
Hari keberangkatan eva ke london.
Eva berpelukan dan bersalaman dengan seluruh anggota keluarganya, bibi yang akan membantu eva di london pun sudah datang dan bersalaman dengan keluarga eva.
''Ingat yah eva, kamu harus mematuhi semua yang kaka ucapkan kemarin, jangan pernah kamu melanggarnya dan kamu harus cepat pulang yah. '' ucap aris dan eva mengangguk.
Eva langsung meninggalkan keluarganya dan segera masuk, karena harus memeriksa semua dokumennya, bibi yang membantu eva pun ikut di periksa, setelah selesai semua pemeriksaan, eva dan bibi langsung berjalan menuju pesawat karena sepuluh menit lagi pesawat akan terbang.
''Dah negaraku, sampai ketemu tiga tahun lagi. '' ucap eva saat pesawat berhasil mengudara.
Eva sengaja memberikan bibi obat tidur agar bibi tidak panik dan tenang dengan tidurnya.
Selama di dalam pesawat, eva mempelajari pelajarannya dan mempersingkatnya agar dia bisa mengerti dengan semuanya.
Setelah beberapa jam mengudara ahirnya pesawat tiba di bandar udara HEATHROW, berada tepat di kota london britania raya.
Eva tersenyum saat melihat dokter ronald menunggunya dan sedang tersenyum melihat kedatangan eva.
Eva berlari dan langsung memeluk dokter ronald.
''Kamu sehat kan eva, jadi kurusan kamu tinggal di tanah air kamu. '' ucap dokter ronald saat melepas pelukannya.
''Dokter, saya gendutan bukan kurusan loh, oh iya dia tetangga saya di desa dan akan bekerja di rumah saya dokter. '' ucap eva saat dokter ronald menatap bibi yang ada di samping eva.
Dokter ronald tersenyum dan mengangguk saat menyapa bibi.
''Nanti saya ajarkan bahasa nya dengan benar, yang paling intinya sajah. '' ucap eva.
''Ayo kita pulang sekarang, rumah kamu sudah di sterilkan dan bersih. '' ucap dokter ronald dan eva langsung berterima kasih.
Barang barang di bawa oleh petugas bandara dan eva meminta bibi mengikutinya, dokter ronald terus memegang tangan eva seakan eva jangan pergi lagi.
''Neng eva benar benar hebat, bahasanya jago, pacarnya ganteng banget, mobilnya keren lagi. '' ucap bibi saat masuk dan duduk di kursi depan samping supirnya dokter ronald.
''Kamu mulai kuliah kapan?? '' ucap dokter ronald.
''Minggu depan, kenapa?? '' jawab eva.
''Lusa berarti bisa ikut dengan saya, ada acara kedokteran di turki dan saya mendaftarkan kamu yang mendamping saya. '' ucap dokter ronald dan membuat eva kaget.
''Ko saya siih, jangan saya lah, kan masih banyak dokter lain selain saya, saya sibuk dokter, masuk kuliah langsung ujian loh, besok juga mau menyimpan berkas berkas juga ke bank. '' ucap eva.
''Gak ada alasan eva, perginya lusa dan bukan besok yah, pokonya saya mau kamu mendamping saya. '' ucap dokter ronald dan eva tetap menolak.
__ADS_1
''kalau dokter memaksa, saya akan pulang ajah dan melanjutkan pendidikan saya di indonesia, negara saya sendiri. '' ucap eva mengancam dan membuat ronald pun mengalah.
Ronald mencium kening eva dan membuat eva kaget dan reflek menjauh dari ronald.
''Eva, saya sangat mencintai kamu, maukah kamu menikah dengan saya dan menjadi istri saya, saya akan berbuat apapun dan melakukan apapun syarat dari kamu eva. '' ucap dokter ronald.
''Saya dari awal sering bilang kan, kalau saya belum mau menikah dan terikat, saya ingin mengejar impian saya yang tinggal selangkah lagi, kalau saya sukses baru saya akan memikirkan jodoh saya dan masa depan saya nantinya, tapi untuk sekarang saya belum mau, maafkan saya dokter. '' ucap eva dan dokter ronald pun mengerti.
Sepuluh menit kemudian mobil sampai di kediaman mewah rumah eva, bibi sampai kaget melihat istana mewah rumah eva.
''Gak nyangka, anak keluarga sederhana memiliki rumah istana begini. '' ucap bibi saat melihat rumah yang ada di hadapannya.
Eva masuk dan di gandeng oleh ronald, bibi pun mengikutinya dari belakang.
''Tolong tunjukan kamar untuk bibi yah, dia akan membantu kamu disini. '' ucap eva dan asisten rumah tangganya mengangguk dan membawa bibi ke area belakang rumah nya.
Eva duduk di sofa, sedangkan ronald membawa minuman ke dapur untuk di berikan ke eva.
''Gimana kabar orang tua kamu di desa, apa dia menyetujuinya kalau kamu menetap dan tinggal disini selamanya?? '' tanya dokter ronald dan eva sedikit kaget.
''Kabar ibu sama ayah baik, kalau masalah itu saya belum berani membicarakannya, kemarin ajah pas saya bilang melanjutkan kembali kuliah, ibu sama ayah langsung kaget dan meminta untuk pulang dan melanjutkan di tanah air ajah kuliahnya. '' jawab eva.
''Kamu dokter hebat eva dan sangat di butuhkan di rumah sakit disini dan di negara ini, mungkin kamu gak akan di ijinkan untuk meninggalkan negara ini nantinya loh. '' ucap dokter ronald.
''Sana mandi dan istirahat, besok saya antarkan kamu yah ke bank nya. '' ucap ronald.
''Gak usah, besok saya mau ajak bibi soalnya. '' ucap eva dan ronald lagi lagi mengalah demi eva.
Ronald pamit pulang dan meninggalkan rumah eva, eva langsung menginstruksikan semua asisten rumah tangganya untuk menepati posisinya masing masing, bibi di tugaska untuk membantu membersihkan rumah eva.
Eva langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
''Nyaman sekali ranjangnya, bikin betah dan gak mau balik lagi ke desa kayanya. '' ucap eva saat merebahkan tubuhnya.
Eva langsung masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
Sepuluh menit kemudian eva selesai mandi dan memakai pakaian santai nya.
Eva turun ke lantai satu dan langsung makan, karena makanan sudah tersaji di meja makan.
Sebagian pekerja di rumah eva pulang dan hanya dua orang yang menginap termasuk bibi, yang tiga pulang kerumah mereka dan akan kembali lagi pagi pagi ke rumah eva.
__ADS_1
Setelah makan nya selesai eva langsung menuju taman belakang dan melihat hamparan bunga yang sudah mekar dan indah.
Di dapur bibi membantu pekerja yang lain untuk merapihkan meja makannya.
''Dokter itu serius dengan ucapannya, tapi aku lebih memilih desa ku yang sangat aku jaga dan harus aku jaga, karena kalau seluruh warga desa sehat pasti desa akan damai. '' ucap eva.
Beberapa bulan kemudiaan....
Disinilah eva saat ini, di kampusnya imperial college london, eva sedang sibuk dengan semua tugas tugas kuliahnya dan eva juga dokter di rumah sakit pusat kota london, bibi sudah sedikit mengerti dengan bahasa di negara london.
Hasna ahirnya hamil dan membuat eva bahagia karena obatnya sangat ampuh untuk kakanya, keluarga eva tidak jadi datang, karena semua sedang sibuk dengan kehamilan hasna.
''Kak hasna ahirnya kamu hamil dan eva sangat bahagia, karena semua keinginan kaka sudah terpenuhi, maaf eva gak bisa dampingi kaka saat lahiran nanti dan mengurus keperluan kaka. '' ucap eva saat di kirim foto perut buncit hasna.
......................
......................
Hari kelulusan eva......
Tak terasa eva sudah lulus dan bergelar dokter spesialis bedah dan kandungan, eva mendapatkan nilai tertinggi dan lulusan terbaik di fakultasnya.
''Ahirnya eva lulus Ibu, ayah, kak hasna, kak aris, eva akan secepatnya pulang ke desa. '' ucap eva sambil teriak.
Keluarga eva tidak hadir di acara penting eva karena setelah hasna melahirkan putra pertamanya, hasna kembali hamil lagi dan membuat ibu sibuk menjaga anaknya hasna, eva tidak masalah karena bagi eva sudah terbiasa, wisuda tanpa keluarganya.
Dokter ronald ahirnya menikah dengan wanita lain karena eva selalu menolaknya, kontrak kerja eva sisa satu tahun lagi dan eva sudah mulai memberhentikan pekerja di rumahnya hanya sisa bibi dan dua orang lainnya yang eva pekerjakan, karena eva akan kembali ke tanah air dan menjalankan semua impiannya, pihak kepala desa begitu senang dengan prestasi eva dan membuat desa menjadi di kenali oleh masyarakat luas bahkan mancanegara.
Eva beberapa kali menjuarai olimpiade dan semua lomba lomba dan membuat semua keluarga eva senang.
''Neng eva ini teh hijaunya. '' ucap bibi sambil menata cangkir di meja depan sofa yang eva duduki.
''Makasih bibi, makanan nya tolong siapkan yah bi, sebentar lagi teman teman eva sampai. '' ucap eva dan bibi mengangguk.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.................