Dia Kembali

Dia Kembali
Bab 36 Lebih baik batalkan saja


__ADS_3

Bhuvi terbangun dari tidurnya tapi dirinya sama sekali tak memimpikan Abi, dia seperti hilang ditelan bumi.


"Kenapa kau menghilang dari mimpiku Abi, kenapa harus begini aku tak mau kehilangan mu kenapa nenek begitu egois "


Bhuvi membekap mulutnya tiba tiba saja mual, dengan cepat Bhuvi berlari kearah kamar mandi dan memuntahkan apa yang ada diperutnya tapi hanya cairan saja.


Bhuvi membasuh wajahnya dan berkumur kumur " ada apa dengan ku ini, tiba tiba mual "

__ADS_1


"Bhuvi kau dimana "


Bhuvi keluar dan melihat neneknya ada dihadapannya " kau sudah siap bertemu dengan calon suami mu "


"Sampai kapan pun aku tak akan pernah siap, nenek saja yang menikah sudah aku bilang kan kalau aku tidak mau menikah karena dijodohkan lagi pula aku sudah mempunyai suami yaitu Abi, sesuai perjanjian kalian aku adalah istrinya Abisatya maka sekarang kembali kan aku pada Abisatya aku tidak mau disini aku muak hidup dengan kalian semua aku tak mau disini "


"Kau egois nek, kau bukan susah payah mengeluarkan aku dari dunia Abi, tapi kau hanya ingin aku menikah dengan Aji hanya demi harta kan aku tahu semua itu hanya demi harta, dipikiran nenek itu cuman uang uang dan uang itu saja aku tahu, aku tidak mau menikah dengan Aji ataupun pergi bersamanya"

__ADS_1


Neneknya tiba tiba saja menangis "apakah kau tidak mau membahagiakan nenekmu ini yang sudah tua dan nenek ingin melihat kau menikah dengan manusia, bukan dengan makhluk itu tolong perjuangan nenek ini sangat besar untuk membawamu kembali pada dunia nyata, cepatlah Bhuvi jangan seperti ini apakah kau ingin menyakiti nenek apakah kau ingin melihat nenek mati tanpa melihat kau menikah jangan seperti ini Bhuvi atau kau ingin nenek hancurkan Abisatya itu"


"Pasti saja selalu ada ujungnya, kau selalu saja mengancam tentang Abi dan Abi dengan Abi aku tahu dia kuat dan dia tidak akan pernah kalah oleh nenek, kau ini bukan siapa-siapa nenek hanya orang yang meminta sesuatu pada keluarga mereka, seharusnya nenek lebih malu pada mereka karena sudah mengingkari janji padahal aku sudah dengan sukarela ikut bersama Abi dan aku tidak akan menyalahkan nenek aku bahagia bersamanya aku bahagia, tinggal di sana lebih baik tinggal bersama makhluk itu bersama mereka meskipun mereka bukan manusia, tapi mereka baik padaku tidak seperti nenek munafik "


Setelah mengatakan itu Bhuvi keluar dari kamar dan dia melihat ada laki laki yang sedang berdiri menatapnya lalu tersenyum padanya.


"Lebih baik kau pulang saja aku tidak berminat untuk pergi bersamamu, aku sudah punya pacar lebih baik kau sudahi saja pertunangan ini, karena aku tidak akan mau menikah denganmu daripada kau hanya akan sakit hati nantinya aku tak mau menyakitimu "

__ADS_1


Bhuvi melengos pergi dan keluar dari dalam rumahnya.


__ADS_2