Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 2 [ TAMAT ]


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu.......


Saat ini kandungan eva menginjak sembilan bulan, tubuh eva yang tinggi, membuat kehamilannya tidak terlalu menonjol, eva masih beraktivitas di balai kesehatan, karena ahir ahir ini warga desa banyak yang melahirkan dan ada juga yang sakit.


''Dokter eva belum mengajukan cuti?? '' tanya dokter mawar.


''Minggu depan saya mulai cutinya, lagian kan saya juga gak kesusahan berjalan, makanya enjoy ajah. '' jawab eva.


''Kehamilan dokter eva memasuki usia sembilan bulan, harusnya sudah istirahat menanti kelahiran, dokter malah sibuk dengan pasien, jangan khawatir dokter, balai kesehatan sekarang sudah menjadi rumah sakit besar dan sangat lengkap, dokter disini juga sudah lengkap loh, kenapa dokter eva masih khawatir?? '' ucap dokter mawar.


''Sebagai kepala balai kesehatan, saya merasa punya tugas dan tanggung jawab yang begitu besar, makanya saya akan cuti saat mendekati HPL. '' jawab eva dan dokter mawar hanya geleng geleng kepala.


Eva langsung pamit karena tugasnya sudah selesai, di luar supir sudah menunggu dan siap mengantarkan eva menuju pulang.


Selama di perjalan eva hanya memandang jalanan dan pemandangan yang begitu asri dan hamparan sawah yang menghijau.


''Mamah......'' ucap eva saat keluar dari mobil dan di tunggu mamahnya sakti di pintu masuk rumah.


''Sayang, mamah kira kamu sudah cuti, kenapa masih dinas sih. '' ucap mamahnya sakti saat melepas pelukan dari eva.


''Ngapain cuti lebih awal mamah dan di rumah juga cuma diam ajah, mending di balai kesehatan ajah kan, eva bisa bantu orang lahiran dan membantu memeriksa yang sedang sakit. '' jawab eva dan mamahnya sakti hanya geleng geleng kepala.


''Mamah pasrah deh kalau jawaban kamu seperti itu, tapi ingat sayang, kandungan kamu sudah masuk sembilan bulan dan sangat rawan lahiran loh, mamah ingin kamu dan babby nya baik baik ajah dan gak terjadi apa apa pada kalian berdua. '' ucap mamahnya sakti.


''Makasih untuk perhatiannya mamah, besok eva akan ambil cuti yah. '' jawab eva dan mamahnya sakti langsung senang.


''Mamah bawakan buah buahan kesukaan kamu, ayo kita makan buahnya. '' ucap mamahnya sakti dan eva langsung senang.


Semenjak usia kandungan eva menginjak tujuh bulan, eva jadi benci nasi dan dia merasa jiji kalau melihat nasi, eva terpaksa memakan roti dan susu yang di utamakan dan juga sereal.


Sakti benar benar ekstra menjaga eva dan memenuhi kebutuhan asupan makanan eva.


''Mamah sudah makan?? '' tanya eva.


''Sudah sayang, mamah sengaja makannya tadi pas kamu belum datang, mamah gak mau kamu geli lihat nasi dan nanti muntah muntah kan kasihan ke kamunya. '' jawab mamahnya sakti dan eva tersenyum.


''Papah gak ikut yah?? '' tanya eva karena biasanya papahnya sakti selalu datang dengan mamahnya.


''Papah dan sakti nanti kesini, tadi ada meeting dadakan dan papah harus menghadirinya. '' jawab mamahnya sakti dan eva hanya mengangguk.


Eva pamit untuk bersih bersih dan istirahat, mamahnya sakti pun mengijinkannya.


Eva yang sampai di dalam kamar langsung mandi dan setelahnya merebahkan tubuhnya di ranjang hingga tak terasa eva tertidur lelap.


Tepat pukul lima sore sakti dan papahnya pulang dan sakti langsung kekamar setelah mendengar eva di kamar.


''Ternyata kamu tidur yah sayang. '' ucap sakti yang menghampiri eva dan langung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Sakti ikut merebahkan tubuhnya dan memeluk tubuh eva dengan erat' eva yang merasa ada pergerakan di ranjangnya pun langsung membuka matanya.


''Kapan abang pulang?? '' tanya eva.


''Satu jam lalu sayang, kamu udah makan?? '' ucap sakti.


''Udah tadi di temani mamah, abang sana makan dulu yah. '' ucap eva.


''Nanti ajah setelah makan kamu. '' jawab sakti dan sebelum eva protes sakti langsung membungkp dengan iumannya dan eva hanya bisa pasrah dan meneimanya.

__ADS_1


Sakti mulai aksinya karena semalam eva menolak di sentuh, sakti gak menyia nyiakan kesempatan ini, karena eva tidak menolaknya.


Sakti begitu menyukai tubuh eva saat ini, semua yang ada di tubuh eva sangat kencang dan membesat, di sela sela permainannya sakti terus mengelus perut buncit eva dan eva hanya senyum dan menikamatinya.


Satu jam kemudian sakti selesai penyatuannya dan ambruk di sisi eva.


''Makasih sayangku. '' ucap sakti sambil ,mencium kening eva.


''Abang ini mesum ajah, gak bosan setiap malam minta terus ke aku, kasihan dede bayinya loh di ganggu sama abang. '' ucap eva dan sakti langsung tertawa.


''Kamu lupa, dede bayinya senang malah karena ayahnya mengajak nya bermain. '' jwab sakti dan eva langsung cemberut.


''Dasar abang mesum. '' ucap eva dan sakti tersenyum.


Sakti langsung menggendong eva dan membersihkan tubuh eva dengan telaten.


''Besok aku mau mengajukan cuti. '' ucap eva saat selesai memakai daster hamilnya dan sakti langsung senang.


''Syukurlah kamu mengerti juga, abang senang sekali sayang. '' ucap sakti.


''Mau abang antar besok ke balai kesehatan?? '' ucap sakti.


''Gak usah abang, aku sendiri ajah. '' jawab eva sambil mengajak sakti keluar kamar untuk makan malam.


''Eva nunggu di depan yah. '' ucap eva dan semua mengiyakannya.


''Anak itu masih geli lihat nasi, sampai gak mau makan nasi. '' ucap papahnya sakti.


''Gak apa apa papah, eva kan makan nya roti sama sereal dan susu, udah cukup nutrisi bagi kandungannya, buah buahan juga selalu makan setiap hari. '' ucap sakti.


''Eva seorang dokter spesialis kandungan, dia lebih mengerti dari kita, makanya sakti gak terlalu takut kehamilan eva bermasalah. '' ucap sakti dan papahnya mengangguk.


Sakti dan kedua orang tuanya langsung makan dan eva sibuk nyemil agar agar dan buah buahan sambil menonton tivi.


''Sayangku lagi apa?? '' ucap sakti sambil menghampiri eva yang sedang duduk dan menonton tivi.


''Abang udah makannya?? '' ucap eva.


''Udah, makanya abang kesini samperin kamu, abang minta agar agarnya. '' ucap sakti dan eva memberikannya.


''Setelah kamu cuti, kita tinggal di rumah mamah di kota yah, dokter yang menangani kamu kan di kota dan dekat dengan rumah mamah, kamu mau kan?? '' ucap sakti.


''Iya abang, kita tinggal di rumah mamah sampai aku kerja kembali. '' jawab eva dan sakti senang mendengarnya.


Eva merasakan sesuatu yang aneh di perutnya dan seperti mulas.


''Peralatan babby semua sudah lengkap kan abang di rumah mamah?? '' tanya eva.


''Sudah lengkap sayang, kamu jangan khawatir. '' jawab mamahnya sakti yang menghampiri dan duduk di sebelah eva.


''Abang siap siap sana, aku kayanya mau lahiran deh, perut mualnya sangat dekat jaraknya. '' ucap eva dan membuat semua kaget dan panilk.


Sakti langsung ke kamar dan membawa jaket untuk eva, mamahnya sakti langsung menggandeng eva menuju mobil dan ayahnya sakti siap dengan mobilnya.


''Sakti mau memberitahukan ayah dan ibu dulu yah mamah. '' ucap sakti dan mamahnya mengangguk.


Ayah dan eva langsung ikut kedalam mobil dengan sakti dan mobil langsung menuju rumah sakit, sakti langsung menelphone rumah sakit untuk menyiapkan semuanya.

__ADS_1


''Gini yah rasanya mulas mau melahirkan, sangat sempurna. '' ucap eva sambil menahan sakit di perutnya.


''Sabar yah sayang, kita akan segera sampai. '' ucap sakti.


Ibunya eva terus menggenggam tangan eva dan mamahnya sakti mengelap keringat eva.


Empat puluh menit kemudian mobil sampai di rumah sakit dan eva langsung di bawa menuju ruang persalinan, ketuban eva sudah pecah dan tak berselang lama eva berhasil melahirkan bayinya dengan selamat dan bayinya berjenis kelamin laki laki.



''Tampan sekali putraku, terimakasih sayang kamu sudah berjuang dengan bunda. '' ucap eva saat baby ya di tidurkan di dadanya.


Sakti tak henti hentinya mencium wajah eva saat babby nya sudah di bawa untuk di bersihkan.


''Terimakasih sayaangnya abang, kamu melengkapi rumah tangga kita dan saat ini semua sempurna. '' ucap sakti dan eva tersenyum senang.


Eva langsung di bawa menuju ruang inap dan semua keluarga sudah berkumpul.


''Makasih sayang sudah melahirkan cucu pertama mamah dan papah dengan selamat dan sangat tampan sekali. '' ucap mamahnya sakti dan eva tersenyum mengangguk.


''Ibu bangga sama kamu sayang, kamu melahirkan tapi tidak membuat semua panik dan kamu berhasil membuktikan kalau kamu wanita hebat eva. '' ucap ibunya eva dan eva hanya tersenyum mengangguk.


Babby nya eva begitu tampan dan mirip sekali dengan sakti, mamahnya sakti begitu senang karena keliuarganya memiliki pewaris.


''Siapa nama cucu mamah yang tampan ini dan jangan bilang kalian belum menyiapkan nama. '' ucap mamahnya sakti.


''Udah dong, sakti sudah menyiapkan nama untuk anak pertama sakti. '' jawab sakti.


''Namanya TRIYAN SAKA PRAMUJA. '' ucap sakti dan semua langsung senang dan memanggil babby nya dengan sebutan saka.


''Makasih abang, namanya bagus dan kelak anak ini akan menjadi priya yang gagah dan tampan seperti ayahnya dan harus hebat seperti bundanya. '' uap eva dan sakti langsung memeluk tubuh eva.


''Tuhan, kebahagianku sudah lengkap saat ini, di awal aku mencapi cita citaku dan mewujudkan semua impianku, aku memiliki suami yang begitu mencintai dan menyayangiku dan sekarang aku di berikan kepercayaan untuk menjaga titipanmu, mahluk kecil yang tampan, hasil buah cinta aku dan suamiku, semua sudah lengkap dan semoga semua kebahagiaan ini tak akan pernah hilang, DESAKU RUMAHKU DAN KEHIDUPANKU, dengan keluarga kecilku. '' gumam eva dalam hatinya sambil membalas pelukan sakti.


TAMAT.


.


.


.


.


.


....................


***TERIMAKASIH PADA KAKAK KAKAK SEMUANYA YANG SUDAH MENGIKUTI CERITANYA DAN SELALU MENDUKUNG CERITANYA, TERIMAKASIH UNTUK YANG SELALU MEMBERIKA LIKE, KOMENTARNYA, VOUTE DAN JUGA HADIAHNYA.


MAAF KARENA CERITANYA SAYA TAMAT KAN, SEKALI LAGI TERIMAKASIH, MAAF KALAU ADA KATA KATA YANG SALAH DALAM PENULISAN.


JANGAN LUPA IKUTI CERITA LAINNYA DAN TETAP JAGA KESEHATAN, SEMOGA KALAIN SEMUA SELALU DIBERIKAN KESEHATAN.


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗***

__ADS_1


__ADS_2