Di Antara Ketiga Nya

Di Antara Ketiga Nya
Gara Gara Foto Hilang


__ADS_3

Rayyanza yang sedari tadi masih di kamar Renal selalu memperhatikan beberapa foto yang terpajang di sana , yang tidak luput dari pandangan adalah salah satu foto Cahaya , yang menampilkan wajah nya yang sedang tersenyum pipi nya yang merah merona , bibir nya yang mungil , rambut nya yang di gerai panjang dan gaya centil nya itu . Rayyanza berniat mengambil nya toh kakak nya pasti tidak akan marah karena banyak foto yang lain , tapi beda nya ini foto Cahaya sendiri dan yang lain selalu bersama teman temannya .



"Aduh Kak ,mana tahan Ray lihat foto ini , Ray pinjem dulu ya


kak " gumam nya sambil mengambil foto itu dan langsung pergi dari kamar Renal ,setelah keluar dari kamar Renal seorang pelayan menghampiri Rayyanza ,


"Maaf Tuan muda , silahkan makan malam nya sudah siap , dan Tuan besar sudah menunggu anda " ucap pelayan itu .



"Baik lah Bi , nanti saya akan turun , saya mau ke kamar dulu ya" Rayyanza langsung masuk ke kamar dan menyimpan foto itu. Ia langsung turun ke bawah dan bergabung bersama yang lain nya .



Di meja makan tampak mereka sedang menikmati makanan dan asik mengobrol .



"Tuan Besar apa kah kami berdua tidak lancang duduk di sini bersama dengan anda dan Tuan besar ?" Tanya Bu Dewi yang merasa tidak enak di ajak makan malam oleh Tuan Reza .


"Tidak Dewi , kalian anggap saja ini rumah kalian sendiri , kalian juga asisten anak Ku bukan , jadi jangan merasa tidak enak hati ya , " Ucap Tuan Reza sambil menyantap makanan nya .


"Iya yang di bilang istri saya itu benar Tuan Besar , maaf bukan nya menolak , tapi kami tidak pantas makan satu meja dengan Anda dan Tuan muda " Sambung Pak Bedu .


"Pak mengapa Bapak memanggil Ku Tuan muda , Aku tetap Rayyanza Pak " ucap Rayyanza yang tidak suka orang tua angkat nya itu memanggil nya seperti itu .


"Tapi nak sekarang kau Tuan kami " ucap Bu Dewi lagi .


"Tidak apa panggil saja Ray dengan sebutan nama Pak ,Bu " mereka hanya mengangguk meng Ia kan perkataan Rayyanza .


"Sudah lah Bedu , Dewi ,kapan makanan kalian habis kalau kalian tidak menyantap nya . Baiklah begini saja kali ini saja kalian makan di sini anggap lah ini sebagai ucapan terimakasih Ku untuk kalian , walaupun ini tidak ada artinya apa pun karena kalian telah mengorbankan nyawa kalian untuk Putra Ku ." Ucap Tuan Reza tegas .


"Baik Tuan besar " jawab mereka serentak .

__ADS_1


"Oiya Ray dimana Renal ? Mengapa ia tidak nampak ?" Tanya Tuan Reza


"Oh kak Renal tadi pergi Pa , katanya ada urusan sama temen nya ?" jawab Rayyanza .


"Mengapa Kau tidak ikut ? Apa kakak Mu baik baik saja dengan Mu Ray?"


"Kata kak Renal besok mengajak Ku Pa , lagian Aku sangat lelah hari ini Pa karena habis berkeliling sekolah , Kak Renal sangat baik Pa , ia selalu menjaga Ku " ucap Rayyanza , membuat Tuan Reza tersenyum gembira .


"Bagus lah , Kakak mu memang sering pulang malam Ray , tapi tenang Dia anak yang baik , Papa juga mengenal teman nya , mereka anak anak yang baik ,"


"Berarti Papa juga kenal dong dengan Cahaya ?" Tanya Rayyanza membuat Tuan Reza bingung mengapa di antar ketiga teman Renal yang lain Rayyanza menanyakan Cahaya .


"Ya tentu Papa kenal dengan nya , gadis baik , cantik dan mandiri itu, mereka juga sering main ke rumah ini" Mendengar perkataan Tuan Reza membuat Rayyanza tersenyum ,


"Sudah ayo habiskan makanan nya " ucap Tuan Reza . Rayyanza pun menyantap makanan nya hingga habis dan semua nya juga seperti itu , setelah selesai makan mereka pergi ke tempat masing masing dengan aktivitas nya . Rayyanza ke kamar untuk belajar , Tuan Reza ke ruangan kerja nya , sedang kan Pak Bedu bergabung dengan anak buah Tuan Reza , Bu Dewi membantu para pelayan untuk membersihkan semua nya , ia tidak mau di anggap memanfaatkan Tuan Reza .


Kembali lagi ke sisi Renal dan Cahaya saat ini mereka sudah selesai menonton film nya mereka pun bergegas pulang , Renal melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , Renal masih canggung atas kejadian tadi ,tapi ia memberanikan diri berbicara kepada Cahaya , sebenarnya Cahaya juga terkejut atas sikap Renal tadi tapi ia tepis kan semua karena ia hanya ingin bersahabat dengan Renal .


"Gimana film nya Aya ?" Tanya Renal


"Emmmmm Aya Lo gak marah atas kejadian tadi ?"


"Kejadian yang mana Ren?" Cahaya pura pura lupa , padahal ia tidak lupa sama sekali , ia hanya tidak ingin membahas nya .


"Yang tadi yang Gue sebut Lo kekasih Gue " ucap Renal to the point .


"Hahaha ...." Cahaya ketawa membuat Renal kebingungan .


"Kenapa Aya ?"


"Lo lucu kali ngapain Gue marah , kan Lo cuman canda doang , biar wanita wanita itu gak terus rebut in Lo ya kan?" Renal sebenarnya serius dengan perkataan nya , ia sangat mencintai Cahaya , perasaan nya sudah lama ia pendam. Ia tidak berani mengatakan nya , ia takut kalau Cahaya akan marah dan memutuskan persahabatan nya.


"Emang Lo ya , Sahabat nya kesusahan malah di ketawa in"


"Biarin ,"

__ADS_1


"Gini ni susah kalau Gue punya tampang ganteng banget ," Pede Renal .


"Pede banget Lo , muka pas pas ane aja hahahaha "


"Awas ya Lo "


Ya begitulah mereka selalu ada canda dan tawa , sampai tidak lama mobil yang di kendarai Renal Sampai di rumah Cahaya , Renal pun pamit pulang .


"By Aya mimpi in Gue ya ?"


Renal melambaikan tangan nya.


"Is ogah , by Renal!" Cahaya membalas lambaian tangan Renal .


Cahaya pun masuk ke dalam rumah dan Renal langsung melajukan mobilnya untuk segera pulang , tidak butuh waktu yang lama Renal sudah sampai ia langsung keluar dan masuk ke dalam rumah .


"Tuan Muda sudah pulang ?" Sapa salah satu pelayan .


"Iya Bi "


"Mau bibi buat kan makanan apa Tuan muda ?"


"Tidak perlu , Aku lelah ingin istirahat saja , Papa dimana ,dan Rayyanza.?"


"Tuan Besar ada di ruangan kerja nya , sedang kan Tuan muda sedang di kamar nya Tuan ." Mendengar itu Renal langsung masuk kedalam kamar nya ia membersihkan diri nya dan langsung baring di atas kasur nya yang empuk , sambil membayangi wajah Cahaya . Tidak lupa pula ia ingin meraih foto yang biasa untuk menemani nya tidur namun ia terkejut ketika melihat foto itu tidak ada .


"Aghhh kemana foto itu ?" Ucap nya kesal , ia membuka laci , lemari dan mengeluarkan semua barang nya untuk mencari foto itu namun ia tidak menemukan nya , ia turun ke bawah dan memanggil semua pelayan untuk berkumpul di sana.


"Apa kalian mengambil sesuatu dari kamar Ku ?" Tanya nya dengan nada tinggi .


"Maaf Tuan tidak ada , "jawab mereka serentak . Semua pelayan takut dan gemetar ,mereka takut di hukum oleh Renal .


"Baik lah kalau kalian tidak ada yang mengaku , sebagai hukumannya karena kalian sudah lalai semua nya kalian keluar dan lari mengelilingi rumah ini sepuluh kali dan jangan ada yang berani berani nya melanggar Ku , dan ingat setelah ini jangan berani menyentuh barang pribadi Ku , cepaaaat"


"Baik Tuan " ucap semua pelayan , mereka pun pergi melaksanakan nya,

__ADS_1


Renal tampak kesal dan sangat marah ,karena ia tidak bisa tidur tanpa foto itu .


__ADS_2