Dia Kembali

Dia Kembali
Bab 41 Berbincang


__ADS_3

"Kau gugurkan kandungan Bhuvi dengan ini, "


Neneknya yang sudah lama siuman lantung memberikan sebuah obat " obat apa ini Bu "


"Udah gak usah banyak bicara ini sudah ibu persiapkan ibu sudah tahu pasti akan kejadian seperti ini, ini dari aki pasti akan manjur dan membuat Bhuvi keguguran tapi jangan sampai dia tahu kalau kau memberikan ini pada Bhuvi "


"Jadi harus bagaimana Bu "


"Pintar pintar dirimu sajalah ayo cepat pulang sana dan lakukan tugasmu "


"Baiklah Bu "


***


Bhuvi yang baru saja menyelesaikan mandinya melihat ada Aji yang duduk anteng diruang tengahnya tadi bibi yang memberitahu makannya Bhuvi kemari, dan bibi juga yang membuka pintu kamarnya yang terkunci.


"Ada apa kau kemari "


"Ini untuk mu " memberikan kantong kresek pada Bhuvi.

__ADS_1


Saat Bhuvi membukannya itu ternyata soto kenapa dia tahu, Bhuvi menyimpannya di meja dan duduk berhadapan dengan laki laki itu.


"Tak usah report repot aku bisa membelinya sendiri tanpa kau harus membelikannya"


"Tak apa, kau sebentar lagi akan menjadi istriku makanya aku perhatian seperti ini ayo makan pasti kau lapar kan sudah ujan-ujanan tadi mana nenek dan ibumu"


"Aku tidak papa hujan-hujanan dan aku juga tidak lapar jadi terima kasih atas makanannya, nenek dan juga Ibu ada di rumah sakit tadi tiba-tiba nenek serangan jantung"


"Apa serangan jantung lalu kenapa kau tidak ke rumah sakit"


"Mau bagaimana aku dikunci didalam kamar sudahlah tidak apa semoga saja nenek baik-baik saja, jika kau ingin ke rumah sakit maka pergilah sekarang untuk pendapat restu darinya kan kau harus perhatian pada nenek dan ibuku juga"


"Maaf jika aku lancang "


"Memang lancang lebih baik kau pulang saja jangan ganggu aku, Sudah aku bilang kau cari saja perempuan lain banyak kan di sana yang mau denganmu. Kau itu tampan dan pasti akan banyak yang mengejarmu"


"Tapi aku maunya denganmu. Kau sudah mengakui aku tampan berarti kau mau kan denganku Bhuvi "


"Bukan berarti aku mengakuimu tampan aku mau denganmu, aku bilang aku sudah mempunyai pacar jadi kau tidak boleh mengejar-ngejar aku lagi, aku tidak mau menyakiti hati laki-laki lain jadi kau bicara pada nenekku kalau kau tidak jadi menikahiku daripada kok nanti menyesal saat sudah menikahiku, lebih baik dari sekarang saja kan"

__ADS_1


"Aku sudah pernah bilang saat aku sudah melihat laki-laki yang memacarimu maka aku akan mundur tapi kau belum memperlihatkannya padaku kan, maka aku tidak akan pernah mundur sebelum melihat laki-laki itu"


"Keras kepala "


"Sama seperti mu Bhuvi kau juga keras kepala kan sama saja kita berdua ini tak ada bedanya "


"Kata siapa kau geer sekali aku dan kau berbeda tak ada yang sama, aku beda denganmu "


"Tak usah menyangkal Bhuvi "


"Eh ada Adi " tiba tiba mamah Bhuvi datang dan tersenyum melihat anaknya bisa mengobrol dengan Aji.


"Nah ada mamah temani laki laki ini "


"Tidak Bhuvi bersikaplah baik kasian nenek mu masuk rumah sakit karena mu maka turuti kata kata mamah diam dan mengobrol kan dengan aji tak ada salahnya kan lebih dekat dengan calon suami "


Bhuvi diam sudahlah cape juga bertengkar dengan mamahnya yang sama saja dengan neneknya


.

__ADS_1


__ADS_2