Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 29


__ADS_3

Pagi hari menjelang.....


Setelah eva sholat subuh berjamaah, eva memutuskan untuk tidur kembali, karena biasanya eva bangun jam sembilah pagi.


Di rumah eva saat ini kedatangan pak kades dan wakilnya untuk menjemput eva menuju balai desa, karena eva akan menjadi tamu kehormatan dan penyambutan kedatangan eva di desa, pemerintah daerah pun akan turut hadir karena hari ini eva akan di angkat menjadi aparatur sipil negara dan akan bertugas di balai kesehatan desa, namun sangat di sayangkan kamar eva di kunci dari dalam karena eva belum membuka matanya dan masih betah dengan selimbutnya.


Dengan terpaksa aris dan suaminya hasna mencongkel jendela kamar eva.


''Ini anak gadis kenapa masih tidur jam segini, di luar lagi ramai mau penyambutan, ini bintang acaranya masih tidur tenang. '' ucap aris saat berhasil masuk kedalam kamar eva dan geleng geleng melihat adiknya yang masih tertidur lelap.


Eva membuka matanya saat hasna masuk kedalam kamarnya, aris tidak berani membangunkan karena takut eva sedang memakai pakaian minim.


''Eva bangun, itu di luar ada pak kades sama wakil nya mau jemput kamu. '' ucap hasna sambil menggerakan tubuh eva.


Eva membuka matanya dan kaget melihat hasna ada di hadapannya.


''Tunggu tunggu.....kaka dari mana masuknya, eva kan mengunci pintu kamarnya loh?? '' ucap eva saat membuka matanya.


''Tuh kaka kamu dan kaka ipar kamu mencongkel lewat jendela, makanya kaka bisa masuk. '' jawab hasna.


''Kriminal dong kak aris sama suami kaka, congkel jendela kamar eva. '' ucap eva.


''Habisnya kamu tidur kaya mayat idup, susah di bangunkannya, ayo mandi sana dan ganti pakaiannya jangan pakai bikini begini keluar, di luar ada pak kades sama wakilnya mau menjemput kamu ke balai desa, pihak pemda udah kumpul di balai desa dan tinggal nunggu kedatangan bapak gubernur. '' ucap hasna dan eva mengangguk.


Eva memakai handuk kimononya dan segera keluar kamar untuk menuju kamar mandi.


''Kaya artis ajah harus pakai penyambutan, aku kan malas dan sangat malas di lihat warga sekampung. '' gerutu eva saat akan masuk kedalam kamar mandi.


''Kamu itu masih ajah ngedumel, cepat mandi eva dan kaka akan antar kamu ke balai desa. '' ucap aris yang mendengar gerutu eva saat akan masuk kedalam kamr mandi.


Sepuluh menit kemudian eva selesai mandi dan masuk segera ke dalam kamar untuk bersiap menuju balai desa.


Eva memakai dress batik berwarna coklat berpadu dengan putih, terlihat pas dan cantik saat di kenakan oleh eva, rambut eva sengaja di ikat dan menyerupai ikat buntut kuda, eva berpenampilan sederhana dengan make up tipis namun tetap terlihat sangat cantik, eva memakai sepatu pentopelnya dan membawa dompet kecil untuk menyimpan handphone nya.


Eva menghampiri pak kades dan wakilnya, eva langsung bersalaman dengan pak kades dan wakilnya.


''Maafkan saya pak, membuat pak kades dan bapa wakil menunggu saya. '' ucap eva tersenyum sambil duduk di samping ibu dan ayahnya.


''Begini neng eva, saya sengaja kemari untuk memberitahukan nanti susunan acara di balai desa dan semua berkas berkas neng eva untuk menjadi ASN sudah kumplit dan sudah di acc, neng eva resmi menjadi dokter di desa ini dan neng eva juga menjadi bagian dari ASN, semoga neng eva mau menerimanya, ini adalah permintaan langsung dari pak gubernur. '' ucap pak kades.


''Sekali lagi eva sangat berterima kasih dan eva akan menerima nya, mudah mudahan dengan adanya eva di desa ini, eva bisa menjaga kesehatan warga desa ini, karena bagi eva kalau masyarakan desa sehat semuanya, ekonomi daerah pun akan meningkat, bagi eva desa ini adalah, DESAKU RUMAHKU DAN KEHIDUPANKU, terimakasih untuk semua nya pak kades. '' ucap eva dan pak kades langsung mengangguk tersenyum.


Wakil desa yang baru melihat eva langsung tersihir dengan keramahan, senyumnya dan kelembutan eva, begitu cantik dan sempurna.

__ADS_1


Eva saat ini sedang menandatangani semua berkas berkasnya dan eva resmi menjadi ASN.


''Semua selesai neng eva, saya akan mengajak neng eva untuk ke balai desa sekarang, di balai desa ada penyambutan untuk kedatangan neng eva dan pak gubernur sudah sampai di balai desa, sebaiknya kita berangkat sekarang menuju desa. '' ucap pak kades dan eva menganggukan kepalanya.


Eva di dampingi ayah, ibu dan kak aris menuju desa, sedangkan hasna merapihkan berkas berkas eva dan di simpan ke kamar eva.


Suami hasna memasang kembali jendelanya yang tadi di paksa dibuka oleh aris.


Lima menit kemudian eva sampai di balai desa dan langsung masuk ke halaman balai desa dan bersalaman dengan pak gubernur, eva sebelumnya pernah bertemu saat ada acara olimpiade, makanya eva kenal dengan pak gubernur.


''Neng eva selamat datang di desa, semoga neng eva menjadi anak daerah yang bisa membawa desa ini menjadi desa yang makmur. '' ucap pak gubernur dan eva hanya tersenyum.


Di balai desa begitu ramai dengan tamu undangan yang sengaja di datangkan untuk menyaksikan acara penyambutan eva, eva yang mengharumkan nama desa dan memberikan begitu sumbangan besar untuk desa.


Acara demi acara di lalui dan eva juga memberikan sambutannya walaupun harus dengan menahan malu karena di tatap oleh banyak orang.


Alat alat kesehatan yang sengaja eva bawa pun sudah di operasikan mulai besok dan eva pun akan mulai bertugas besok di balai desa sebagai dokter di balai kesehatan.


Semua tamu undangan saat ini sedang menikmati hidangan yang di sediakan oleh pak kades dan semuanya menikmati nya, eva hanya memakan buah buahan potong, karena eva lagi gak bernafsu makan, eva sedang menyesuaikan makanan dia yang biasa eva konsumsi di london dan beda dengan di desa.


''Neng eva, ada seorang pengusaha muda dari kota, katanya beliau akan menjadi sponsor untuk alat alat kesehatan agar lebih kumplit, balai desa juga sekarang megah itu sponsor dari pengusaha kota, beliau ingin bertemu dengan neng eva, bagaiman, apa neng eva bersedia?? '' ucap pak kades dan eva menyetujuinya.


''Beliau masih dalam perjalan menuju kemari neng eva, kita tunggu sajah. '' ucap kembali pak kades.


Eva menatap bangunan balai kesehatan saat ini, begitu megah dan sangat bagus, membuat eva senang menatapnya.


''Delapan tahun lalu saat aku meninggalkan desa ini, balai desa begitu kimuh dan kecil dan setelah aku pergi ke london, balai kesehatan di bangun kembali menjadi lebih layak dan sekarang saat aku datang kembali ke desa, bakai kesehatan begitu megah dan sangat membanggakan, semoga aku bisa menjalani amanah ini, untuk menjadi dokter di balai kesehatan desa ku ini, balai kesehatan sudah ada IGD yang memadai, alat alat juga sudah kumplit, para petugas kesehatan pun sudah mencukupi, terimakasih untuk semuanya ini tuhan dan aku akan menjaganya. '' ucap eva sambil menatap megahnya balai kesehatan saat ini.


Sekertaris desa menghampiri dan meminta eva memasuki balai desa karena donatur dari kota sudah tiba, eva langsung mengikuti sekertaris desa itu untuk menghampiri donatur itu.


''Selamat datang dokter eva diandra, saya raka prayoga, saya sengaja datang karena ingin bertemu dengan anda, gadis desa yang sukses membawa nama desa ini menjadi harum dan sangat di segani oleh desa lain nya dan bahkan negara lain pun sama. '' ucap raka saat eva menghampirinya dan bersalaman dengan eva.


''Terimakasih tuan raka prayoga, saya sangat senang karena anda mau menyempatkan untuk hadir disini dan saya sangat berterimakasih untuk dana yang anda donasikan ke desa ini, terimakasih. '' ucap eva sambil tersenyum.


Raka dan eva langsung di ajak masuk kedalam balai kesehatan oleh pak kades dan pak kades menunjukan alat alat kesehatan terbaru dan lebih canggih di balai kesehatan, eva begitu senang melihatnya dan tak hentinya bersyukur atas semua pencapaian nya.


Setelah selesai berkeliling, raka pamit untuk kembali ke kota dan eva pun sama pamit pulang, karena besok eva akan mulai dengan tugas barunya, eva juga di berikan seragam ASN lengkap oleh sekertaris desa dan eva menerimanya dengan tersenyum dan berterimakasih.


''Ibu gak nyangka, kamu jadi pegawai negri dan lulus seleksi eva, semoga kamu sukses yah sayang dan jangan pernah melupakan adal usul kamu, utamakan kejujuran eva dan ingat jangan sombong dengan semua yang kamu capai. '' ucap ibu saat eva masuk kedalam mobil dan mobil berjalan menuju rumah eva.


''Insya allah, eva akan mengingat semua pesan ibu dan eva gak akan melupakan darimana eva berasal. '' jawab eva dan ibu langsung tersenyum senang.


''Perjalanan kamu baru di mulai eva, kamu harus bersungguh sungguh dan jangan sampai kesiangan kaya tadi pagi. '' ucap aris dan eva hanya cemberut mendengarnya.

__ADS_1


''Kamu udah di minta menyetorkan aset kamu sebelum memulai kerja, semua uang milik kamu kan harus di perlihatkan yah?? '' ucap aris.


''Udah kaka, eva udah melaporkan harta benda eva saat ini sebelum eva mulai dengan tugas baru eva. '' ucap eva dan aris mengangguk.


''Kak aris, langsung temenin eva ke bank yah, eva mau mencairkan cek loh dan waktunya hanya satu minggu, eva mau memasukan semuanya ke rekening eva, kan nanti gaji eva akan masuk ke rekening barunya eva, yang tadi di berikan pak kades. '' ucap eva.


''Emang ada berapa lembar cek nya?? '' tanya aris.


''Ada lima lembar cek semua atas nama eva dan kalau di uangkan rupiah satu cek berisi satu milyar kak uangnya, paling besar. '' jawab eva dan membuat aris kaget.


''Mau di uangkan atau di masukan rekening?? '' tanya aris.


''Mau di masukan rekening ajah, paling eva ngambil buat isi brangkas ajah dan gak banyak paling ambil lima ratus juta ajah. '' jawab eva dan kembali membuat aris kaget.


''Kamu jadi jutawan bahkan bilioner eva, kaka gak nyangka deh. '' ucap aris.


''Di london malah dokter itu kaya kaya kak, segini eva ma hanya peringkat lima mungkin kayanya. '' ucap eva.


''Kamu gak menyesal meninggalkan london dan kerjaan kamu disana yang sukses membuat kamu kaya raya dan sekarang disini penghasilannya kecil loh?? '' tanya aris.


''Gak kak, eva kan dari dulu pengen jadi dokter desa dan menjadi dokter utama desa, eva emang dokter spesialis bedah dan kandungan, tapi eva juga bisa dan mengerti menjadi dokter umum. '' jawab eva.


''Bagi eva, berkumpul dengaan keluarga yang paling eva inginkan, eva ingin menjaga ayah dan ibu di masa tua ayah dan ibu. '' ucap eva kembali dan membuat ayah dan ibunya menitikan air mata bahagia.


''Kamu emang anak ayah yang membanggakan, bakhan kedua kaka kamu juga sama membanggakan ayah, ayah dan ibu bangga karena bisa membuat kalian sukses dan di hargai orang banyak dan menjadi penting untuk orang banyak. '' ucap ayah.


Mobil sampai di kediaman rumah orang tua eva, eva langsung masuk dan mengejar keponakan tampannya dan mencium pipinya.


''Keponakan aunty yang sangat tampan. '' ucap eva saat memeluk rio dan mencium pipinya.


Hasna hanya geleng geleng kepala melihatnya.


.


.


.


.


.


..........

__ADS_1


__ADS_2