Dia Lelakiku

Dia Lelakiku
03 Pertemuan awal


__ADS_3

Ketika laki-laki itu melepas pelukanya Tania langsung terduduk lemas dan laki-laki itupun langsung duduk di samping nya dan melihat pinggangnya yang terluka dan itu terlihat lumayan parah seperti sayatan sebuah pisau.


"Haa, kau terluka parah bagaimana ini..??


"apa aku harus panggil ambulans atau polisi..??


kata tania yang langsung memegang luka laki-laki itu supaya darah nya tidak keluar terus dan melihat ke kanan dan kekiri berusaha mencari bantuan.


karna tidak ada siapa pun juga tania melepas kan jaket yang dipakainya dan di ikatkannya ke pinggang laki-laki itu untuk menghentikan darah nya.


"kau harus di bawah kerumah sakit sekarang, tunggu disini aku akan mencari taksi sebentar yah..!! kata tania panik.


tiba-tiba laki-laki itu memegang tangan nya.


"Jangan pergi kemanapun dan jangan panggil siapapun, bawah aku kerumah mu sekarang..!kata laki-laki itu dengan nada yang berat.


"apa-apaan ini, kau sedang memerintah ku yah..?? tanya tania dalam hati..


"Baiklah, aku akan membawamu kerumahku..!kata tania sambil membantu laki-laki itu berdiri dan berjalan.


Dan akhirnya tania membawah laki-laki Asing itu kerumahnya tanpa tau apa yang akan terjadi selanjutnya.

__ADS_1


Hanya saja dia belum menyadari kalau ternyata tangannya tidak merasa sakit atau kesetrum saat menyentuh tubuh ataupun tangan laki-laki itu.


Tiba dirumah tania langsung mengambil kotak obat yang dirumahnya untuk mengobati luka laki-laki itu.


karna terlalu khawatir dia langsung memegang tangan laki-laki itu.


Tania Tersentak Sebentar dan melepaskan tangan nya kembali.


""Yang tadi...itu..apa...??


"Dia berbeda..!!!! kata dalam hati tania


Langsung berdiri Ternganga sambil melihat tangannya sendiri.


"Heeii,, Apa aku boleh memenggang tangan mu sekali lagi..??Tanya Tania kepada laki-laki itu.


"Apa..?? kata laki-laki itu dengan wajah bingung dan mengerutkan keningnya.


" Ahkk,, tidak..!! maksudku Apakah aku boleh membantumu mengobati lukamu..?? kata tania mengalikan pembicaraan.


"tidak perlu, aku bisa melakukannya sendiri.!!Jawab laki-laki itu dengan nada dingin.

__ADS_1


Tania diam sejenak sambil memegang dagunya dan melihat kearah laki-laki itu.


"Bagaimana ini..?aku harus menyentuhnya sekali lagi untuk memastikannya,tapi bagaimana caranya.??


Ackk terserahlah,, pokoknya aku harus menyentuhnya sekali lagi.. sekali lagi saja ok.


" Ok jantung,, tenanglah... jangan gugup yah..!!kata hati tania menyemangati dirinya sendiri.


Tania mengambil nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya. dan dia memberanikan diri untuk duduk di samping laki-laki itu, dia terus bertingkah dan melakukan hal yang diluar keinginannya.


dia langsung mengambil kapas yang ada di tangan laki-laki itu tania berhenti sebentar sambil tangannya masih memegang tangan laki-laki itu .


"Waahh benar-benar tidak terjadi apa-apa,luar biasa !!kata tania dalam hati.


"Eheemm!! tania langsung tersadar dari lamunannya dan melanjutkan mengobati luka dan memperbannya.


" Haachh...sudah selesaikan bagaimana kau harus berterima kasih padaku oke..kata tania sambil mengacukan jempolnya kepada laki-laki itu, dan ternyata wajah laki-laki itu memerah.


" Haaa,, achh.. Maafkan aku karna terlalu panik jadi aku tidak mempedulikan kata-katamu dan langsung mengobati luka mu begitu saja..!!kata tania panik dengan wajah yang memerah.


"terserah kau saja..!! kata laki-laki itu sambil menutupi wajah nya yang masih memerah.

__ADS_1


lalu tanpa sadar Tania memegang tangan laki-laki itu lagi.


" Waaaaa.. ini benar-benar menakjubkan, ternyata begini rasanya memegang tangan laki-laki.. Luar biasa, tangan mu sangat besar sampai menutupi tanganku...!! kata tania tidak berhenti merasa kagum dan terus memegang tangan laki-laki itu layaknya mainan baru baginya.


__ADS_2