
Lima hari sudah eva berada di istanbul dan hari ini eva dan teman temannya bersiap untuk pulang menuju london, selama di istanbul eva dan teman temannya berwisata yang cukup terkenal di turki.
''Kembali ke london dan bertugas kembali di rumah sakit deh. '' ucap eva saat menapakkan kakinya di bandara di london.
''Kan emang kamu seorang dokter spesialis, jalani saja lah eva. '' ucap temannya dan eva eva hanya mengangguk.
''Aku pengen pulang ke desa secepatnya, kangen kumpul keluarga soalnya. '' ucap eva dan temannya hanya memberikan eva semangat dengan mengelus lengan eva.
''Aku duluan yah, supir udah menjemput soalnya. '' ucap eva pamit dan masuk kedalam mobilnya.
Sepuluh menit kemudian eva sampai di rumahnya dan langsung masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat.
Tak berselang lama eva terlelap dalam tidurnya dan terbangun saat hari sudah gelap dan menandakan sudah malam.
Eva menuju kamar mandi dan segera menyegarkan tubuhnya.
''Besok kebagian tugas pagi deh, pasti sangat sibuk dan gak boleh lengah. '' ucap eva saat melihat notifikasi jadwal kerjanya di rumah sakit.
Eva termasuk dokter spesialis yang bisa di andalkan, makanya eva menjadi dokter utama di rumah sakit dan tidak tergantikan, upah yang eva dapat pun sangat fantastik dan melebihi dokter pada umumnya.
Eva saat ini memiliki jadwal yang padat praktek di rumah sakit, bukan hanya spesialis bedah dan kandungan sajah, namun eva bisa bertugas menjadi dokter umum dan bisa memeriksa semua nya.
Eva mulai melonggarkan kontrak kerja dengan rumah sakitnya saat ini, karena eva sudah ingin pulang ke tanah air, cukup bagi eva hampir delapan tahun menetap di negri orang dan sudah saatnya eva kembali ke desa.
Satu tahun kemudian.....
Eva saat ini sedang di bagian administrasi rumah sakit untuk menonaktifkan kontrak kerjanya dan akan kembali ke tanah air.
''Kamu yakin dokter eva tidak akan memperpanjang kontrak dan akan menonaktifkannya?? '' tanya direktur rumah sakit langsung pada eva.
''Saya sangat yakin tuan, sudah saatnya saya kembali ke negara saya dan saya juga kan sudah enam tahun mengabdi di rumah sakit ini, saya sangat senang sekali karena di terima dan di tempatkan pada posisi yang sangat baik di rumah sakit ini. '' jawab eva.
''Baiklah, nona eva diandra dengan sangat terpaksa kami menyetujuinya, tapi kalau suatu saat dokter eva diandra ingin kembali bekerja di rumah sakit ini, kami selalu membuka lebar pintu rumah sakit ini untuk anda, pihak rumah sakit sudah mentransfer pembayaran anda dan bonus nya juga, beserta pesangon selama enam tahun anda mengabdi di rumah sakit ini, saya mewakili seluruh direksi mengucapkan terimakasih untuk pengabdian anda selama ini, semoga anda sukses di negara anda dokter, doa terbaik dari saya untuk anda. '' ucap dirut rumah sakit dan eva sangat berterima kasih.
Eva menandatangani penonaktipan kontrak kerjanya dan menerima cek sebanyak lima cek yang akan di cairkan di tanah air nantinya.
Eva berpamitan pada semuanya dan berpamitan pada pasien yang eva tangani.
''Aku akan selalu mengingat semuanya, sebenarnya berat meninggalkan negara ini, tapi harus bagaimana lagi, sudah saatnya aku pulang dan berkumpul dengan keluargaku. '' ucap eva saat menatap rumah sakit megah yang saat ini eva tinggalkan dan selama enam tahun ini menjadi tempat eva mengabdi.
Rumah mewah eva saat ini di titipkan pada pihak asuransi untuk di rawat dan di sewakan pada orang lain, eva tidak menjualnya karena eva memiliki keyakinan, suatu saat nanti akan kembali ke negara ini.
__ADS_1
seluruh pekerja sudah eva berhentikan dan eva memberikan pesangon pada semuanya.
Eva sudah mempacking seluruh pakaiannya dan seluruh pakaian dan barang berharga eva sudah terbang terlebih dahulu ke tanah air melalui pesawat pengangkut barang dan eva hanya membawa tas selempang dan koper kecil nya.
''Besok berangkat pagi dan tiba di tanah air berarti pagi pagi kayanya. '' ucap eva saat mendapatkan tiketnya.
Setelah eva menyelesaikan semua administrasi untuk barang barang yang di angkutnya, eva memesan tiket pesawat dan memutuskan untuk menginap di hotel dekat dengan bandara.
Barang barang milik eva akan tiba lebih awal di rumah eva di desa sedangkan eva besoknya baru tiba.
Eva sengaja tidak memberitahukan kepulangannya pada seluruh keluarganya, karena keluarga eva sedang sibuk dengan kelahiran anak kedua kakanya.
Eva terlelap setelah membersihkan tubuhnya dan sebelumnya memasang alarm waktu agar tidak terlambat ke bandara.
Pagi hari menjelang.....
Di london sedang musim salju dan membuat eva memakai mantel tebalnya dan akan di lepas saat di dalam pesawat.
''Ini musim salju terahir yang aku alami di negara ini, terimakasih untuk semua nya, terimakasih london, suatu saat aku akan datang kemari untuk berlibur dengan orang yang aku cintai, daah london. '' ucap eva saat memasuki area pengecekan sebelum masuk kedalam pesawat.
Sebelumnya eva telah berpamitan dengan teman teman dan semuanya, eva juga berpamitan dengan orang tua angkatnya dan berpamitan dengan dokter ronald.
eva membuka mantelnya dan menyimpannya kedalam koper, eva sengaja mengosongkan kopernya, karena di dalam koper hanya ada peralatan medis untuk prakteknya dan alat alat kecantikan eva.
selama dalam perjalanan eva tertidur karena eva sengaja meminum obat tidurnya.
Beberapa jam kemudian.....
pesawat eva berhasil mendarat di bandara dan eva langsung mengecek barang barangnya sebelum turun dari pesawat.
''Aku berangkat pagi dari london dan sampai ke tanah air malah jadi pagi dan bukan malam. '' ucap eva saat keluar dari pesawat dan segera menuju pintu keluar bandara.
Eva sedang membuka handphone nya dan begitu banyak pesan ucapan selamat tinggal dan suksea dari teman temannya.
''Aku pasti bakalan kangen kalian teman teman, terimakasih untuk kebaikan kalian selama ini. '' ucap.eva dan langsung memasukan handphone nya kedalam tasnya.
Eva keluar dari bandara dan langsung memesan taksi menuju desa.
Supir taksi membantu memasukan barang barang eva ke bagasi dan eva langsung masuk kedalam taksi dan duduk manis.
__ADS_1
''Gak apa apa kan pak, di antar langsung ke depan rumah saya di desa?? '' tanya eva dan supir taksi mengangguk tanda setuju.
Sepanjang perjalanan eva hanya memperhatikan jalanan yang begitu berubah setelah di tinggal tiga tahun lalu.
''Aku seperti bang toyib, gak pulang pulang. '' ucap eva sambil tersenyum dan membuka pesan di handphone nya.
''Berarti keluarga semua sedang di rumah kak hasna dong, pulang ajah lah, males kalau harus berinteraksi dengan semua orang. '' ucap eva saat hasna menanyakan kapan eva kembali karena barang barang eva telah tiba di rumah ibunya terlebih dahulu, namun eva tidak menjawabnya dan malah mengacuhkan pesan dari kaka nya.
Satu jam kemudian taksi sampai di depan pekarangan rumah eva dan eva tersenyum saat melihat pintu rumahnya terbuka dan ayahnya eva keluar rumah, eva membayar tagihan taksinya setelah supir mengeluarkan koper milik eva.
''Ayaaaah......'' teriak eva sambil berlari dan memeluk ayahnya dengan erat.
''Anak gadis ayah pulang juga, pantesan ayah gak mau ikut ke rumah kaka kamu dan memilih diam di rumah, ternyata kamu pulang eva. '' ucap ayah dan eva mengangguk.
''Iya ayah eva pulang dan eva gak akan berangkat ke london lagi, semua pendidikan eva telah selesai dan eva sudah menetap di desa. '' jawab eva dan membuat ayah nya menangis dan bangga pada eva.
''Ibu ke rumah ka hasna dengan siapa ayah?? '' tanya eva saat duduk di sofa.
''Tadi di jemput suami kaka kamu pagi pagi sekali, ayah di ajak tapi ayah menolak.dan sedikit malas, ternyata anak gadis ayah kembali, kemarin barang barang kamu lihat sebanyak itu sampai disini tapi kamunya belum sampai dan gak ngabarin kapan tiba. '' jawab ayah eva dan eva hanya tersenyum.
''Ayah mau ke rumah kak hasna dan menyusul ibu?? '' tanya eva.
''Gak deh, ayah mau nemenin kamu ajah di rumah, lagian nanti ibu pulang barengan aris. '' jawab ayah.
''Oh iya, eva gak ngabarin kaka aris, kak hasna dan ibu kalau eva tiba di desa. '' ucap eva.
''Udah gak apa apa, nanti juga ibu kamu dan aris pulang sore ini, aris kan menetap di polsek di desa ini eva jadi gak jauh untuk pulang. '' ucap ayah.
''Ayah, kak aris belum mau menikah emangnya?? '' tanya eva.
''Ayah juga gak tau eva, aris bilang mau menikahkan kamu dulu, baru deh dia akan menikah. '' jawab ayah.
''Ngaco deh kak aris, eva kan baru selesai pendidikan dan gak tertarik dahulu untuk pernikahan. '' ucap eva.
Eva langsung pamit istirahat pada ayahnya dan eva langsung tertidur di ranjangnya.
.
.
.
__ADS_1
.
..................