
"Bhuvi ih jangan tidur dikelas pengen ketahuan kamu " bisik Rani sambil menyenggol temannya itu.
"Akhh iya maaf maaf aku ngantuk "
"Kamu ini kenapa, kamu emang kemarin malam gak tidur sampai kayak gini "
"Aku lagi gak bisa tidur "
"Hayo mikirin siapa "
"Enggak kok, aku gak mikirin siapa siapa kok, aku cuman gak bisa tidur aja makannya kayak gini, udah ah jangan mikirin yang engga engga ah, aku beneran gak lagi mikirin siapa siapa kok "
"Hemm yaudah, kirain lagi mikirin siapa gitu "
"Engga kok "
Bhuvi segera fokus kembali kearah papan tulis dirinya mencoba untuk bisa fokus dan melihat kearah depan jangan sampai dirinya ketahuan dan dikeluarkan dari kelas untuk kedua kalinya.
"Kamu kangen ya sama aku, kamu cariin aku ya, kamu pasti sangat kehilangan aku, sekarang aku udah balik nih"
__ADS_1
Bhuvi yang mendengar suara yang sangat dirinya kenal segera celingak celinguk tapi tak ada, tak ada sosok laki laki yang dirinya rindukan, apakah dirinya mulai halusinasi.
"Bhuvi kau sedang mencari apa "
Bhuvi yang mendengar dosennya kembali menegurnya menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Em tidak Bu "
"Keluar kamu, dari tadi saya liatin kamu gak fokus "
"Tapi Bu "
"Keluar kamu, sudah dua kali kamu seperti ini dikelas saja sudah 2 kali kamu saya keluarin dari kelas saya, cepat kamu keluar kalau tidak saya akan memangil orang tua kamu "
"Keluar "
Bhuvi dengan tubuh yang lunglai kembali keluar dari kelas dan tujuan Bhuvi kembali ketaman hanya itu taman yang bisa membuatnya tenang.
"Makannya kalau dikelas tuh jangan ngelamun, jangan tidur, kamu beneran kangen ya sama aku "
__ADS_1
Bhuvi melihat kearah sampingnya, dia ada sosok laki laki itu ada, namun Bhuvi yang gengsi tak mau memeluknya.
"Em tidak aku tidak kangen padamu, kata siapa jangan geer ya, mana ada aku kangen sama hantu "
"Jujur aja jangan dipendam aku tahu kok kamu kangen sama aku, jangan gitu dong, aku udah datang nih kalau kamu emang gak kangen sama aku yaudah deh aku mau pergi lagi, aku mau pulang dan tak akan kembali lagi"
Abi sudah bangkit namun Bhuvi dengan cepat segera memegang tangan sosok laki laki itu " tolong jangan pergi, ya aku kangen padamu puas kau puas "
Abi cengengesan dan duduk kembali disamping Bhuvi " nah kayak gitu dong ngaku jangan gak ngaku, jangan malu aku seneng deh dengernya, aku senang banget kamu kangen sama aku. Gimana rasanya ditinggalin aku peluk dong "
"Ist apaan sih main peluk peluk aja, gak aku gak mau meluk laki laki lain, kan kamu bukan suamiku "
"Hah aku ini suamimu loh, kamu tak bisa menghindari itu, aku memang benar bener suami kamu kok, makannya kalau kamu pengen bukti ayo kita pergi kedunia ku "
"Aku akan ikut bersamamu tapi tidak sekarang "
"Beneran kamu mau ikut aku "
"Iya aku mau ikut kamu "
__ADS_1
Abi yang senang langsung memeluk Bhuvi, meskipun tak ada yang melihat tak apa yang terpenting dirinya bisa memeluk permaisurinya yang sudah lama ingin dirinya peluk.
Dan Bhuvi pun tak menolaknya hanya diam saja, tak ada penolakan sedikit pun, Bhuvi hanya menikmati pelukan laki laki tak kasat mata itu, dan hanya dirinya saja yang bisa melihatnya.