Desaku Rumahku Dan Kehidupanku

Desaku Rumahku Dan Kehidupanku
D R D K 52


__ADS_3

Setelah selesai acara semalam, pagi ini di sibukkan dengan makan pagi dan eva sudah menghubungi orang kepercayaannya untuk mengurus rumah setelah di tinggalkan oleh eva.


Setelah sarapan semua nya berangkat menuju bandara, ada sedikit tak rela eva meninggalkan kota ini, keadaan ronald yang masih belum pulih, namun eva harus segera pulang karena senin harus kembali dinas di balai desa.


''Andai aku bebas dan gak terikat dengan desa, mungkin menunggu kak ronald sembuh total baru pulang, semoga kamu segera pulih kak dan segera beraktivitas kembali, eva pamit pulang, suatu saat eva akan datang lagi untuk bertemu kaka dan mommy. '' ucap eva saat masuk kedalam bus.


Eva duduk di samping sakti dan sakti tersenyum menatapnya.


''Udah jangan sedih, nanti kita akan bulan madu kesini yah setelah menikah, abang akan buatkan jadwalnya nanti. '' ucap sakti dan eva hanya mengangguk.


Sepuluh menit kemudian bus sampai di bandara keberangkatan, sakti sekarang yang mengurus semua pembayaran, eva langsung ikut duduk dengan keluarga lainnya, aris dan suaminya hasna sedang mengurus surat suratnya, jet pribadi milik keluarga sakti sudah siap tinggal menunggu pemeriksaan.


Hanya lima menit semua selesai, karena ada nama eva diandra dan semua di mudahkan oleh petugas, semua menuju pesawat dan segera duduk bersiap karena pesawat akan lepas landas menuju tanah air.



''Daah london, negara penuh kenangan, semoga aku bisa menapakan kembali di negara ini dengan laki laki yang mencintaiku dan menjadi jodohku kelak. '' ucap eva.


Selama dalam pesawat, semua sibuk dengan urusan masing masing dan eva hanya sibuk menatap keluar pesawat, sakti hanya bisa memperhatikan dan enggan untuk mengganggu hayalan eva.


''Kamu kenapa sayang?? melamun terus dari tadi loh, apa ada yang kamu sembunyikan dari abang?? '' tanya sakti.


''Eva hanya sedih ajah abang, harus meninggalkan negara dan kota sejuta kenangan, negara yang memberikan ilmu pendidikan dan eva menjalaninya bahkan sampai sekarang eva masih ingat pesan dosen pembimbing eva dan dia yakin eva sukses. '' jawab eva dengan mata yang berkaca kaca.


''Kamu jangan terlalu memikirkan semua itu, jadikanlah kenangan yang akan kamu simpan di memori hidup kamu, agar kelak kamu ada bahan pembicaraan pada calon anak kita nanti nya, coba gimana pesan dosen pembimbing kamu, abang pengen dengar. '' ucap sakti dan eva tersenyum.


''JADILAH SESEORANG YANG KUAT, SESEORANG YANG MEMILIKI SEMANGAT BARU DAN BERDOA, AGAR SETIAP LANGKAHMU DI JAGA KEPADA KEBENARAN, SEMOGA APA YANG KAMU INGINKAN LEKAS TERCAPAI, BAIK ITU CITA CITA ATAU KESUKSESANMU. ''


''Kata kata itu masih tersimpan di memori eva dan dosen pembimbing eva sangat yakin, kalau eva akan sukses dan akan menggapai cita cita yang eva inginkan, itu kata kata terahirnya bang sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya, karena penyakit yang di deritanya dan eva bertemu dengan dokter ronald dan dia adalah dosen pembimbing eva, dia baik dan eva sampai di kenalkan dengan keluarganya, mommy nya juga sangat sayang ke eva dan menjadikan eva bagian keluarga mereka, eva hidup di negara orang tuh dua tahun merasakan sakit dan susahnya berdiri sendiri, sampai eva bekerja menjadi perawat di rumah sakit dan eva sukses menjadi dokter tetap juga. '' ucap eva.

__ADS_1


''Abang bangga ke kamu, kamu memang wanita berkualitas, mamah gak salah menginginkan kamu menjadi menantunya, kamu tahu sayang, mamah adalah fsikolog dan dia bisa membaca seseorang dari raut wajahnya. '' ucap sakti.


''Benarkah abang, kenapa mamah gak membuka jasa fsikologis bang, itu sangat membantu orang loh, dulu eva pernah di tangani fsikolog karena eva selalu di hantui ucapan ucapan yang berasal dari alam bawah sadar eva, setelah konsultasi dan di beri arahan, eva bisa melalui semua dan sampai sekarang semua sudah aman dan gak pernah kambuh lagi. '' ucap eva.


''Mamah lebih memilih menjadi ibu rumah tangga sayang, setelah kehilangan anaknya dia lebih memilih diam dan enggan untuk masuk ke dunia fsikolog lagi. '' ucap sakti dan membuat eva mengerutkan dahinya.


''Maksud abang kehilangan anak apa?? '' tanya eva.


''Abang punya adik dan dia meninggal karena kecelakaan saat masih balita, seorang adik perempuan cantik banhet, namanya denisa putri pramuja, makanya mamah sangat sayang sama kamu eva, mamah mengingatkan kamu dengan mendiang anaknya. '' jawab sakti dan eva mengangguk.


''Semoga aku gak mengecewakan mamah dan akan berusaha adil memberikan kasih sayang anak untuk kedua ibuku bang. '' ucap eva dan sakti langsung tersenyum.


Semua keluarga tertidur dan hanya eva juga sakti yang membuka matanya, sakti terus menggenggam tangan eva seakan eva akan pergi jauh.


Setelah berjam jam mengudara, pesawat mendarat dengan selamat di bandara, semua keluarga langsung keluar dari pesawat dan menuju mobil yang sudah disiapkan untuk menjemput, keluarga eva langsung pulang menuju desa, sedangkan eva akan menginap di rumah sakti, karena malam ini ada acara penting di perusahaan dan eva akan di hadirkan dan di kenalkan sebagai menantu keluarga sakti, ayah dan ibu mengijinkan eva dan membuat sakti senang dan berterima kasih pada orang tua eva.


''Gak mamah, selama di pesawat cuma tidur ajah, emangnya kenapa mamah?? '' jawab eva.


''Mamah mau bawa kamu ke butik dan kita akan memilih gaun untuk acara nanti malam, kamu mau gak?? '' ucap mamahnya sakti.


''Ayo mamah, eva mau ke butik untuk mencari gaun, semua gaun eva gak di bawa dan ada di london. '' ucap eva dan mamah nya sakti langsung senang.


Mamah sakti langsung membawa eva ke butik miliknya untuk mencari gaun, sakti dan papah nya langsung meninjau persiapan pesta pengangkatan sakti menjadi presdir dan sekaligus mengumumkan pertunangan sakti dan pengumuman tanggal pernikahan sakti.


Keluarga eva tidak ikut dalam acara karena ayahnya eva ingin istirahat karena tidak terbiasa menaiki pesawat dan dengan terpaksa menolak undangan keluarga sakti.


Eva sampai di butik dengan mamahnya sakti dan disana tidak sengaja bertemu dengan ibunya raka.


Eva langsung memilih gaunnya dan membiarkan mamahnya sakti mengobrol dengan ibunya raka.

__ADS_1


''Nanti malam acaranya yah mba mega?? '' tanya ibunya raka.


''Benar sekali linda, kamu jangan lupa hadir dan ajak sekalian keluarga kamu, biar kamu kenal dengan putra saya juga dan akan ada pengumuman penting juga nanti disana. '' jawab mamahnya sakti.


''Pasti saya akan hadir dan mba jangan khawatir saya suami dan kedua anak saya akan hadir. '' ucap ibu nya raka dan mamahnya sakti hanya mengangguk.


Ibunya raka pamit karena sudah selesai memilih gaun dan mamahnya sakti langsung menghampiri eva yang sedang memilih gaun untuknya.


''Ayo sayang, gaunnya bukan disini tapi di lantai dua dan nanti di coba yah. '' ucap mamahnya sakti dan eva mengiyakannya.


Eva menatap gaun yang indah dan serasi dengan jas yang akan di kenakan sakti.


''Gaunnya bagus banget mamah, simple tapi elegan banget deh. '' ucap eva.


''Ayo coba, pas gak di tubuh kamu. '' ucap mamah nya sakti dan eva langsung mencobanya.


Eva keluar dari ruang ganti dengan memakai gaunnya dan terlihat sangat pas dan sangat bagus di kenakan oleh eva.


Mamahnya sakti langsung meminta untuk di packing dan di kirimkan ke hotel tempat acara akan berlangsung dan nanti eva akan di make over juga di sana.


''Sekarang kita ke hotel dan sekalian istirahat yah sayang, lumayan ada waktu lima jam untuk istirahat. '' ucap mamahnya sakti.


''Oke mamah, lagian eva pengen meluruskan tubuh eva, pegal banget pinggangnya. '' jawab eva dan membuat mamahnya sakti tersenyum.


.


.


.............

__ADS_1


__ADS_2