
keterlaluan ...!
''Mengapa pihak sekolah diam saja tidak menyelidiki kasus ini.?'' Mami Aska marah mengetahui semua itu.
''Karena mereka tidak tau Mi,''Aska juga meminta security yang menjaga Cctv-nya u tuk diam sampai semua bukti berhasil Aska kumpulkan.
Tetap saja pihak sekolah teledor,sampai hal seperti ini mereka tidak tau,itu bisa membahayakan nyawa Hanin dan para siswa lain juga.Besok pasti akan Mami usut semua ini,kalau sampai kepala sekolah sengaja membiarkan semua ini Mami pasti akan pecat dia.
''Terserah Mami saja lah..'' Aska menjawab dengan seperlunya,karena lelah dia segera pergi ke kamar nya.
Aska sudah mengantuk,apa lagi ada beberapa pukulan di wajah nya membuat nya agak pusing.
ketika mata nya akan terpejam terdengar ponsel nya berdering,awal nya Aska membiarkan nya tetapi mengingat Hanin dia kembali bangkit dan mengambil ponsel itu.
''Halo..''Suara Aska terdengar parau di telinga Hanin.
''Aska kamu sudah tidur?'' Tanya Hanin.
''Iya Hanin maaf ya,''aku lupa mengabari kamu karena aku sangat lelah,kamu pasti khawatir ya.?
''Iya Aska,aku memang khawatir..'' Jawab Hanin.
Hanin memang sangat mengkhawatirkan Aska,dari siang sampai sore dia tidak fokus apapun selain memikirkan Aska saja.
''Gadis bunga,''sekarang kamu bisa tenang pangeran tampan mu ini baik baik saja,jangan terlalu memikirkan ku lagi dan jangan rindu esok kita akan berjumpa lagi.
''Aska,,kamu ini..'' Hanin tersipu dan tertawa mendengar ucapan Aska.
Sekarang kamu tidur ya sayang,aku lelah sekali jadi tidak bisa lama bicara dengan mu andai kamu ada sini pasti aku akan meminta mu untuk memijit seluruh badan ku.
''Memang aku tukang urut apa..'' Aska tertawa geli mendengar jawaban Hanin.
''Ya sudah Aska,''kamu istirahat saja supaya besok badan mu lebih segar ketika sekolah.
''Iya sayang ku,baby ku kamu juga tidur ya tunggu aku dalam mimpi.''Aska mematikan ponsel nya lalu tertidur.
__ADS_1
Seperti nya Aska memang sangat lelah,sampai langsung tertidur begini.
Pagi ini para wali murid yang terlibat perkelahian kemarin di panggil ke sekolah,termasuk orang tua Aska.Kesibukan terjadi di sana ketegangan antara orang tua pun tak terelakkan,apa lagi setelah Mami Aska membuka permasalah baru di sana.
Pak kepala sekolah,bagai mana anda tidak mengetahui adanya tindakan kriminal di sekolah ini,segera bereskan kasus ini atau anda yang akan mendapatkan sanksi dari pihak yayasan.
''Maaf ibu Selfi saya memang tidak mengetahui nya, menurut laporan kejadian saat itu Hanin terjatuh sendiri saat turun dari tangga.'' Kepala sekolah menjelaskan.
''Harus nya anda lebih teliti pak,''kalau seperti ini pihak sekolah juga bisa di rugikan,apalagi korban nya sampai masuk rumah sakit sampai satu minggu pasti keadaan nya tidka baik-baik saja saat itu.Saya tidak mau tau semua ini harus di usut sampai tuntas,karena kalau tidak jabatan anda taruhan nya.
''Baik Bu Selfi,akan saya usut sekarang juga '' Jawab Kepala sekolah.
Ibu Selfi adalah pemilik sekolah tersebut,dia pemilik organisasi yang mendirikan sekolah itu,jadi semua yang ada di sekolah harus menuruti semua perintah nya,termasuk kepala sekolah.
Tiba saat nya,Faro dan teman-teman nya di interogasi mengenai keterlibatan mereka atas kecelakaan yang menimpa Hanin beberapa waktu lalu.
Gisel yang merasa menjadi orang yang memberi perintah pada Faro merasa sangat ketakutan,dia begitu cemas mengetahui jika Faro tengah menjalani pemeriksaan secara tertutup.Pasal nya kabar yang beredar mereka akan di serahkan pada pihak berwajib jika tidak mengakui perbuatan nya.
''Kalau Faro sampai jujur pada kepala sekolah,bisa mati aku..Papa pasti akan marah jika aku terlibat dalam kasus seperti ini,belum lagi Aska dia pasti akan semakin membenciku.''
''Hanin kamu mau Faro dihukum berapa lama,terus apa yang akan kamu lakukan nanti untuk membalas mereka.'' Elea bertanya.
''Aku tidak ingin melakukan apapun El,biar pihak sekolah saja yang mengurus nya,karena aku sudah tidak tertarik untuk membahas nya.'' Hanin menjawab dengan santai seperti tanpa beban.
''Ya ampun Hanin,,''kenapa baik sekali sih harus nya kamu tuntut saja dia supaya di penjara.Biar mereka merasakan akibat nya sudah membuat onar di sekolah ini,lagian Faro itu selalu saja berulah merasa paling keren saja.
Hanin hanya tersenyum menanggapi Elea bicara.
Aska mencari Hanin di seluruh penjuru sekolah, tetapi tidak menemukan nya,bahkan Hanin juga tidak merespon pesan dan panggilan nya.Sikap Hanin membuat Aska khawatir,karena kasus nya tengah di usut oleh pihak sekolah membuat Aska berpikir jika Hanin marah dengan nya.Setelah pelajaran terakhir barulah Aska melihat Hanin, karena dari pagi dia pun ikut di periksa oleh pihak sekolah.
''Hanin..''Aska memanggil.
''Ya..As'' Jawab Hanin.
''Pulanglah bersama ku.!'' Hanin hanya tersenyum datar,menanggapi Aska.
__ADS_1
Maaf kalau Papa ku di rumah pasti dia akan menjemput ku tepat waktu,''jadi kita tidak bisa pulang bersama dalam minggu ini,kamu mengerti kan.?
''Ya aku mengerti,bisakah kita bicara lebih dulu?'' Aska berkata dengan sangat serius.
''Boleh..''Jawab Hanin.
'Aku minta maaf Hanin,''kasus ini semakin semakin besar sekarang,kamu pasti merasa tidak nyaman dengan semua ini kan,sungguh aku tidak bermaksud membuat semua nya menjadi seperti ini,andai saja saat itu aku mampu mencegah Niko untuk....
''Cukup As..!'' Hanin menghentikan pembicaraan Aska.
''Aku tidak marah dan semua sudah kejadian bukan,''biarlah semua proses nya berjalan dengan bagai mana mesti nya.Sejujur nya aku hanya merasa tidak nyaman jika harus di interogasi oleh para guru dan proses lain nya,hanya itu saja dan kamu tidak usah merasa bersalah,mungkin memang harus seperti jalan nya kan.
''Kamu serius tidak marah..?'' Aska memegang jemari Hanin.
''Tidak Aska..''Hanin pun membalas genggaman Aska.
Aska tersenyum bahagia mendengar ucapan Hanin, dia begitu lega karena hal yang ia takutkan tidak terbukti,Hanin memang susah di tebak terkadang Aska pum di buat bingung.
''Siap kan dirimu untuk besok ya,''jawab lah dengan apa adanya dan jujur saja tidak usah takut atau merasa tertekan.
Esok hari Hanin juga akan menjalani pemeriksaan, yang menyebabkan dirinya terluka.
''Siap bos'' Kata Hanin,menggoda Aska.
Faro benar benar tertekan dengan berbagai macam pertanyaan,dia begitu frustasi karena karena orang tuanya pun memaki nya ketika sampai di rumah.
Faro,,kamu benar-benar membuat malu keluarga saja,dalam minggu ini Papa harus di panggil oleh pihak sekolah dengan kasus berbeda.Mau jadi apa kamu,apa kamu ingin jadi berandalan seperti preman diluar sana yang tidak di sekolah kan.Ingat Faro kalau samapi kamu terbukti melakukan tindak kriminal Papa pasti akan menghukum mu.
''Pa Faro tidak bermaksud seperti itu,''Faro hanya bermain-main saja tidak bermaksud melukai anak baru itu.
Apapun alasan kamu Papa tidak mau tau lagi Faro,kamu tunggu saja hukuman dari papa nanti.!
''Ahhhh...sial,semua ini gara-gara Gisel awas saja kamu Gisel kalau sampai papa ku memberi hukuman yang berat untuk ku,pasti akan ku balas kamu nanti..!''
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Maaf ya lama tidak up..