Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 51


__ADS_3

Setelah memberi arahan pada suster, eva pamit pulang karena sakti sudah menunggu di sebuah restoran.


''momm, jaga kakak ronald dengan baik yah, maaf karena eva harus segera pulang ke desa. '' ucap eva saat akan keluar dari rumah ronald setelah keluarga nya masuk terlebih dahulu ke dalam mobil.


''Iya sayang, mommy akan menjaga kakak kamu dan akan selalu mengawasi dia. '' jawab mommy dan eva mengangguk.


Eva langsung masuk kedalam mobil dan segera menuju restoran dimana sakti menunggu.


Sepuluh menit kemudian semua sampai di area parkir restoran, sakti sudah menunggu di depan lobi utama restoran dan tersenyum saat melihat eva berjalan menghampirinya paling terakhir.


''Evaaaa....'' teriak seorang perempuan dan eva kaget saat melihat sahabatnya dan eva langsung berpelukan dengan sahabatnya.


''Kamu menetap lagi di london?? '' tanya sahabat eva.


''Gak laah, aku mengunjungi dokter ronald yang kecelakaan dan merawatnya juga.'' jawab eva.


''Kasihan dokter itu loh eva, dia jadi gak fokus saat mengisi materi semenjak kamu pulang ke negara kamu, kalau istrinya yang model itu kan, sibuk dengan dunia bisnis nya. '' ucap sahabat eva dan eva hanya tersenyum.


Sakti langsung menghampiri eva dan eva langsung mengenalkan sakti pada sahabatnya.


''Hebat kamu, menolak pria pria tajir selama disini dan sekarang kamu mau menikah, pokonya kabarin yah eva dan jangan dadakan, biar kita bisa berpesta gadis semalaman. '' ucap sahabat eva dan eva mengangguk.


Sahabat eva pamit karena kekasihnya sudah menjemput, eva langsung di gandeng oleh sakti untuk masuk dan berkumpul dengan keluarga yang lainnya.


''Waah....makanannya sudah tersedia nih. '' ucap eva saaat menghampiri meja makan dan langsung duduk di samping keponakan tampannya.


Semua langsung makan dan menikmati makan siangnya, eva pun sama makan dengan lahap karena makanan disini pavorite nya dulu saat masih kuliah karena restorannya dekat dengan kampus eva dahulu.


''Di makan sayang bukan di lihat gitu makanannya. '' ucap sakti, saat eva melamun menatap sekeliling restoran dan makanannya, eva hanya tersenyum dan segera memakan makanannya.


''Kamu lagi mengenang masa kuliah dulu yah?? '' tanya hasna.

__ADS_1


''Iya kak, di restoran ini tempat eva kumpul dan bergosip, karena memang dekat dengan kampus juga. '' jawab eva.


''Kampus kamu yang mana memangnya?? disini ada dua yang terdekat dengan restoran ini. '' tanya sakti.


''IMPERIAL COLLEGE LONDON, kampus megah sebrang restoran ini. '' ucap aris dan membuat sakti dan kedua orang tua nya kaget.


''Kamu lulusan imperial college sayang?? '' tanya mamah nya sakti dan eva mengangguk.


''Eva lulusan terbaik the imperial college of since technology and medicine tante, eva delapan tahun kuliah dan semuanya dapat beasiswa terus kuliah eva lebih cepat lima tahun dan eva mendapat gelar dokter spesialis nya disini. '' ucap hasna dan mamahnya sakti langsung tersenyum dan bangga pada eva.


''Susah loh masuk ke imperial, hanya orang orang pilihan yang bisa masuk, tapi sungguh membanggakan kamu, bisa masuk dengan beasiswa penuh, papah bangga. '' ucap papahnya sakti dan eva langsung tersenyum dan berterimakasih.


''Calon istri abang dokter hebat, pantesan di rumah kamu satu lemari penuh dengan medali dan piala. '' ucap sakti.


''Semua memang cita cita eva dan keinginan eva, membuat desa maju, karena kalau warga desa sehat pasti perekonomian juga akan sehat, lingkungan bersih dan nyaman, kuncinya hidup sehat dan itu salah satu nya kalau eva gak mau keluar dari desa dan akan menjaga desa dan menjadi dokter terbaik di desa. '' ucap eva.


''Putriku yang dulu manja, centil dan rewel, kamu membuktikan kualitas hebat dan ayah bangga sebagai orang tua kamu. '' gumam ayah sambil menatap eva dengan semua pujiannya.


''Sudah makannya habiskan yah, kita akan berkeliling kota london, karena besok siang kita akan kembali ke desa lagi. '' ucap aris dan semua melanjutkan makan siangnya.


Setelah selesai makan siang, semua langsung masuk mobil dan berjalan jalan mengelilingi kota london, eva satu mobil dengan sakti dan kedua orangtua nya, selama di dalam mobil eva hanya menjadi penunjuk arah menuju kota kota di london.


Tiga jam kemudian mereka tiba di rumah dan memasukan mobil semua ke garasi karena besok eva akan menggunakan bus untuk menuju bandara.


Eva memasak makanan untuk di makan dan di lanjut menyiapkan daging dan yang lainnya untuk bakar bakar nanti malam.


Sakti dengan setia membantu eva dan mengajak eva berbicara, eva hanya senyum dan jarang menjawab pertanyaan dari sakti.


''Sayang, boleh kalau mobil kamu semuanya di kirim ke tanah air?? '' tanya sakti dan eva mengerutkan dahinya.


''Mobil eva semuanya gak bisa di pindahkan abang, itu semua hadiah dahulu saat eva memenangkan olimpiade dan eva gak mau bawa barang apapun ke rumah di desa, takut sedih dan ingat masa masa sulit dulu disini sebelum eva sukses. '' jawab eva dan sakti hanya mengangguk.

__ADS_1


''Kenapa abang ingin mobil semua kirim ke desa?? '' tanya eva.


''Bukan hanya mobil tapi rumah juga kalau bisa di jual ajah eva, abang gak mau kamu kabur kesini lagi dan meninggalkan abang di tanah air, kalau kesini kamu bisa tinggal di hotel, intinya abang gak mau kamu kembali kesini lagi. '' jawab sakti dan eva hanya menghembuskan nafasnya dan bingung dengan arah pemikirannya sakti.


''Abang harus tahu satu hal, kalau negara ini membutuhkan eva, eva harus datang karena itu syarat eva bisa pulang ke desa, eva sempat di tahan dan gak di ijinkan untuk kembali ke tanah air, bahkan eva sudah berkewarganegaraan london, tapi eva menolak karena alasan keluarga dan juga desa yang membutuhkan eva, pihak pemerintah pun mengajukan syarat, kalau negara ini membutuhkan eva, eva harus bersedia datang dan akan di permudah walaupun tanpa surat surat. '' ucap eva kembali dan sakti langsung kaget.


''Iya abang mengerti dan akan menuruti semuanya, yang terpenting kamu hanya milik abang dan pemilik kamu adalah abang seorang. '' ucap sakti.


''Abang gak keberatan dengan semua yang mengikat eva, kalau abang keberatan dan akan menjadi boomerang nantinya buat rumah tangga kita, lebih baik kita jangan lanjutkan pernikahan ini, mumpung masih belum sah. '' ucap eva dan sakti langsung kaget dan melototkan matanya.


''Kenapa jadi begitu, abang akan menerima semua yang mengikat kamu dan abang akan mendukung kamu, jangan pernah ungkapkan lagi kita jangan menikah yah, abang gak mau itu terjadi, abang mencintai kamu dan sangat menyayangi kamu dan menerima semuanya yang akan nantinya harus abang jalani dengan kamu. '' jawab sakti dan eva hanya bisa berucap terimakasih dan tersenyum.


''Kalian berduaan ajah sih, gak baik. '' ucap hasna dan eva langsung menghembuskan nafasnya karena kakanya sangat aneh dan mengganggu.


Semua keluarga sedang di halaman belakang, aris dan doble rio sedang berenang di kolam renang milik eva dan ibu ibunya sedang mempersiapkan untuk bakar bakar, ayah eva dan papahnya sakti sedang mengobrol santai dengan makanan yang di buatkan eva.


Eva selesai membuat saus untuk membakar dan menyiapkan kuah sop dan ada nasi juga yang eva siapkan.


Semua keluarga begitu asik dengan yang di lakukannya, berkumpul, mengobrol dan selalu membuat eva malu karena terus terusan di ledek.


Sakti ikut membakar daging dengan eva, karena aris sedang membersihkan tubuhnya setelah puas berenang.


Rumah megah eva seketika ramai dan sangat jauh saat eva tempati, pasti sepi dan akan ramai kalau sahabat eva berkumpul dan menginap.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.............................


__ADS_2