Dia Milik Ku

Dia Milik Ku
fian dan ifan


__ADS_3

"Kenapa dia sekarang terlihat aneh,tadi marah,tiba tiba senang kanya gini,dasar"gumam rangga yang masih di dengar orang tuanya.


tak


tak


tak


suara hentakan kaki ara yang akan turun dari lantai atas ke lantai bawah setelah menyegarkan tubuh nya.


"ian udah pergi bu?"tanya ara baru sampai


"sudah,baru saja"jawab sang ibu yang hanya dapat anggukan kecil dari ara.


ke esok kan harinya,ini adalah hari kedua ara kuliah di universitas yang cukup terkenal di kotanya dengan kalangan mahasiswa yang berasal dari keluarga berada.


seperti kemarin,ara di antar oleh sang kakak sebelum bekerja di perusahaan nya.


"nanti siapa yang jemput ara ka"tanya ara setelah keluar dari mobil kakanya.


"emang ade kakak ini ingin di jemput siapa hem?"rangga balik tanya dengan tersenyum.


"isss,ara beneran ka,jangan sampai kaya kemaren lagi"kesal ara


"iya iya,nanti dia(fian)yang akan menjemput mu ar,dan kalo dia macam macam, bilang saja sama kakak,ok"ucap rangga


"ok"jawab ara semangat


"yaudah ar,kakak berangkat dulu,dah"pamit rangga dan pergi bersama mobil nya.


"daaaah"ucap ara sedikit keras sambil melihat mobil kakak nya yang sedang menjauh.


"eh ar,siapa dia"


"aldiii,ngagetin aja tau gak"kesal ara dengan keadaan aldi yang tiba tiba di samping nya.


"ya maaf,emang dia siapa kamu ar"tanya Aldi lagi


"menurutmu"ucap ara memilih pergi ke kelasnya yang di ikuti aldi di samping nya.


"ayolah ar,kita ini sekarang teman"bujuk aldi agar memberitahu.


"teman?"ulang ara yang di setujui aldi


"iya,kita teman, walaupun kau perempuan dan aku laki,tapi kita bisa berteman kan?"ucap aldi.


"tentu saja"balas ara tersenyum


"jadi,siapa dia?"


"dia ka rangga,kakak ara"


"kak rangga?,siapa nama panjang nya ar?"penasaran aldi


"rangga aprilian"


"rangga aprilian?,maksud mu yang punya perusahaan prilia(karangan)itu?"kaget rangga menatap ara tak percaya.emang dia tadi tak melihat wajah yang mengantar ara tadi.


"iya,emang kenapa di"tanya ara bingung.


"berarti,kau anak nya tuan aprilian"tebak aldi yang di angguki ara bertanda iya.


"waah,ternyata kau anak orang kaya rupanya"senang aldi

__ADS_1


"kenapa senang begitu?"aneh ara melihat aldi


"kau tau,di kampus ini tidak ada yang tidak sombong kalo orang ya kaya ar,tapi kau tidak,kau berbeda ar"kagum aldi.


"apaan sih,gak gitu juga kali di"ucap ara


"yaudah yu"lanjut ara pergi ke ruangan nya di ikuti aldi di sampingnya,dan mereka belajar seperti biasa di ruangannya.


di ruangan kerja fian(perusahaan)


"tuan,bentar lagi ada pertemuan dengan perusahan mahendra ingin mengajukan kerja sama dengan kita"lapor eki sopan


"mahendra?"pikir fian


"seperti kenal,siapa dia?"lanjut fian


"iya tuan anda kenal,bahkan sangat kenal,dia tuan ifan mahendra,mantan dari nona ara tuan"ucap eki,fian yang mendengar nya seketika tersenyum miring.


"dia ingin merebut ara dari ku,tapi meminta bantuan ke perusahaan ku,cih"gumam fian pelan.


"kapan pertemuan nya dan dimana?"tanya fian


"di ruangan meeting perusahaan ini tuan, sekitar lima menit lagi dia tangan"ucap eki.


"kenapa kau seenak nya saja menyuruhnya di ruangan meeting tanpa seizin ku ki"ucap fian sedikit kesal


"karna saya tau tuan pasti akan mengizinkan nya kan"jawab eki tenang dan memang benar dugaan nya,bahwa si bos nya ini tidak mempermasalahkan nya.


tut


tut


handphone eki ada yang menelepon dan langsung mengangkat nya.


"(........)


"hemm" ucap eki dan mematikan sambungan nya.


"siapa?"tanya fian


"tuan dari perusahaan mahendra sudah di ruangan meeting tuan"


"hemm,ayo"ucap fian dan melangkah pergi di ikuti fian di belakang nya menuju ke ruangan meeting.


cklek' pintu ruangan terbuka dan masuk lah fian bersama eki.


"selamat pagi tuan"sapa ifan ketika melihat mereka masuk dan duduk di kursinya.


"hemm"gumam fian


"selamat pagi juga tuan"jawab eki datar


"tuan say..."ucapan ifan


"saya sudah tau apa yang akan kamu bicarakan"ucap fian datar


"hah?"bego ifan


"tuan ingin bekerja sama dengan perusahaan ini kan,dan lebih tepat nya anda meminta bantuan tuan saya, karna perusahaan mantan calon istri anda tak mau membantu anda lagi kan"ucap eki panjang lebar sedikit menyindir.


"ap apa,tuan tau permasalahan saya"kaget ifan


"tau dari mana jika perusahaan ku di bantu ira"lanjut ifan

__ADS_1


"dari mana saya tau,bukan urusan anda tuan"ucap fian datar mengagetkan keduanya.


"wah benar benar hebat dia,apa dia benar benar bisa mendengar suara hati orang"


"astaga,bahkan dia bisa membalas ucapan ku dalam hati"ucap ifan dan eki bersamaan


"tapi tuan,saya bener bener minta bantuan dengan anda tuan"ucap ifan


"apa untung nya jika saya membantu mu,bukan kah ini hanya akan merugikan ku,dan menguntungkan mu tuan"


"anda lihat kan perusahaan anda sudah di ambang kebangkrutan ketika dia(ira) mencabut saham nya kembali"lanjut fian yang hanya di dengarkan ifan dengan diam.


"apa saja tuan,jika saya punya,saya akan memberikan nya"ucap ifan


"dan kenyataan nya kau tidak punya apa apa tuan"lanjut eki yang membuat ifan lagi lagi hanya diam.


"tapi saya akan jamin ko tuan,ketika perusahaan saya berkembang lagi, perusahaan kita akan sama sama menguntungkan tuan"ucap ifan menyakinkan.


"tapi saya tak membutuhkan ke untungkan dari perusahaan mu"ucap fian


"gimana?"lanjut nya


"astaga,baru kali ini nemu perusahaan untuk kerja sama banyak pertanyaan yang beginian"ucap ifan.


"yasudah kalo gitu tuan,permisi"ucap ifan beranjak dari duduk nya berniat pergi.


"iya, silahkan tuan"ucap eki mempersilahkan.


"hah,kemana lagi minta bantuan,apa balikan lagi sama ira"bingung ifan di luar ruangan meeting


"aah,mana mau sama dia"lanjut ifan sambil berjalan keluar perusahaan fian menuju perusahaan nya.


waktu terus berjalan,yang tadi nya pagi yang berudara sejuk telah di gantikan dengan terik nya sinar matahari yang membuat suasana kota yang begitu bersinar.


di kampus,ara yang sudah waktu nya pulang sedang menunggu jemputan di depan kampusnya,di temani aldi,karna memang disini dia tak mempunya teman sama sekali selain aldi.


"siapa sih yang jemput kamu ar,lama banget"tanya aldi yang mukai bosan menunggu.


"kata ara juga tadi,mending aldi pulang aja duluan,lagian kita beda arah"ucap ara


"gak papa,nanti kamu sendiri lagi"


"yaudah,makasih nya di"


"santai saja ar"


tidak lama kemudian mobil yang di tunggu ara pun sampai.


"tuh dia udah dateng"ucap ara


fian yang di dalam mobil yang melihat ara bersama seorang pria pun langsung saja turun dan menghampiri ara.


"eh,kau bukan nya tuan fian suharja itu kan"ucap rangga kaget.


"siapa dia ar"tanya rangga tak menggubris ucapan rangga.


.


.


.


bersambung 🍁

__ADS_1


__ADS_2