
Eva selesai dengan mandi dan berganti pakain, saat eva keluar kamar mandi, sakti masih tertidur lelap di ranjangnya eva.
''Abang bangun, mandi sana dan kita makan malam bersama sama. '' ucap eva saat membangunkan sakti.
Eva memegang pipi sakti dan sakti langsung bangun karena tangan eva dingin.
''Bangun abang, sana mandi dan kita makan malam bersama dengan yang lain. '' ucap eva saat sakti membuka matanya dan menatap eva.
''Sana mandi, kenapa malah menatap aku seperti itu, abang ko tidur di kamar aku sih, kan ada kamar lain loh disini?? '' ucap eva.
''Abang gak tau kalau ini kamar kamu, pantesan wangi dan empuk kasurnya. '' ucap sakti.
''Mandi sana dan cari kamar lain jangan kamar ini, ini kamar aku loh abang. '' ucap eva.
''Iya abang akan pindah nanti setelah makan malam, abang mandi disini yah?? '' ucap sakti.
Eva tidak menjawab dan dia langsung menyiapkan handuk untuk sakti dan pakaian ganti untuk sakti.
''Udah mandi sana, aku udah siapkan pakaiannya dan ini handuknya buat mengeringkan habis abang mandi. '' ucap eva dan sakti mengangguk.
Eva keluar kamar dan segera menuju meja makan untuk menyiapkan piring dan yang lainnya, ternyata ibu dan mamahnya sakti sedang menyiapkan piringnya.
''Sayang, kamu yang menyiapkan makanan semua ini, tanpa di bantu siapa siapa?? '' tanya mamahnya sakti.
''Iya mamah, eva menyiapkan nya sendiri. '' jawab eva.
''Kamu memang menantu idaman, pintar masak dan pintar semuanya. '' ucap mamahnya sakti.
''Eva gak pintar dalam pacaran loh tante, dia menjomblo terus dan ahirnya ketemu sakti sudah besar begini. '' ucap hasna dan membuat eva cemberut.
''Biarin ajah, menurut eva pacaran saat menjalani pendidikan dan menggapai cita cita itu malah akan merusak konsentrasi, mendingan udah sukses baru punya pacar dan langsung menikah, ingat kaka sendiri ajah kan begitu bukan hanya aku. '' ucap eva dan hasna langsung memanyunkan bibirnya.
''Udah udah, kalian malah berantem masalah cowok, lihat pasangan kalian memperhatikan kalian berdua. '' ucap ibu jadi penengah dan membuat eva juga hasna langsung menyiapkan makanannya.
Semua keluarga jadinya parasmanan, karena kursi meja makan eva gak bisa menampung keluarga dan hasilnya mereka makan di sofa di ruang keluarga rumah eva
''Maaf yah kursinya kurang jadi ajah makannya harus di ruang keluarga, kalau di desa meja makan eva banyak kursinya jadi bisa makan di meja makan. '' ucap eva.
''Terus kita harus ke desa sekarang, biar bisa makan di meja makan, makan seperti ini lebih seru karena seperti di tempat hajatan. '' ucap papahnya sakti dan eva hanya tersenyum.
__ADS_1
Semua nya makan dengan tenang dan menikmati makanan yang eva siapkan, sakti tak henti hentinya tersenyum karena eva pintar memasak dan masakannya semua enak dan pas di lidahnya sakti.
Setelah semua selesai eva di bantu sakti membersihkan piring piring dan peralatan lain yang kotor, sakti yang mencuci dan eva yang membilasnya, sakti tak hentinya menggoda eva dan eva hanya tersenyum dan gak meladeni celotehan sakti.
''Eva, mana cemilan buat kita nonton??, kamu bilang tadi mau bikin. '' ucap hasna dan eva langsung membuka kulkas nya dan memberikan lima piring puding yang siap di potong.
''Bawa semua ke depan yah kak, ini piring kecil dan sendoknya biar gampang makannya. '' ucap eva dan hasna langsung membawa pudingnya.
Eva melanjutkan kembali membilas cuciannya dan membuat ibu tersenyum saat melihat eva dan sakti rukun.
Sepuluh menit kemudian eva dan sakti selesai mencuci piring kotor dan sakti duduk di kursi meja makan, eva menyiapkan pudding spesial untuk sakti dengan toping susu kental manis rasa coklat.
''Kenapa yang abang beda sama yang tadi di bawa kak hasna?? '' tanya sakti.
''Ini spesial untuk abang makanya beda, coba di cicipi yah rasanya. '' jawab eva dan sakti langsung memakan puddingnya.
''Ke depan yu abang, biar rame rame makannya sambil kumpul keluarga kan seru. '' ajakan eva dan sakti menyetujuinya.
Sakti membawa piring berisi pudding dan menyimpannya di meja depan tivi.
''Eva, besok kita menjenguk dokter ronald ke rumahnya yah,boleh kan?? '' Ucap hasna.
''Emang ronald kecelakaan?? '' tanya aris.
''Iya kak, dia koma setelah di operasi tapi sekarang sudah pulih dan besok eva akan memeriksa kesehatannya, karena kak ronald eva yang menangani dan dengan dokter shane juga sih. '' jawab eva dan semua mengangguk.
''Tapi ibu malu kalau ikut ke rumah keluarga angkat kamu loh, ibu gak bisa bahasa inggris soalnya. '' ucap ibu.
''Gak apa apa ada kak hasna tuh yang jago bahasa inggrisnya. '' jawab eva.
''Kamu ngeledek kaka yah, kamu yang paling fasih berbicara bahasa inggris, kalau kaka masih ngejah. '' ucap protes hasna.
''Bukan hanya ibu yang gak bisa, saya juga sama gak bisa berbicara bahasa inggris. '' ucap mamahnya sakti.
''Mba juga gak bisa, ada teman dong saya nantinya. '' ucap ibu nya eva dan membuat semua tertawa.
''Udah jangan khawatir, disana ada keluarga dari indonesia jadi semuanya gak akan terlalu memusingkan, eva akan terjemaahkan jangan takut. '' ucap eva.
semuanya mengobrol ringan sambil memakan pudding nya dan hingga pukul sepuluh malam, semua nya bubar dan pamit untuk istirahat, tinggal eva, sakti dan aris yang masih belum tidur.
__ADS_1
Eva sedang membersihkan dan merapihkan bekas makan pudding nya, sakti dan aris sedang mengobrol dan di buatkan coklat hangat oleh eva.
''Sakti, makasih yah kamu sudah memboyong semua keluarga kesini, saha senang sekali. '' ucap aris.
''Gak apa apa aris, kalian keluarga saya dan saya hanya mewujudkan keinginan eva untuk membawa semua keluarga kesini, walaupun telat setidaknya kan semuanya kesini. '' jawab sakti.
''Saya dulu mau bawa ayah dan ibu kesini, tapi kak hasna hamil dua kali dan membuat ibu gak jadi kesininya dan baru terlaksana sekarang. '' ucap aris.
''Saya gak nyangka eva sukses di london dan memiliki akses bagus disini, baru tahu loh saya. '' ucap sakti.
''Eva dulu tinggal di asrama, tapi hanya dua tahun kalau gak salah, setelah eva memenangkan berbagai olimpiade dan dapat uang banyak, eva langsung keluar dari asrama dan membeli rumah ini, eva jadi dokter tetap di rumah sakit ternama di kota ini sakti, perjalanan eva di negara ini awalnya sulit loh, tapi karena kecerdasan dan kemauan eva yang tinggi, jadilah eva seperti ini dan eva membuktikan ucapannya, tadinya ayah dan ibu takut eva jauh jodohnya karena serius dengan karier, tapi ayah dan ibu bahagia karena eva sekarang mendapatkan jodohnya dan itu kamu, eva itu dingin pada pria dan selalu menolak keras laki laki yang mendekatinya, '' ucap aris.
''Saya juga di tolak waktu itu kan, karena eva menolak jadi ibu persit dan ikut dengan saya kemanapun saya di tugaskan, saya sampai rela melepas pangkat saya demi eva dan demi cinta saya ke eva. '' ucap sakti.
''Saya titip eva ke kamu yah, setelah eva menikah saya di tugaskan di pulau sulawesi selatan, saya percayakan eva ke kamu sakti, kalau eva melakukan kesalahan kamu tegur dan bicarakan baik baik, kalau kamu sudah bosan dengan eva, pulangkan dia pada orang tuanya, jaga eva yah sakti, dia adik yang sangat saya sayangi. '' ucap aris.
''Saya akan menjaga eva dan gak akan ada kata bosan, saya sangat mencintai eva, jiwa dan raga saya yang jadi jaminan menjaga eva, kamu jangan khawatir aris, ayah dan ibu juga akan saya jaga, pasti eva akan menolak pindak ke kota dan akan menetap di desa dan saya akan menuruti semua keinginan eva. '' ucap sakti.
''Pasti lah sakti, eva gak akan keluar dari desa, lihat ajah nanti. '' ucap aris dan sakti mengangguk.
''Kalian berdua bukannya istirahat malah bergosip, ayo istirahat dulu. '' ucap eva saat menghampiri kakanya dengan sakti.
''Kita nemenin kamu lah disini. '' ucap aris dan di setujui sakti.
'' yaudah eva mau tidur, biar besok gak kesiangan bangun paginya. '' ucap eva sambil berjalan menuju kamarnya.
Aris pun pamit pada sakti menuju kamarnya dan sakti memilih tidur di sofa.
.
.
.
.
.
.............
__ADS_1