Di Antara Ketiga Nya

Di Antara Ketiga Nya
Adik Renal.....?


__ADS_3

Cahaya dan Davin kini berjalan ke kelas , semua manik mata menatap mereka , mereka histeris melihat Davin yang tampan itu . Cahaya yang sudah sampai ke kelas nya memberhentikan langkah nya , ia melirik ke arah Davin .


"Aku sudah sampai di kelas Ku ? Kau juga masuk sana ke kelas Mu" ucap Cahaya , karena Cahaya tau Davin pasti duduk di kelas XII, ia dan Davin berbeda usia satu tahun .


"Baik lah pinguin Ku , " Namun ketika Davin ingin pergi langkah nya terhenti ketika mendengar seorang wanita yang membicarakan nya .


"Wah wah siapa pria tampan itu Aya ?" Tanya Syellin kepada Cahaya , tadi Syellin sudah duduk di meja namun pandangan nya melihat Cahaya dengan seorang lelaki tampan sedang berbicara dengan sigap ia langsung berlari menghampiri nya .


"Ha ia Syel ini Davin sahabat Gue , Davin ini Syellin sahabat Aku " Cahaya mencoba memperkenalkan Davin kepada Syellin .


"Hai Coker Gue Syellin sahabat nya Aya juga ," sapa Syellin membuat Davin mengeryitkan sebelah alis nya .


" Nama dia Davin Syel ,


bukan Coker " ucap Cahaya .


"Is apa sih Lo , Lola banget Coker itu sebutan Cowok Keren ,"


"Ohhh"


"Ya udah pinguin Ku , Aku pergi ke kelas Ku dulu ya , nanti kita sambung lagi , belajar yang rajin jadi anak yang baik ya " ujar Davin sambil mengelus kepala Cahaya , membuat mata Syellin melotot .


"Gue gak salah lihat ini" ucap Syellin , Davin pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua .


"Aya siapa cowok itu nampak nya Lo dekat banget sama dia ?" Tanya Syellin kepo .


"Kan Gue tadi udah bilang dia itu sahabat Gue , dulu dia pindah di luar negeri tapi entah kenapa sekarang dia pulang Gue juga gak tau Syel" ujar Cahaya kepada Syellin , kemudian mereka pun masuk dan duduk di meja mereka .


Melihat Cahaya yang duduk Rayyanza dan Denis berjalan menuju mereka berdua ,


"Hai tuan Puteri Rapunzel apa kabar ?" Sapa Rayyanza .


"What ? Lo lagi sakit ya ?" Tanya Cahaya .


"Ck anak baru pandai banget nge gombal , pakai Rapunzel segala , emang nya di negeri dongeng apa" Sungut Syellin .


"Ya emang kan mirip


kayak Rapunzel " Sahut Rayyanza .


Mereka semua tertawa mendengar perkataan Rayyanza ,


"Denis Lo bawa tu temen Lo ke UKS mungkin dia lagi sakit " ucap Cahaya sambil menahan tawanya .

__ADS_1


"Enak aja Gue sakit , Gue sehat kali Rapunzel " Ucap nya lagi .


"Udah deh Gue gak mau denger lagi Lo sebut sebut nama Gue dengan sebutan Rapunzel , geli Gue" Ucap Cahaya , membuat Rayyanza kesal dan dia pergi meninggalkan Cahaya .


"Ck kenapa tu anak tiba tiba pergi" Ucap Cahaya .


"Ngambek tu Aya " ucap Denis .


"Sono Lo bujuk anak orang ngambek nanti Papa nya datang ke sekolah lagi habis Lo " ujar Syellin , mau tidak mau Cahaya menghampiri Rayyanza , ia melihat Rayyanza sedang duduk termenung di depan kelas .


"Lo ngambek ,?" Tanya Cahaya .


Rayyanza tidak menjawab tapi ia hanya menggeleng kan kepala nya saja .


"Ck kayak anak kecil aja si Lo "


"Gue gak ngambek Aya , " ucap nya ketus .


"Ya udah deh kalau Lo marah Gue ledekin tadi Gue minta maaf ya Ray" Rayyanza melirik ke arah Cahaya ,Cahaya mengedipkan sebelah mata indah nya membuat Rayyanza menyunggingkan senyuman nya .


"Mana tahan Gue Aya marah lama lama sama Lo , kalau Lo buat Gue kayak gini , bisa bisa jantung Gue copot " batinnya di dalam hati .


"Ya udah deh ayo masuk kita gabung sama yang lain oke " ajak Aya kepada Rayyanza .


"Eh udah gak ngambek lagi Lo pangeran nya Rapunzel " ledek Syellin , Rayyanza hanya tersenyum mendengar ledekan itu. Sementara yang lain nya tertawa .


"Eh Lo lihat Renal gak ? Tumben banget Dia hari gini belum masuk?"Tanya Geri bingung ,


"Iya deh biasa nya udah masuk ," Tambah Denis .


" Lo tau Ray dimana kakak Lo ?" Tanya Cahaya , semua teman nya terkejut ketika mendengar Cahaya menyebut kan Kakak .


"What Kakak?" Pekik Syellin .


"Apa kuping Guru gak salah denger tuh " tambah Geri .


"Mangkak nya Lo punya kuping kayak gajah biar kalau orang ngomong denger" timpal Denis .


"Udah udah guys , Ray ini adik nya Renal " ucap Cahaya menghentikan perdebatan teman nya.


"Kok bisa , Lo adik tiri ya Ray?" Tanya Syellin kepo.


"Gak kok Gue beneran adik kandung Kak Renal , Gue terpisah udah lama banget sampe Gue jumpa sama papa dan Kak Renal kembali , cerita nya panjang deh " ujar Ray panjang kali lebar . Membuat semua teman nya ber OHH.

__ADS_1


"Pantesan waktu pertama Lo masuk , Renal belain Lo ya " ucap Denis mengingat kemarin Renal membela Ray ketika semua nya mentertawakan nya .


"Iya , eh padahal Kak Renal tadi bareng Gue kok ,dimana ya Dia sekarang?" Ray bingung karena Kakak nya tadi pergi nya bersama nya namun kata nya Kakak nya ada urusan jadi Ray memutuskan pergi ke kelas dulu .


Sementara mereka masih menerka nerka dimana Renal, rupa nya Dia sedang di kantin sekolah bersama dengan seorang lelaki .


"Jadi om itu om nya Aya ?" Tanya Renal , ya yang mengajak nya berbicara itu paman nya Cahaya , sebelum Renal menuju ke kelas nya tangan nya di cekal oleh seseorang , dan mengajak nya berbicara , Orang itu tau Dia sangat mencintai keponakan nya itu karena tau dari pandangan nya ketika Cahaya sedang berdekatan dengan Davin. Setelah itu Renal mengajak paman nya Cahaya berbicara di kantin sekolah.


"Iya , siapa nama mu?" Tanya paman Cahaya .


"Nama Ku Renal om"


"Wah wah , seperti nya kau sangat tertarik kepada keponakan Ku itu ?"


"Emmmmm iya om .. Apa om marah?"


"Untuk apa Aku marah ? Aku senang memiliki keponakan tampan seperti Mu"


"Oya om , setau Renal , Aya gak pernah bilang punya om , Dia juga hidup bersama dengan


para pelayan "


"Iya karena Om sangat sibuk , om juga tinggal di luar negeri , jadi jarang sekali om mengunjungi nya " ucap nya berbohong .


"Kalau gitu Renal masuk dulu ya om, kayak nya udah telat deh" pamit Renal .


"Baiklah , lain kali kita bertemu lagi" Renal hanya mengangguk dan langsung berjalan menuju ke kelas nya.


"Bagus, Aku bisa memanfaatkan anak itu untuk memutuskan hubungan Mu Davin , Aku tidak ingin Kau melindungi anak itu " Batin nya sambil tersenyum jahat ...


Sementara di luar ruangan kelas Davin sedang menerima panggilan ..


"Gimana Vin , apa Kau sudah bertemu dengan gadis manis Mama?" Tanya Mama Davin di seberang telpon .


"Sudah Ma ,bahkan Dia lebih cantik sewaktu kecil " balas Davin .


"Sudah Mama duga , Mama sangat merindukan nya ,nanti Kau ajak ya dia ke rumah kita "


"Sip Ma"


"Davin ingat tujuan Mu , Kau harus menjaga nya , jangan sampai lalai sedikit pun "


"Davin tau Ma , ya sudah Davin mau masuk dulu ya ?" Davin lalu mematikan sambungan ponsel nya , ia segera masuk ke ruangan kelas nya ...

__ADS_1


__ADS_2