
Karna tidak pernah makan bersama dengan laki-laki perasaan tania menjadi aneh karna dia belum pernah merasakan perasaan seperti itu, seperti perasaan haru,bahagia dan juga lega dalam hatinya karna dia bahkan tidak berani untuk membayangkannya saja bagaimana rasa nya duduk berhadapan dengan seorang laki-laki sambil makan bersama dan berbincang dengan santai.
"Nach sudah selesai semua, ayo kita makan dulu sebelum beraktivitas.!kata kenzo sambil menarik kursi untuk duduk dengan senyum di wajah nya.
Tania menatap wajah kenzo sejenak dan berfikir.
"Alangkah bagusnya jika setiap hari bisa menikmati senyum manis dan wajah tampan itu.!kata hati tania sambil bengong sebentar melihat wajah kenzo
Kenzo sadar bahwah dia sedang di perhatikan oleh seseorang.
"Apa yang kau fikirkan, ayo cepat makan atau kau akan terlambat bekerja nanti.!kata kenzo
__ADS_1
"Yah,, baiklah selamat makan..!!kata tania lalu mengambil sendok dan memakan makanan yang ada di atas meja satu per satu.
"Emmm..makanan ini sangaaaaaattt enaakkk...ini adalah makanan terenak yang pernah aku makan..!! kata tania sambil memegang kedua pipinya dengan mulut yang terisi penuh.
Kenzo tersenyum kecil saat melihat tania seperti itu.
"Lucunya..!! kata kenzo dalam hati
Setelah makan kenzo langsung membereskan mejanya dan mencuci piringnya dan tania bingung dia harus berkata apa,lalu tania bertanya pada kenzo.
"Heii kenzo,kapan kau akan pergi dari sini?? sebentar lagi aku harus pergi bekerja dan kau terus sibuk seperti tidak ada rencana untuk pergi dari sini, dengar yah aku tidak punya dana untuk menampungmu lebih lama dari ini,aku juga tidak tau siapa kau,yang aku tau hanya namamu saja dan jujur saja aku tidak percaya padamu.!! kata tania yang sedang duduk dikursi sambil memerhatikan punggung laki-laki yang sedang mencuci piring itu.
__ADS_1
Kenzo terus mencuci piringnya.
"Kau tenang saja aku akan pergi saat kau sudah pergi bekerja, jadi pergilah berkerja dengan tenang, saat kau kembali aku pasti sudah pergi dari rumah ini dan aku akan meninggalkan rumah ini dalam keadaan bersih dan rapi, anggap saja ini sebagai tanda terima kasih ku dan salam perpisahan dari ku.!! kata kenzo yang berbicara membelakangi Tania dan masih mencuci piring.
"Baiklah kalau begitu aku harus berangkat kerja sekarang atau aku akan terlambat, saat kau pergi dari ini jangan buat masalah lagi, jangan tiba-tiba memeluk orang sembarangan karna kau sedang terluka dan di kejar oleh orang-orang aneh itu lagi.!kata tania sambil beranjak dari tempat duduknya memegang tali tas di bahunnya dan berjalan keluar rumah.
"Hati-Hati dijalan yah, Tania..!!kata kenzo sambil tersenyum kepada tania yang akan berangkat bekerja.
Tania lalu keluar rumah menuju ke halte bus untuk pergi ketempat kerjanya, di dalam bus tania melamun sendiri.
"Apa aku terlalu kasar tadi bicara padanya, dia tidak akan tersinggung dengan ucapanku kan.? bagaimana jika dia ternyata adalah orang yang pendendam dan suatu saat dia akan balas dendam padaku karna sakit hati oleh omonganku yang terlalu kasar dan mengusirnya dari rumah tadi.? Tidak..tidak..tidak, itu tidak mungkin, melihat dari wajahnya dia tidak mungkin orang yang befikiran sempit, Ahhkk sudahlah, aku bekerja seperti biasanya dulu hari ini.!! kata hati tania yang mengkhawatirkan sesuatu yang tidak penting.
__ADS_1