Dia Kembali

Dia Kembali
Bab 25 Biarkan dia


__ADS_3

"Ibu sepertinya aku akan menemui Bhuvi kasihan dia sedang sedih dan pasti membutuhkanku, aku ingin bertemu dengannya, aku ingin menghiburnya dan mendengar semua ceritanya, aku ingin bertemu dengannya bu, biarkan aku pergi kesana biarkan aku menemuinya "


"Sudah biarkan dulu, biarkan dia memanggil nama mu, biarkan dia menjadi ketergantungan padamu, ingat jangan kau pergi kesana, aku ingin dia berfikir dan memutuskan untuk ikut dengan mu"


"Tapi Bu, aku khawatir dengan keadaanya "


"Sudah dengarkan apa yang aku ucapkan, jangan kau temui dia, jangan biarkan dia seenaknya padamu, kau harus tegas jangan sampai hanya kau saja yang mencintai perempuan itu, ibu juga dulu karena mencintai ayahmu ibu ikut ke dunianya dan sekarang ibu hidup bahagia dengan ayah ku dan aku juga mendapatkan ku kan "


"Iya aku tahu Bu, aku tahu ibu dulu sama seperti Bhuvi dan nasib kalian juga sama kan "

__ADS_1


Abi hanya bisa diam saja, sebenarnya dirinya ingin sekali menemui Bhuvi sang pujaan hati, tapi benar kata ibunya biarkan Bhuvi memangil namanya terlebih dahulu, maksudnya terus memanggil namanya, karena dari tadi dirinya juga sudah mendengar kalau Bhuvi memanggil namanya.


**


Bhuvi terbangun dari tidurnya untuk kali ini dirinya merasa kalau dirinya begitu membutuhkan Abi, dirinya menjadi kecewa saat tak ada Abi di mimpinya.


Bhuvi bangun dari tempat tidurnya, lalu melihat keluar jendela sepi dan juga gelap, memang ini masih malam, malam yang begitu sepi, biasanya dirinya selalu saja direcoki oleh sosok itu, sosok laki laki yang selalu membuatnya risih.


Tapi saat ditinggalkan seperti ini, malah dirinya membutuhkannya dan ingin bertemu dengannya. "Kau awas saja kalau datang kemari akan aku cekik kau dasar kau hantu menyebalkan, kenapa aku jadi malah seperti ini."

__ADS_1


"Bhuvi ingat dia bukan manusia dan tak seharusnya kau membutuhkan sosok laki-laki itu, kau harus sadar kau dan juga dia tidak akan bersatu dan aku juga tidak mau ikut bersamanya. Aku tidak mau kalau misalnya aku ikut dengannya bagaimana kalau dia hanya memancingku saja dan saat aku sudah ada di negerinya dia malah membunuhku kan, tidak tidak aku tidak mau Bhuvi sadar dia bukanlah manusia dia entah sosok apa hanya menyerupai saja manusia bagaimana kalau nanti tiba-tiba dia jadi genderuwo terus jadi pocong atau jadi makhluk yang lainnya"


Bhuvi bergidik ngeri dan membenarkan gordennya, lalu kembali membaringkan tubuhnya ditempat tidur baru ingat besok akan ada kuis maka dirinya harus segera tidur dan jangan membuat nilainya jelek karena kurang tidur karena tak konsentrasi.


"Tidur saja lah, kalau memang sosok itu mau kembali lagi padaku, pasti dia akan kembali "


Bhuvi menarik selimutnya dan segera mencoba untuk memejamkan matanya, kalau dirinya terus memikirkan tentang sosok laki laki itu yang ada tidak akan ada ujungnya, mau dirinya nangis kejer pun kalau sosok itu tak mau menemuinya tak akan datang


Biarkan dia datang dengan sendirinya saja, biarkan dia yang memburunya, gengsi dong kalau dirinya yang meminta minta pada sosok laki laki itu untuk menemaninya mau ditaruh dimana mukanya ini, memalukan sekali.

__ADS_1


__ADS_2