
Saat ini di kediaman eva sangat ramai, karena ayah memberitahukan kalau eva sudah datang dan membuat hasna langsung ingin bertemu adiknya dan memaksa ikut ke desa dengan ibu dan aris.
''Tumben banget eva kunci kamarnya, kayanya dia tahu deh ibu kalau ayah kasih tau kita kalau eva sudah pulang dan eva mengunci kamarnya deh. '' gerutu hasna dan membuat ayahnya tersenyum.
''Sudah biarkan ajah eva istirahat, kamu fokus sama anak kamu masih bayi dan butuh ASI kamu. '' ucap ibu dan hasna langsung duduk dan memakan makanan yang eva bawa dari london.
''Hasna bangga sama eva, sebelum dia pulang ke desa, dia mengharumkan desa denga prestasinya dan kayanya pak kades belum mengetahui kalau eva sudah pulang deh, kalau tahu pasti akan ada sambutan meriah deh untuk eva. '' ucap hasna.
''Kita ajah sebagai keluarga nya gak mengetahui eva pulang, apalagi pak kades. '' ucap ibu.
''Aris bawa anak aku jalan jalan kemana yah bu, kenapa belum pulang ajah. '' ucap hasna.
''Biarkan, anak kamu kan main sama pamannya bukan sama orang lain. '' jawab ibu.
''Suami aku kan bentar lagi datang, dia pasti akan menanyakan anak nya. '' ucap hasna dan ibu hanya menggelengkan kepalanya.
''Udah jangan khawatir, aris cuma bawa main anak kamu ke sawah dibelakang, anak kamu kan suka sama ikan di kolam apung deklat sawah. '' ucap ayah dan hasna hanya mengangguk.
''Eva belum bangun juga?? '' tanya ayah karena belum melihat eva berkumpoul dengan ibu dan kakanya.
''Belum ayah, eva bilang pengen ketemu sama melin dan rio, giliran eva udah pulang malahan asik di kamar seperti hibernasi ajah tidurnya. '' jawab hasna dan ayah langsung tersenyum.
''Yasudah biarkan ajah eva tertidur dulu, kalau udah kenyang juga dia akan bangun kan. '' ucap ayah.
Hasna langsung menidurkan putri cantiknya dan ikut merebahkan tubuhnya di ranjang sebelah putrinya yang sudah terlelap duluan.
Tepat pukul sembilan malam eva membuka matanya dan kaget saat kamarnya sudah gelap dan gorden jendela pun terbuka.
''Aku gak sadar kalau ini di desa dan bukan di london, kenapa aku jadi kangen london yah, andai jarak nya dekat, pasti setiap saat bisa kesana. '' ucap eva sambil menyalakn lampu kamarnya dan kaget saat melihat jam sudah malam hari.
Eva membawa handuk dan pakaian gantinya dan keluar dari kamarnya, eva kaget sat melihat kaka iparnya dan anak kecil sedang duduk di sofa dan eva langsung lari ke belakang untuk menyegarkan tubuhnya.
Sepuluh menit kemudian eva selesai mandi dan masuk kembali ke kamarnya untuk menyimpan handuknya dan mengeringkan rambutnya.
Eva keluar kamarnya dan mendengar ribut ribut di halaman belakang dan eva langsung menuju halaman belakang.
__ADS_1
''Ibu........'' teriak eva sambil lari dan memeluk ibunya.
''Ahirnya kamu bangun eva, ibu sangat m,erindukan kamu eva, kamu jadi berubah dan sangat cantik lagi, ini rambutnya jadi pirang gini. '' ucap ibu setelah melepaskan pelukan nya.
''Eva udah gede bu daneva udah bisa mengurus diri sendiri kan sekarang, rambut eva memang sengaja di warnai. '' jawab eva dan ibunya tersenyum.
''Kamu gak kangen ke kaka kamu?? '' tanya hasna yang menghampiri eva.
Eva langsung memeluk erat tubuh hasna, kaka yang cerewet dan banyak aturan tapi sangat di sayangi oleh eva.
''Kangen banget kak, kangen peraturan yang selalu kaka buat untuk eva. '' jawab eva dan hasna langsung tersenyum.
Hasna menghampiri aris dan memeluknya, eva juga bersalaman dengan suaminya hasna.
''Hay keponakan aunty yang tampan, aslinya kamu tampan banget sih rio. '' ucap eva saat rio mencium tangannya dan eva mencium pipi chuby nya rio.
''Sapa dulu bundanya dong, makanya ganteng,kamu gak mau sehelow sama keponakan cantik kamu. '' uap hasna dan eva langsung menggendong melin dan melin langsung mau saat eva menggendongnya.
''Eva kamu jadi tinggi dan cantik banget siih, gimana caranya ini?? '' tanya hasna.
lTiap orang itu tubuhnya berbeda kak dan eva kayanya menyesuaikan dengan lingkungn disana juga. '' ucap aris dan eva mengacungkan jempolnya.
''Kamu tau gak eva, wakil kades yang sekarang masih muda dan bujangan loh, dia aktif banget nanyain kamu dan kalau kamu gak percaya tanyakan ke ibu dan ayah, mereka bosen di tanya terus kapan kamu pulang. '' ucap hasna dan eva langsung mengangkat bahunya dan gak perduli.
''Besok pagi kamu harus ke balai desa kayanya, karena ada pak gubernur akan datang dan memberikan sambutan kedatangan ke kamu, ayah udah laporan kalau kamu udah ada di desa. '' ucap ayah.
'Eva kan bilang ke ayah, jangan bilang bilang kalau eva sudah kembali, eva malas di jadikan perhatian orang sekampung, kaya presiden ajah kan jadinya, eva malu loh ayah. '' ucap eva.
''Kamu itu bodoh sekali, di sanjung gak mau, kamu harus melihat sekarang pandangan orang ke keluarga kita, semua segan dan ibu atau pun ayah bangga loh, kaka ajah sebagai kaka kamu sangat bangga loh eva, kamu harus mengikuti semua nya yah, ada gosip sih kamu mau di jadikan ASN loh dan resmi menjadi pegawai pemerintah yang mendapat gajih dari pemerintah dan di jamin masa depannya oleh pemerintah. '' ucap hasna dan eva hanya acuh dan fokus bermain dengan keponakannya.
''Udah jangan bahaseva terus, sekarang kita mulai membakar dagingnya, perut aris udah lapar soalnya dan cacingnya udah demo minta makan. '' ucap aris dan semuanya mulai membakar dagingnya.
Eva sibuk bermain dengan keponakan tampannya, karena keponakan cantiknya sudah terlelap.
''Eva, kaka mau pakai alat kontrasepsi tapi gak mau yang bikin gemuk, bisa dan adakan?? '' ucap hasna.
__ADS_1
''Iya nanti eva akan kasih, aman dan sangat praktis. '' jaab eva dan hasna mengangguk.
Membakar makanan nya sudah selesai dan semuanya langsung makan bersama.
Eva begitu bahagia karena telah berkumpul kembali dengan keluarganya dan bertambah dua anggota keluarganya.
''Kak aris kapan kamu menikah, usia kaka udah tua loh kak. '' ucap eva.
''Kamu itu ngaco sekali, kaka masih muda laah dan kaka mau kamu dulu yang menikah baru kaka deh yang menikah. '' ucap aris.
''Eva masih fokus dengan semua kesibukan eva dan eva belum mau memikirkan rumah tangga. '' ucap eva.
''Kamu wanita loh eva, usia kamu sudah melewati dua puluh lima tahun, sudah saat nya kamu menikah. '' ucap ibu dan eva menggelengkan kepalanya.
''Kamu jangan terlalu fokus dengan karier, coba kamu fikirkan masa depan kamu. '' ucap hasna dan eva hanya mengangguk.
Setelah selesai makan malam nya, eva membantu ibu dan kakanya merapihkan bekas bakar bakarnya dan eva setelahnya langsung bersih bersih dan masuk ke dalam kamarnya, karena semua keluarga sudah masuk ke dalam kamar untuk istirahat.
Eva keluar kamarnya dan duduk di halaman belakang sambil menatap langit di desanya, eva memikirkan masa depannya akan bagaimana.
''Sudah di desa dan harus di mana mulai nya, berasa semua nya sudah selesai, padahal perjalanan masih panjang, apa aku harus mengikuti semua dan mengiyakan penawaran menjadi pegawai sipil negara dan mengikuti semua aturan nya. '' ucap eva dalam hatinya.
Eva menjelma menjadi wanita yang cantik, tinggi, putih dan berambut pirang, selama jauh dari desa, eva mengikuti semua nya di london dan tidak mengambil pusing semua nya, makanya eva selalu banyaj teman nya, walaupun beda angkatan di kuliahannya.
.
.
.
.
.
........
__ADS_1