
"Araa,aku mencintai mu,sungguh"gumam fian pelan sambil melihat fotonya dan di lanjut mencium fotonya sebentar.
"sayaaaang,ayo kita makan siang"ajakan ira uang baru datang ke ruangan nya mengagetkan ifan yang masih memegang foto itu langsung menaruh nya di laci meja kerjanya.
"apa?"tanya ifan pura pura tak mendengar ucapan ira
"makan siang,yu"ajak ira lagi mendekati ifan yang masih duduk di meja kerjanya.
"kamu aja sendiri ra, saya lagi sibuk?"ucap ifan datar tanpa melihat ira dan malah memilih memegang kertas kertas yang ada di atas meja,seperti mengerjakan sesuatu, padahal cuma di lihat doang.
"ayolah fan,jangan membodohi ku tau,kau ingin aku bilang ke ayah mu dengan kelakuan mu itu padaku ha"ucap ira mulai kesal sambil menarik kertas dari tangan ifan yang ada tulisan nya.
"mau kau apa sebenarnya ra"ucap ifan dengan berdiri dari kursi nya dan beralih duduk di sofa ruangan nya dan di ikuti ira.
"aku mencintai mu fan,kau tau itu,tapi kenapa kau malah memilih pelayan itu"ucap ira marah melihat ifan yang menurutnya cuek terhadap nya.
"dan kau juga tau,aku mencintai nya,bukan dirimu ra,tapi kenapa kau juga memisahkan kami berdua,kenapa ra,kenapa?"ucap ifan mulai tersulut emosi ketika membahas mantan nya itu.
"karna aku mencintai mu fan,harus berapa kali aku bilang"jawab ira lagi dengan menatap ifan.
"jadi kau memilih ara mu itu,dari pada perusahaan dan keluargamu?,gak papa fan kalo gitu,tapi jangan salah kan aku jika perusahaan mu bangkrut,dan ayah mu marah padamu"ucap ira lagi ingin pergi keluar dari ruangan kerja ifan.tapi sebelum itu,
"tunggu"ucapan ifan menghentikan gerakan ira tanpa melihat ifan di belakang nya.
"jangan bilang ke ayah ku,ayo makan siang"ucap ifan lagi sambil berjalan ke arah ira dan menarik tangan nya keluar perusahaan menuju ke mobil yang ada di parkiran perusahaan.
di perusahaan fian di ruangan kerja eki
"begitu tuan"ucap eki mengakhiri pembicaraan.
"sudah ku duga,ara itu bukan karna alergi doang,tapi ada yang menjahilinya dengan makanan udang itu."ucap fian geram melihat cctv rumah nya yang di ambil eki tadi pagi.
"iya tuan,mana mungkin juga tuan memberikan makanan seperti itu ke nona ara"jawab eki menanggapi.
terlihat dari kamera cctv,terlihat dari dapur salah satu pembantu rumah fian memberikan beberapa udang kecil ke salah satu makanan yang akan di berikan kepada ara tadi pagi,dan itu terlihat jelas terlihat oleh fian dan eki yang terlihat marah dan geram di mata keduanya,apa lagi fian.
tuuut
tuuut
__ADS_1
"iya"jawab eki ketika ada yang menelepon dan langsung mengangkat nya
"tuan,pelayan ini katanya di suruh seseorang tuan"jawab sang penelepon utusan dari eki
"tuan saya mohon,jangan pecat saya tuan hiks,saya terpaksa tuan hiks,tuaaaa"terdengar suara tangisan dari seorang wanita di telinga eki dan fian dikarena kan di log speaker oleh eki,di seberang sana juga, pelayan tadi sedang memohon kepada beberapa pria suruhan eki dengan cara duduk di depan kaki pria suruhan eki.
"kasih handphone nya ke pelayan"suruh eki ke si penelepon
"baik tuan,ini "jawab nya,dan langsung memberikan handphone nya ke pelayan yang sedang bersimpuh di kaki nya itu
"siapa yang menyuruh mu"tanya eki ketika ketika melihat fian mendengarkan dengan fokus.
"nona ira tuan hek,jangan pecat saya tuan,saya butuh pekerjaan ini,saya punya keluarga tuan hiks hek"ucap pelayan di sebrang telepon dengan sesenggukan.
"tuan,tapi jangan bilang kalo saya yang kasih tau tuan nya,saya mohon tuan"ucap pelayan lagi
"kenapa?,baru saja saya mau kasih tau,dia orang nya ada di depan saya"ucap eki sengaja berbohong,berharap pelayan ini berkata dengan jujur.
"tuan,tuan,saya mohon jangan kasih tau dia,dia mengancam saya,kalo misalnya saya gagal menjalan kan tugasnya,dia bilang jangan bilang siapapun tau,termasuk tuan,kalo tidak,saya di ancam akan di bunuh tuan"penuturan sang pelayan dengan panjang lebar terdengar takut di telinga fian dan eki.
"kasih ke pria tadi"suruh eki ke pelayan
"gimana tuan"tanya eki ke pada fian dengan menjauhkan hp nya sebentar.
"biarkan di di sana,dia begitu karna cari uang,dan ingatkan ke dia,jangan mencari uang kaya gini lagi"jawab fian menahan marah mendengarkan percakapan mereka
"biarkan saja dia di sana,jangan usir dia,dan kau bilang pada nya,jangan mencari pekerjaan begini,walaupun karna uang"ucap eki ke sebrang sana
"baik tuan"ucap nya
tuut' suara telepon terputus oleh eki
"awas aja kau"gumam fian geram.
"eki, kau tau kan apa yang harus kau lakukan"ucap fian geram
"iya tuan,buat perusahaan bangkrut kan"jawab eki
"jangan,jangan buat dia bangkrut,cukup kau cari kebusukan dia saja,walaupun hanya kecil"jawab fian
__ADS_1
"kebusukan?,mencari selingkuhan dia misalnya tuan"ucap eki berpikir
"iya,mana mungkin cewek seperti dia tergila gila dengan mantan pacarku itu"ucap fian tiba tiba kesal ketika membayangkan ara berpacaran dengan mantan nya itu dulu.
"baik tuan"jawab eki mengangguk mengerti
"eki"panggil fian
"iya tuan"jawab eki
"apakah saya tampan ki,cukup kaya,dan cocok untuk pendamping seseorang ki?"tanya fian berturut turut ke eki yang malah melihat nya aneh.
"iya tuan,anda tampan,kaya,dan cocok untuk semua kalangan perempuan juga tuan"jawab eki jujur
"ada apa dengan tuan sebenarnya,tumben nanya kaya gitu,semua orang juga tau kali jawaban nya?"ucap eki bingung
"tapi kenapa ara malah pacaran dengan yang namanya ifan itu ki"ucap fian masih kesal
"mungkin karna tuan gak ada,jadi nona cari pengganti tuan,biar gak kesepian"jawab eki menyampaikan pendapat nya dengan sopan dan tersenyum.
"jadi karna nona,tuan ku yang selalu percaya diri ini jadi goyang kepercayaan dirinya di depan nona"
"oh jadi araku ini kesepian,dan mencari pengganti ,enak aja cari pengganti,orang ian nya aja masih ada dan bahkan mencarinya,malah mau cari pengganti lagi"ucap fian kesal mendengar kata kata pengganti dari mulut eki,padahal kan eki hanya menyampaikan pendapat nya doang.
"mau kemana tuan"tanya eki ketika melihat fian berjalan ke arah pintu keluar ruangan nya.
"keruangan ku,kau kerjakan yang harus kau kerjakan dulu,begi pula saya"jawab fian dengan cara melihat eki di belakang nya sebentar.dan berjalan keluar ruangan eki.
"baik tuan"jawab eki pelan dan duduk kembali ke kursi kerjanya.dan mencari ponsel nya menelepon seseorang.
"kau selidiki orang yang bernama ira,pacar dari ifan,mantan nya nona ara,kau taukan"perintah eki di telepon.
.
.
.
bersambung 🍁
__ADS_1