Dia Milik Ku

Dia Milik Ku
berita yang menghebohkan


__ADS_3

"Jangan panggil dia nona di depan ku,dia bukan nona mu"jawab fian dingin tanpa melirik eki yang berdiri di depan nya.


"iya,baik tuan"jawab eki patuh.


"apa yang ingin kau sampaikan ki?"tanya fian datar.


"orang orang kita bilang,no..yang bernama ira itu sangat setia dengan pacar nya itu tuan,jadi di tidak punya selingkuhan sama sekali"jelas eki menerangkan apa yang dia tau dari orang suruhan nya.


"hemm tidak masalah,intinya yang saya bilang tadi,besok harus ada berita kebangkrutan perusahaan keluarga dia(ira)"ucap fian masih dengan dingin nya.


"gara gara dia,ara ku malah pulang"kesal fian sendiri.


"kan kerumah nya ini tuan"ucap eki pelan tanpa sengaja.


"APA KAU BILANG,KERUMAH NYA?"ucap fian dengan kesal ketika mendengar ucapan eki yang pelan itu tapi masih bisa di dengar.


"RUMAH SAYA JUGA RUMAH NYA KI"lanjut fian


"iya tuan"jawab eki pelan,berharap ucapan nya ini tidak menambah kadar kekesalan bos nya itu.dan benar saja, ketika mengatakan itu fian seketika diam kembali tanpa memperpanjang masalah yang hanya menurutnya sepele itu.


"sudah sana,ngapain masih di sini"usir fian


"baik tuan"eki langsung bergegas keluar ruangan bos nya


di sisi lain di rumah keluarga ara


"assalamualaikum ibu ayah"ucap ara dan rangga serentak ketika sampai rumah kepada kedua orang tuanya yang sedang menunggu kepulangan nya.


"waalaikum salam ara,gimana kabar mu di sana ar"tanya sang ibu langsung memeluk anak perempuan nya(ara) setelah mereka bersalaman.


"sehat ko bu"jawab ara tersenyum


sang ibu yang mendengar nya juga ikut tersenyum melihat anak nya baik baik saja,begitupula dengan kakak dan ayah nya yang melihat mereka berdua berpelukan juga ikut tersenyum.


"ayo masuk ar,ibu sudah membersihkan kamar mu"ajak sang ibu ke dalam rumah memasuki kamar putrinya yang ada di lantai dua.


"makasih bu,kenapa ibu harus yang membersihkan nya?,buat apa punya pelayan di rumah kalo gini?"ucap ara ketika memasuki kamarnya yang begitu bersih dan rapih


"pelayan kan untuk membantu semuanya,kalo ibu untuk ayah mu dan anak anak nya"jawab sang ibu.


"tapikan bu sama saja,ibu harus istirahat,jangan bersih bersih kaya gini lagi nya"ucap ara


"biar yang punya ara,ara saja yang kerjain,ok"lanjut ara lagi sambil memeluk a

__ADS_1


ibu nya


"iya iya,ternyata anak ibu sudah besar nya"ucap sang ibu bercanda


"anak kita bu"ucap sang ayah mengingatkan


"iya,maksudnya anak kita yah"sang ibu menjawab


ke esok kan harinya,kota ini di gemparkan dengan berita yang menghebohkan semua orang tentang berita salah satu anak pengusaha yang cukup terkenal di kota ini berusaha membunuh salah satu perempuan yang di anggap saingan nya.


"bukan kah itu perusahaan yang terkenal cukup besar di kota ini"


"anak nya yang bernama nona ira itukan"


"bisa bisa nya seorang nona muda melakukan hal yang di langgar hukum"


"bahkan dia di kabarkan sebentar lagi menikah dengan tuan muda ifan itukan"


"iya"


suara bisik bisik dan gosip terdengar dari karyawan perusahaan fian yang sedang bekerja sambil membicarakan tayangan berita dari salah satu handphone teman karyawan yang lain, bahkan di semua tayangan televisi sedang memberitakan hanya satu berita tentang perusahaan keluarga ira.


di sisi lain


"ada apa yah"tanya sang mamah ketika sampai di ruang tamu,begitupula para penghuni yang lain.


"APA INI IRA,APA,BISA BISA NYA KAU MENCORENG NAMA BAIK KELUARGA AYAH"suara ayah ira begitu marah terhadap putri nya yang sangat dia manjakan itu bisa melakukan hal sekejam ini.orang yang ada di ruangan tamu juga begitu kaget melihat tayangan televisi yang masih memberikan ira.


"ayah,maafkan ira ayah hiks"hanya kata maaf yang di ucap kan ira kepada ayah nya sambil menangis.


"ira,apa itu benar na?"tanya sang mamah juga kaget.


"maaf mah"ucap ira pelan,hanya kata kata itu yang hanya ira bisa ucapkan kepada orang tuanya.


tuuut


tuuut


suara telepon dari sang ayah ira yang langsung mengangkat nya


"hallo,ada apa di"tanya sang ayah


"tuan,semua pemegang saham di perusahaan tuan mencabut ya kembali tuan"jawab sang sekertaris melaporkan

__ADS_1


"APAA?"kaget sang ayah Ira


"iya tuan,tinggal 2 perusahaan lagi yang masih tetap,tapi itu juga salah satu nya baru mengabari saya, katanya ingin bertemu tuan sekarang!"ucap di sebrang sana


"ia,baik saya akan ke kantor sekarang,apa dia sudah tiba di kantor"suara sang ayah ira terdengar khawatir


"iya tuan,dia sudah sampai,bahkan dia sudah duduk di ruangan kantor anda sekarang"jawab sang sekertaris


"APA,saya akan berangkat sekarang"ucap ayah ira memutuskan sambungan telepon nya sepihak.


"mau kemana yah"tanya sang mamah melihat suami nya buru buru keluar rumah dan mengendarai mobilnya tanpa mendengar ucapan nya.


berbeda dengan ke adaan ira yang menangis,di rumah lain di salah satu keluarga terlihat semua nya begitu marah ketika melihat berita yang menghebohkan di jagat raya dan kota.dan paling yang membuat ifan dan keluarga nya kaget adalah yang menjadi korban sasaran pembunuhan yang di lakukan ira.


"raraa,bukan kah dia pacar anak ku dulu"ucap sanga ayah ifan pelan


"LIHAT AYAH,LIHAT, APAKAH MENANTU YANG BEGINI YANG AYAH MAU"teriak ifan marah ke arah kedua orang tuanya yang hanya diam dengan hati yang sama sama dongkol sedang duduk menyaksikan tayangan televisi di ruang tamu.


"bukan,tentu saja bukan,mana ada ayah menjodohkan mu dengan perempuan seperti itu"ucap ayah berusaha tenang


"terus gimana,pernikahan sebentar lagi di adakan, bahkan tinggal 3 hari lagi yah"bingung sang mamah.


"batalkan"jawab sang ayah singkat.


"mana ada begitu,itu akan membuat kita malu yah"lanjut sang mamah lagi


"makanya,karna keluarga itu sudah membuat kita malu,makanya kita batalkan saja,mana ada pengusaha seperti kita mempunya menantu yang punya pikiran jahat ke pada orang lain"jawab sang ayah


"aku setuju dengan ayah"ucap ifan semangat


"araaa,akhir nya gak jadi nikah sama dia ra,aku akan kembali,tunggu aku ra"fian yang sangat senang mendengar ucapan ayah nya yang akan menghentikan pernikahan,berharap dia bisa kembali dengan ara nya nanti.


🌿


"tuan,saya mohon tuan,jangan cabut saham anda di perusahaan saya tuan"ucapan ayah ira kepada pemegang saham utama di perusahaannya dengan memohon


.


.


.


bersambung 🍁

__ADS_1


__ADS_2