan ajah, udah sana keluar jangn tidur terus di ranjang ini. '' ucap eva.


''Stoooop.....kalian debat ajah, gak malu sama orang yang ada disini. '' ucap mamahnya sakti dan membuat eva kaget.


''Mamah kok banyak orang di kamar ini. '' ucap alana.


''Ayo mandi dan bersiap yah sayang, nanti kedua mba ini akan make up wajah kamu. '' ucap mamahnya sakti.


''Mamah jangan buat eva terlalu tebal make up nya, natural ajah. '' ucap sakti.


''Gimana mba yang make up laah dan bukan mamah yang aturnya, udahsana kamu ke kamar papah sana dan bersiap yah, acara mulai pukul tujuh. '' ucap mamah sakti dan sakti langsung keluar kamar eva.


Eva saat ini sedang di make up oleh ahlinya dan make up eva gak terlalu mencolok, karena eva sudah cantik dan pas dengan aslinya.


Tepat pukul tujuh eva dan mamahnya sakti selesai bersiap, sakti dan papahnya sedang berbincang dengan tamu yang hadir, acara di mulai dan puncaknya adalah di umumkan kalau sakti adalah presdir selanjutnya perusahaan dan membuat raka kaget karena baru mengetahui kalau sakti adalah pemilik perusahaan yang selama ini dia jalankan.

__ADS_1


''Ngapain gadis desa itu ada di pesta ini raka?? '' tanya mamahnya raka.


''Loh kok eva ada disini?? '' ucap sakti balik menanyakan pada ibunya.


Eva berjalan dan tersenyum saat melihat sakti sedang menatapnya.


''Maaf menganggu waktunya sebentar, saya sebagai perwakilan dari keluarga pramuja, saya akan mengumumkan kalau tuan sakti dan tunangannya akan menggelar pesta pernikahannya tepat pada tanggal delapan awal bulan depan, untuk undangan nanti akan kami kirimkan pada perusahaan masing masing, terimakasih. '' ucap asistennya sakti.


Sakti maju ke depan dan mengenalkan eva sebagai tunangannya dan calon istrinya, keluarga raka tiba tiba kaget dengan semuanya, termasuk raka.


''Kenapa mereka memilih gadis kampung seperti itu dan mereka hanya melihat dia hanya bidan desa. '' ucap ibunya raka dan naina kesal mendengarnya.


Naina langsung menghindari ibunya dan mencoba mendekati eva untuk menyapa eva.


''Kak eva memang wanita berkualitas dan membuktikan kalau kak eva gak pantas untuk kak raka. '' gumam naina saat melihat eva terus tersenyum.


Saat ini eva sedang di gandeng oleh mamahnya raka dan di kenalkan pada teman temannya dan tanpa terduga eva bertemu dengan seorang profesor doktor yang pernah dahulu ikut olimpiade di francis dan langsung menyapa eva.


''Saya gak menyangka dokter eva menantunya dirga, eva ini seorang anak desa yang membuktikan kualitasnya di dunia medis dan saya pernah di kalahkan saat di francis saat itu. '' ucap dokter meldi dan eva hanya tersenyum.


''Dokter ini terlalu berlebihan memuji saya. '' ucap eva.


''Eva adalah calon istri putra saya sakti, jadi kamu jangan mencoba meminta eva menjadi menantu kamu yah meldi. '' ucap papahnya sakti dan mereka langsung tertawa.


Sakti menghampiri eva dan mengajak eva untuk menghampiri sahabatnya di keprajuritan yang saat ini datang menghadiri undangan sakti.


''Kamu kenal dengan mereka kan sayang?? '' ucap sakyi menunjuk kedua sahabatnya.


''Baik sekali ibu dokter, ibu dokter makin cantik ajah yab, pantesan kapten kita sampai mengundurkan diri dari keprajuritan. '' ucap muklis.


''Stop muklis, jangan mencoba merayu calon istri saya yah. '' ucap sakti dan kedua sahabatnya langsung tertawa.


''Kak eva....'' ucap naina saat menghampiri eva.


''Naina, kamu apa kabar?? '' ucap eva dan naina langsung memeluk tubuh eva.


''Naina baik kakak, kakak cantik sekali dan selamat untuk pertunangannya, jangan lupa undang eva ke acara pernikahan nya kaka yah. '' jawab naina saat melepas pelukannya.


''Iya naina, kakak akan mengundang kamu, jangan khawatir yah. '' ucap eva dan naina mengangguk.


''Dia ini anak nya om prakarsa yah, adiknya raka?? '' tanya sakti.


''Betul abang, dia adiknya mas raka dan namanya naina prayoga. '' jawab eva.


''Hai sakti......'' ucap seorang wanita dan membuat eva meliriknya, namun sakti tidak menghiraukannya.


''Abang itu di tanya kenapa gak jawab. '' ucap eva.


''Abang gak kenal sayang, makanya abang acuh ajah, ayo semuanya kita makan makanan yang di sajikan. '' ucap sakti sambil menggandeng eva dan kedua sahabatnya dan juga naina mengikutinya.


''Sombong sekali kamu sakti. '' ucap wanita yang tadi menyapa sakti.

__ADS_1


''Riana, ngapain kamu ada disini?? '' ucap raka saat menghampiri riana yang sedang berdiri dan terlihat kesal.


''Bukan urusan kamu raka. '' jawab riana sambil pergi meninggalkan raka yang bingung dengan sikap riana.


Ya, wanita yang menyapa sakti adalah riana, wanita yang dulu telah menghianati sakti dan berbohong pada sakti, riana adalah mantan pacar sakti dahulu saat dia baru mengawali dunia keprajuritan.


Sakti saat ini hanya diam dan terlihat kesal, sakti masih sangat merasakan sakit saat di hianati oleh riana.


''Abang kenapa terlihat kesal begitu, ada hubungan apa abang sama pacarnya mas raka?? '' tanya eva.


''Kamu kenal dengan wanita licik itu?? '' ucap sakti.


''Wanita itu adalah kekasihnya mas raka bang dan saat itu mas raka memilih dia dari pada aku dan aku begitu di remehkan saat itu oleh dia bang, kalau abang ada hubungan sama wanita itu, eva gak mau jadi penghalang nya, dia seperti terobsesi pada abang dan eva gak mau merasakan sakit hati lagi. '' jawab eva dan sakti menggelengkan kepalanya.


''Abang sayang kamu dan mencintai kamu eva, dia adalah wanita masa lalu abang yang sangat licik dan dia sangat jahat sayang. '' ucap sakti.


''Abang benar gak ada hubungannya sama wanita itu, jujur ke aku. '' ucap eva.


''Sumpah sayang, abang gak ada bubungannya dengan dia lagi, kita sudah sepuluh tahun lalu mengahiri hubungan, percaya ke abang yah sayang. '' ucap sakti dan eva mengangguk.


Sakti langsung membawa eva kedalam pelukannya dan eva membalas pelukannya, mamah dan papahnya sakti hanya tersenyum melihatnya.


''Kita ke mamah ajah, gak baik kalau jauh dari mamah sayang. '' ucap sakti dan eva mengangguk.


''Kamu jangan membuat menantu mamah menangis sakti, awas kamu. '' ucap mamahnya sakti saat eva menghampiri dan memeluk mamahnya sakti.


''Kita pulang yah, pesta biar di selesaikan sama panitia ajah, mamah pengen istirahat. '' ucap mamahnya sakti dan eva mengangguk.


Sakti dan papahnya pamit pada kolega yang belum pulang dan mereka pun ikut pulang.


Selama di perjalanan eva hanya diam dan menatap jalanan dari jendela mobil, satu jam kemudian mobil sampai di kediaman rumah mewah sakti dan eva di gandeng masuk kedalam rumah oleh mamahnya sakti.


''Kamu menginap di rumah mamah yah sayang dan besok sakti antarkan kamu pulang, mamah udah nyuruh bibi siapkan kamar untuk kamu tadi. '' ucap mamahnya sakti dan eva mengiyakannya.


Eva langsung di bawa oleh mamahnya sakti menuju kamar tamu dan ada koper eva juga di dalam kamar, untuk eva mengganti pakaiannya.


''Makasih mamah untuk semuanya. '' ucap eva.


''Sayang, jangan bicara seperti itu yah, mamah sayang sekali sama kamu, kamu istirahat dan jangan lupa bersihkan tubuh kamu yah, semoga nyenyak bobonya sayang. '' ucap mamah nya sakti dan eva mengangguk.


Eva langsung bersiap untuk membersihkan tubuhnya dan membawa pakaian ganti juga.


.


.


.


.


..........

__ADS_1


__ADS_2