
...Jam pelajaran berakhir semua para murid di perbolehkan untuk pulang , tapi Rayyanza masih duduk termenung di kantin ia belum mau beranjak dari tempat duduk nya yang nyaman . Namun ketika ia sedang asik termenung teman teman nya datang menghampiri mengejutkan nya ....
"Woi Lo ngapain sih Ray ?" Tanya Geri yang datang tiba tiba .
"Iya ni kenapa Lo Ray , gak kesambet kan?" Tambah Denis .
"Apaan sih Lo pada kepo kali " sahut Rayyanza sewot .
"Bukan kepo Lo gak tau apa ini udah waktu nya pulang Rayyanza Laksmana " ucap Denis .
"Ha ? Udah pulang kok Lo pada gak kasih tau gue sih " Celetuk Rayyanza . Mereka berdua menepuk jidat nya .
"Ampun dah , Lo si sibuk melamun mulu , " ucap Geri .
"Udah ah yok balik udah capek Gue gara gara Lo ni " ucap Rayyanza sambil menunjuk ke Denis .
"Ya maaf deh gue ngaku salah sama kalian. " ucap Denis .
"Ah gue masih sebel sama Lo Den " ucap Rayyanza,
"Maaf kan Gue Ray " ucap Denis sambil mengapit kedua telapak tangan nya .
"Yaya , ya udah ayo kita pulang" Ajak Rayyanza sambil berjalan meninggalkan kedua teman nya itu.
"Lah lah tadi kita yang datengin ini malah dia yang tinggalin kita " ucap Geri kesal .
"Ray tunggu ?" Panggil Denis .
...Di tempat lain Cahaya di antar Davin pulang ke rumah nya . Di dalam mobil mereka masih tampak bercanda , membahas hal hal yang lucu, tidak terasa mobil sudah sampai di depan rumah Cahaya ....
Cahaya ingin keluar dari dalam mobil namun tangan nya di cekal oleh Davin .
"Kalau senyum gitu tambah cantik " gombal Davin,
"Apaan si Vin , gombal melulu " ucap Cahaya sambil tersenyum malu .
"Emang cantik pinguin Ku , Oya gimana kalau nanti malam kita pergi ke taman bermain , ?" Ajak Davin .
__ADS_1
"Emmmmm bukan nya kamu mengajak ku besok ?"
"Iya sih , tapi kalau malam ini seru Aya, di sana sangat ramai "
"Emmmm baik lah " akhirnya Cahya mau dengan ajakan Davin , Davin tersenyum menatap Cahaya, Cahaya lalu keluar dari dalam mobil Davin .
"Baik lah , Aku akan menjemput Mu jam 8 ya , jangan lupa dandan yang cantik pinguin Ku " ucap Davin sambil melajukan mobil nya meninggal kan rumah Cahaya .
"oh Davin bisa bisa Aku mati karena jantung ku ini nyaris tidak berdetak saat bersama mu , oh Rasa yang tidak pernah berubah " batin Cahaya di dalam hati nya .
...Sementara di tempat lain Renal dan Rayyanza juga sampai di rumah, mereka langsung memasuki rumah mewah milik Tuan Reza itu . Langkah Rayyanza terhenti ketika Renal memanggil nya ....
"Ray?" Panggil Renal dengan suara datar nya .
"Iya kak ?" Sahut Renal menoleh Renal yang tepat nya berada di belakang nya .
"Nanti malam kita pergi ke luar yok , nanti Kakak akan mengajak teman teman kita yang lainnya juga " ucap Renal .
"Emmmmm boleh kak ,aku sangat tidak sabar , kalau begitu aku akan bersiap siap, " ucap Rayyanza senang dengan ajakan sang Kakak nya ,Renal membalas senyuman ke arah Rayyanza . Renal segera masuk ke dalam kamar nya ,Renal pun mengambil ponsel milik nya mengirim pesan ke semua teman nya kecuali Cahaya , ia berniat akan menjemput nya dan memberikan surprise kepada wanita pujaan nya itu .
[Nanti malam jam 8 kita pergi ke taman bermain] ucap Renal di dalam Chat nya yang langsung ia kirim kan ke Syellin, Geri dan jua Denis ..Tidak berselang lama teman teman nya membalas .
[Wah liburan kita malam ini , sudah lama sekali kita tidak jalan jalan bareng ] Balas Denis yang tidak kalah senang nya .
[oke bos ] Balas Geri .
*Sementara di tempat lain , kini Cahaya sudah bersiap siap untuk pergi bersama Davin , jam menunjukkan pukul 07.45 , siapa di sangka Davin sudah sampai di rumah Cahaya lebih cepat dengan janji yang dia ucap kan tadi . Cahaya langsung menghampiri Davin di mobil nya , Davin yang sedang berdiri di samping pintu mobil , Cahaya menatap Davin dengan tatapan yang tidak dapat di artikan .
"Tampan " gumam nya , namun tampak nya Davin mendengar nya .
"Aku tampan?" Tanya Davin sambil menaik kan sebelah alis nya .
"Apa sih Gr banget " ucap Cahaya malu .
"Tapi tadi aku mendengar nya , jelas jelas kau memuji Ku , lihat lah Wajah mu yang merah seperti tomat tampak sangat menggemaskan " goda Davin , membuat Cahaya memalingkan wajahnya
"Aaaa ayo masuk Davin " ucap Cahaya gugup , ia sangat malu karena Davin mengucap kan hal tersebut .
__ADS_1
"Ahh Aku tidak menyangka dia akan mendengar nya " Batin Cahaya salah tingkah .
"Baik lah , ayo masuk pinguin Ku " ucap Davin sambil membuka kan pintu mobil nya . Dengan wajah yang sudah seperti tomat itu Cahaya masuk ke dalam mobil Davin , tanpa menunggu waktu lagi Davin berlari menuju pintu yang satu nya lagi ia langsung masuk dan melajukan mobi nya dengan kecepatan sedang .
Sementara di tempat lain Kini Renal dan Rayyanza sudah berada di dalam mobil mereka melajukan mobil nya menuju ke rumah Cahaya terlebih dahulu .
"Rumah Aya ?" Tanya Rayyanza .
"Emmmm iya , tidak apa apa kan ?" Tanya Renal . Rayyanza menggeleng kan kepala nya .
"Tidak Kak " ucap nya dengan suara gemetar , sebenarnya dia sangat sesak , ia pasti akan melihat kakak nya bersama dengan wanita yang di cintai nya .
"Ah aku bisa apa , aku bukan siapa siapa nya Aya " batin nya di dalam hati ,
Tidak lama mobil Renal sudah sampai di rumah Cahaya ia langsung turun dari dalam mobil dan ingin masuk ke dalam rumah Cahaya .
Tok tok tok tok
Suara pintu di ketuk membuat para pelayan saling pandang , Mbok Nem langsung berlari membuka pintu .
"Den Renal " panggil Mbok Nem ketika melihat Renal yang berada di depan pintu .
"Mbok Nem ,Aya nya ada ?" Tanya Renal .
"Maaf den ,Nona tidak ada , tadi Nona sudah pergi " ucap Mbok Nem . Mendengar ucapan dari Mbok Nem ,Renal menaikkan sebelah alisnya .
"Dengan siapa ?" Tanya Renal lagi .
"Dengan den Davin " ucap Mbok Nem , mendengar perkataan Mbok Nem Renal tampak sangat marah ia mencoba mengendalikan amarah nya .
"Kemana ?" Tanya Renal .
"Tadi sih setau Mbok ,Nona bilang dia mau pergi ke taman bermain " ucap Mbok Nem , tanpa basa basi lagi Renal langsung berlari menuju mobil nya , melihat tingkah Renal mbok Nem hanya menggeleng kan kepala nya ,
"Dasar anak muda jaman sekarang , tingkah nya semakin lama semakin aneh " ucap Mbok Nem sambil menatap Renal .
Sedang kan Renal bergegas masuk ke dalam mobilnya ,ia melajukan kecepatan mobil nya dengan kecepatan tinggi , Rayyanza terkejut melihat tingkah kakak nya apa lagi ia melihat Cahaya tidak bersama kakak nya , niat nya ingin bertanya namun Rayyanza urung kan karena melihat wajah kakak nya yang kelihatan sangat emosi .
__ADS_1
"Ada apa ini , mengapa Kakak sangat marah sekali , apa ,ABG sedang terjadi " batin nya di dalam hati* .