Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 40


__ADS_3

Setelah praktek hari ini eva segera pulang, untuk mengajak ayah dan ibunya ke rumah hasna, karena aris sudah menunggunya disana.


Saat di perjalanan eva melihat sakti sedang berjabat tangan dengan teman sesama prajuritnya namun sakti mengenakan pakaian biasa.


Eva langsung melewati tanpa berhenti dan sakti biasanya selalu memberhentikan mobil eva, namun sekarang sakti terlihat biasa.


''Abang kenapa yah, biasanya selalu memberhentikan mobil sekalipun sedang mengobrol penting, padahal abang tadi melihat ke arah aku. '' ucap eva.


Lima menit kemudian eva sampai di rumahnya dan segera bersiap menuju rumah hasna karena orang tua eva sudah menunggu di dalam rumahnya.


''Tunggu yah, eva mau siap siap dulu. '' ucap eva saat menghampiri kedua orang tuanya dan kedua orang tuanya mengangguk.


''Eva bertemu sakti gak yah ayah?? '' tanya ibu.


''Sepertinya bertemu, sakti kan baru ajah keluar dari rumah ini kan. '' jawab ayah dan ibu hanya mengangguk.


Eva saat ini sedang bersiap di kamarnya dan sepuluh menit kemudian eva keluar kamarnya dan segera berangkat ke rumah hasna.


Ayah saat ini yang mengemudikan mobil eva dan eva duduk santai di kursi penumpang, ibu duduk di depan menemani ayah di kursi sebelahnya.


Selama di perjalanan ayah dan ibu yang mengobrol, sedangkan eva hanya diam dan menatap jalanan dari jendela samping mobilnya.


Satu jam kemudian mobil sampai di kediaman hasna, eva langsung keluar dengan ibu dan ayah memparkir mobilnya.


''Nenek......'' teriak rio dan langsung berlari ke arah ibu.


''Kenapa aunty gak di panggil, cuma nenek ajah. '' ucap eva sambil tersenyum.


Rio langsung mencium tangan eva dan eva langsung memeluk rio dan membuat rio terus berontak.


''Awas yah kalau aunty beli eskrim gak akan aunty kasih kamu. '' ucap eva sambil melepas pelukan pada rio dan segera masuk kedalam rumah hasna.


''Kamu itu sama rio selalu gregetan, kasian rio nya di peluk peluk gitu. '' ucap hasna tersenyum saat eva menghampirinya.


''Habisnya rio gemesin kak, pipinya kaya bapau banget loh, mpuk. '' jawab eva dan hasna hanya tersenyum.


Eva masuk dan langsung menggendong keponakan cantiknya dari kaka iparnya.


''Keponakan cantik aunty, tambah cantik ajah deh seperti aunty. '' ucap eva saat menggendong anak perempuan hasna.


''Yaudah hasna mau siap siap dulu yah. '' ucap hasna saat semua nya berkumpul.

__ADS_1


Ibu menggendong cucu perempuannya dan eva langsung ikut bermain dengan rio, karena rio sedang bermain dengan pazzle nya.


''Pinteran aunty deh ngerjainnya, di bandingkan sama kamu. '' ucap eva saat eva berhasil dengan pazzle nya.


''Aunty udah gede jadi bisa, rio kan masih anak kecil jadi belum bisa. '' jawab rio dan membuat eva tertawa tawa.


Setelah hasna selesai bersiap, langsung mengajak semua nya ke tempat yang di minta oleh aris.


Eva hanya duduk dan membuka handphone nya, hasna yang mengetahui eva kenapa hanya diam pun membiarkan eva dengan lamunannya.


Sepuluh menit kemudian mobil sampai di sebuah restoran mewah dan semua turun dari mobil.


''Kamu kenapa eva??, ada sesuatu yang membuat kamu diam dan melamun ajah. '' ucap hasna saat eva keluar dari mobil paling terahir.


''Eva gak apa apa kak. '' jawab eva.


''Kalau kamu ada masalah, bicarakan dengan kaka dan jangan di pendam sendiri. '' ucap hasna dan eva hanya mengangguk.


Hasna masuk kedalam restoran menyusul yang lainnya dan eva juga mengikutinya.


Saat eva masuk ke dalam, eva melihat raka dan langsung menghampirinya.


''Kamu kenal dengan wanita itu sayang?? '' tanya wanita yang sedang dengan raka.


''Dia itu dokter di desa dan kita gak terlalu akrab. '' jawab raka dan membuat eva kaget.


Raka pamit sebentar pada wanita itu lalu menghampiri dan membawa eva ke luar dari restoran itu.


''Oh jadi maksud nas raka kita gak saling kenal, lalu apa maksudnya selama ini mas dan kedekatan kita selama ini?? '' tanya eva.


''Aku hanya menganggap kamu teman biasa, karena kamu banyak menolong keluarga saya, udah cuma segitu, lagian selama ini juga kita gak ada ikatan apapun kan, kedekatan kita hanya teman dan gak lebih, kamunya ajah yang berharap lebih, saya juga sedang menunggu raina wanita yang saya sayangi dan saya tunggu selama ini, lupakan perasaan kamu eva karena saya gak mencintai kamu. '' jawab raka dan membuat eva langsung menangis.


Raka masuk kembali kedalam restoran dan eva menangis meratapi nasibnya, cinta nya telah di tolak dan membuat eva sakit, baru merasakan cinta dan baru merasakan sakit karena cinta.


''Sesakit ini di tolak, sakit sekali dan membuat semua dunia serasa mati. '' gumam eva dalam hatinya sambil menangis.


''Kamu kenapa belum masuk dee, ayo masuk. '' ucap aris yang menyusul eva dan aris langsung kaget melihat eva menangis.


Aris langsung memeluk eva dan eva langsung sesegukan di pelukan aris.


''Ssttt....jangan nangis dee, kaka ga suka melihat adik cantik kaka menangis dan nanti cantiknya ilang loh ketutup air mata. '' ucap aris.

__ADS_1


Aris melihat sekeliling dan kaget saat melihat raka sedang dengan wanita dan aris mengetahui kalau ada hubungannya dengan raka, eva memangis saat ini.


''Sabar dee, masih banyak laki laki selain dia dan kaka pastikan kamu akan mendapatkan kebahagiaan dari yang lain dan lebih bahagia dari mereka, ingat saat dulu kamu menolak sakti, dia ikhlas loh dan sekarang kamu juga harus ikhlas dan menerima semuanya, jodoh itu suratan dari yang maha kuasa. '' ucap aris dan melepas pelukannya pada eva.


Aris menghapus air mata eva dan tersenyum untuk memberikan dukungan pada eva.


''Kalau kamu gak sanggup untuk masuk kedalam restoran, kaka ijinkan kamu pulang dee, nanti kaka akan bicara pada semuanya. '' ucap aris dan eva langsung terdiam.


''Kaka, gimana perasaan abang sakti saat eva tolak dan abang sakti berusaha meyakinkan eva sehari setelah eva tolak. '' ucap eva.


''Udah jangan fikirkan yang lain dulu, sekarang kaka tanya lagi ke kamu, kamu sanggup untuk masuk atau mau pulang ajah, biar nanti kaka yang jelaskan pada semua orang di dalam. '' ucap aris.


''Ini kebahagiaan kaka dan eva mau masuk ajah, kaka jangan bilang bilang eva menangis yah, nanti kak hasna riweuh. '' ucap eva dan aris mengiyakannya.


Eva di gandeng masuk kedalam restoran oleh aris dan semuanya langsung geleng geleng melihatnya.


Eva langsung tersenyum pada semuanya dan duduk di samping hasna.


Eva hanya diam dan tidak banyak berbicara, eva tidak mendengarkan obrolan di sekelilingnya, eva hanya memakan makanan yang ada di hadapannya.


Saat eva diam handphone berdering dan eva melihat dokter ronald yang menelphone dan menanyakan penandatanganan kontrak perusahaannya dengan perusahaan raka dan eva langsung menolaknya, ronald langsung mengerti ada apa karena ronald sudah curiga dari awal, ronald langsung mengetahui harus bagaimana dan eva mengiyakan semua ucapan ronald.


Setelah sambungan telphone nya berahir, eva langsung menyimpan kembali kedalam tas nya dan melanjutkan kembali makannya.


''Kaka tau dee, kamu patah hati sayang dan ini pertama di rasakan oleh kamu, kamu mencintai orang yang salaha dee, semoga kamu mendapatkan yang lebih dari dia dan mendapatkan kasih sayang penuh dari laki laki yang menerima kamu dan menyayangi kamu. '' gumam aris saat melihat eva hanya diam.


Makan malam mewah ini aris sengaja menggelarnya, untuk memberitahukan kalau aris akan melamar vera menjadi istrinya dan akan bertunangan terlebih dahulu sebeluk ke jenjang pernikahan.


Semua keluarga senang mendengarnya dan lain dengan eva, dia hanya diam dan tidak banyak berkomentar.


.


.


.


.


.


...........

__ADS_1


__ADS_2