
Semua murid masuk kedalam kelas nya untuk melanjutkan pelajaran . Mereka belajar dengan khidmat tanpa terdengar suara kegaduhan apapun , mereka sangat santai .
Bel berbunyi pelajaran pun berakhir , Guru kembali ke ruangan nya semua murid berlarian pulang , Syellin dan juga Cahaya bergandengan bersama keluar sekolah , menunggu jemputan supir , karena mereka sudah berjanji akan shopping dulu untuk pesta nanti malam sebelum pulang ke rumah . Tiba tiba ada sebuah mobil sport mewah yang berhenti di depan mereka. Orang itu membuka pintu mobilnya dan keluar .
"Davin. ?" Ucap mereka serentak .
"Ayo pulang , biar Aku antar " Ajak Davin .
"Gak usah deh Vin , Aku sama Syellin mau ke mall dulu " ucap Cahaya .
"Gak apa apa deh, Aku antar kalian ke mall" ucap Davin .
"Wah yuk Aya , kapan lagi coba kita di antar sama Coker " sahut Syellin .
"Is apa sih Lo , Gak deh Vin , nanti kamu sibuk , udah duluan aja sebentar lagi supir nya juga datang kok" ucap Cahaya yang tidak ingin merepotkan Davin .
"Apa sih Cahaya , Gue mau ya Vin " ucap Syellin . Yang masuk di pintu belakang penumpang.
"Iya udah masuk aja ,Ayo pinguin Ku , masak mau nolak , " Davin membuka pintu depan nya mempersilahkan Cahaya masuk kedalam mobilnya .
"Makasih " ucap nya sambil tersenyum malu .
Davin pun langsung masuk dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang . Mereka pun tampak terdiam sesaat , sampai Davin membuka keheningan itu .
"Mau mencari apa ke mall ?" Tanya Davin sambil melirik ke arah Cahaya .
"Kita mau beli Dress kak " bukan nya Cahaya yang menjawab tapi Syellin.
"Oya , untuk ...? Ada acara kalian?"
"acara pesta ulang tahun teman sekelas kami kak " Jawab nya lagi .
"Aya, padahal Mama tadi nelpon loh
pengen banget ketemu sama Kamu , bisakah setelah ke mall kita menemuinya ." Tanya Davin .
"Iya bisa ,Aku juga sangat merindukan nya " ucap Cahaya karena sudah lama sekali ia merindukan keluarga Davin , keluarga yang sangat baik kepada nya ,
"Ehmm Gue jadi nyamuk ni cerita nya ?" Ledek Syellin .
"Gak lah Syell , oiya Lo mau ikut juga ke rumah Davin ?" Tanya Cahaya .
"Gak deh Aya , habis ini Gue langsung pulang aja ya , karena ada urusan " ucap Syellin , sebenarnya dia tidak ada urusan tapi dia tidak mau mengganggu Cahaya dan Davin .
"Oke deh " ucap Cahaya.
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu yang lama mobil yang mereka kendarai pun sudah sampai di sebuah mall , mereka pun turun dan memasuki kawasan mall itu ,mencari toko dress ,dan akhirnya mereka mendapatkan nya , berbagai macam model dress yang sangat cantik dan tampak elegan itu bergantungan di sana .
"Aya Gue mau ke toilet dulu ya nanti Gue nyusul Lo sama kak Davin masuk duluan aja ya " ucap Syellin .
"Oke Syel , gak mau Gue
anter Syell? " Tanya Cahaya .
"Gak usah deh By " ucap Syellin sambil berjalan menuju ke toilet , sementara Davin dan Cahaya langsung masuk ke dalam toko dress tersebut .
"Ada yang bisa saya bantu Nona ?" Sapa seorang wanita pemilik toko itu .
"Iya Mbak Saya mau mencari dress yang seukuran dengan saya , " ucap Cahaya .
"Baiklah ,Nona bisa mencari nya si sebelah sana nampaknya sangat cocok dengan badan Nona " ucap wanita itu sambil menunjuk kan ke arah dress yang bergantungan .
"Baiklah Mbak " ucap Cahaya sambil berjalan menuju tempat yang di tunjuk oleh wanita tadi , Davin mengikuti nya saja , ya seperti bodyguard .
"Yang mana ya ?" Cahaya bingung karena banyak sekali dress di sana , Davin yang melihat Cahaya bingung menghampiri nya , dan memilih salah satu dress di sana .
"Ini nampak nya sangat cocok dengan Mu !" Ucap Davin sambil mengambil dress yang tergantung dan memberikan nya kepada Cahaya .
"Emang Kau tau selera Ku Davin ?"
"Hei pinguin Ku , apa coba yang tidak Aku ketahui tentang Mu , semua Aku mengetahui nya " ucap Davin membuat Cahaya tersenyum .
"Jangan sebut nama Ku seperti itu pinguin , " ucap Davin dengan senyuman di bibir nya .
"Kau memang tidak pernah berubah pinguin Ku , membuat Ku semakin mencintai Mu " gumam nya .
Setelah selesai mencoba Cahaya keluar dari tempat itu ia menemui Davin yang menunggu nya di depan . Betapa terkejutnya Davin melihat wanita itu sampai ia tidak mengedipkan mata nya sedetik pun.
"Cantik " Kata itu yang keluar dari mulutnya , ia tidak menyangka dress dengan warna maroon , lengan pendek itu membuat Cahaya tampak mempesona . Kulit nya yang putih sangat cocok sekali dengan nya .
"Apa? Apa Aku tidak salah dengar ?"
"Emmmmm tidak , Kau memang sangat cantik pinguin ," ucap Davin membuat wajah Cahaya seperti tomat .
"Lihat baru saja Ku puji wajah Mu sudah memerah seperti itu " tambah nya lagi .
"Ya sudahlah lah Aku pilih dress ini saja, " ucap nya lalu ia kembali ke ruang pengganti baju , dan mengganti baju nya lagi .
Cahaya sudah selesai dengan pilihan nya kini mereka di depan meja kasir dan ingin membayar belanjaan nya tadi . Cahaya mengeluarkan dompet nya , namun ketika ia ingin membayar , Davin menghentikan nya .
"Biar Aku saja " ucap nya sambil menahan tangan Cahaya .
__ADS_1
"Tidak Davin , ini belanjaan Ku , biar Aku yang membayar nya " Tolak Cahaya tidak ingin merepotkan Davin.
"Bisa tidak jangan menolaknya " ucap Davin.
"Baiklah " Dengan terpaksa ia menerima nya , ia tidak ingin membuat Davin kecewa , selesai membayar mereka keluar ,dan bertemu dengan Syellin yang menenteng banyak paper bag ,
"Syellin dari mana saja,sedari tadi Gue nungguin Lo " ucap Cahaya kesal .
"Hehe sorry ya my hany , Gue tadi lihat yang di sebelah sana eh cakep cakep jadi Gue milih yang di sana , jangan marah ya please " Rayu nya .
Cahaya mana bisa marah dengan sahabat nya itu .
"Baik lah Ayo kita pulang " ajak Cahaya , namun ketika mereka melangkah tiba tiba
Buk
Satu pukulan mendarat di wajah tampan Davin karena pukulan nya keras membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah . Mereka pun terkejut melihat itu semua , dan melirik pelaku nya .
"Renal ?" Ucap Cahaya dan Syellin .
Cahaya mendatangi Davin , ia langsung mendorong tubuh Renal menjauh dari Davin .
"Apa apaan si Lo Ren , gak lucu kali bercanda nya " ucap Cahaya kesal .
"Gue gak suka sama Dia ? Ha ngapain Lo dekat sama dia ?" Ucap Renal dengan nada tinggi . Mendengar keributan itu banyak para pengunjung mall menghampiri mereka.
"Renal Lo gila ya " Ucap Syellin
"Bukan urusan Lo , Gue cuman punya urusan sama Cahaya ."
"Maksud Lo apa si Gue gak ngerti , Lo kenapa si Ren " ucap Cahaya lagi berusaha menenangkan Renal , namun Renal tidak menghiraukan nya ia pergi dari hadapan mereka .
Rupanya sedari tadi Renal mengikuti mereka , dan pada saat Cahaya sedang berduaan dengan Davin ia sangat marah , sampai sampai ia tidak bisa menahan emosi nya lagi.
"Udah bubar bubar semua nya " ucap Syellin membubarkan semua pengunjung mall .
Mereka pun bersorak dan pergi .
"Davin kamu gak apa apa ?" Tanya Cahaya .
"Iya gk apa apa kok " jawab Davin ,
"Pasti sakit ya ?" ucap Cahaya .
"Iya sedikit , ayo kita pulang aja ya , nanti obatin ya pinguin " ucap nya dengan tersenyum .
__ADS_1
"Is apaan sih udah sakit pun suka nge gombal" ucap Cahaya . Mereka pun berjalan keluar kawasan mall .