Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 38.


__ADS_3

Mereka membawa Elea ke rumah sakit,Niko adalah orang yang paling panik di antara mereka.


Setelah Elea masuk IGD dan sedang di tangani oleh dokter,semua teman teman nya menunggu di luar ruangan.Beribu pertanyaan tertanam dalam benak mereka,mengapa tiba tiba Elea bisa pingsan.


''Aduh ada apa sih dengan El,mengapa dia pingsan aku takut terjadi sesuatu dengan nya,aku jadi sedih semua ini mengingatkan pada Hanin bukan kah dulu dia tiba tiba pingsan.'' Zahra menangis.


''Kamu memiliki pemikiran yang sama dengan Ra.''Ucap Aska.


Niko terlihat begitu cemas,dia sangat ketakutan jika sesuatu terjadi dengan pacar nya.


''Niko bagaimana keadaan Elea..?''Mama Elea datang.


''Belum tau tante..''jawab Niko.


Dokter pun keluar dari ruang pemeriksaan.


''Dokter bagaimana keadaan anak saya..?''Mama Elea bertanya.


''Mari kita bicarakan di dalam bu..''kata Dokter.


''Ibu jangan lah khawatir anak ibu tidak apa apa,''dia hanya kelelahan saja,tolong jangan dibiarkan bekerja terlalu keras dan hindari olah raga yang membuat nya lelah karena bisa berakibat fatal pada bayinya.


Apa......!


Bayi.........!


''Apa Elea Hamil Dok..?''Mama Elea membulatkan kedua mata nya untuk memastikan ucapan dokter.


''Benar ibu,saya sudah melakukan pengecekan lebih lanjut jika ibu merasa sanksi bisa di lakukan USG.!''Dokter memberi penjelasan.


''Baik dokter nanti akan saya lakukan USG nya''Mama Elea tertunduk lesu.


Setelah keluar dari ruangan dokter Mama Elea menyeret Niko dengan kasar,dia me jadi sasaran kemarahan dari orang tua pacar nya.


''Kamu dengar Niko apa yang sudah di katakan Dokter dengar kamu.....!''Mama Zahra berkata sambil teriak teriak marah.


''Apa yang sudah kalian lakukan,''apa yang sudah kamu perbuat pada Elea,brengsek kamu Niko kamu telah menghancurkan masa depan anak ku..!


''Maaf tante maaf..''Ucap Niko.


Plak.......!

__ADS_1


Niko ditampar oleh Mama Elea.


''Saya tidak sudi melihat wajah mu lagi tidak sudi,pergi dari sini pergi...!''Mama Zahra mengusir Niko.


''Tante maaf,ini semua bukan sepenuh nya kesalahan Niko,bukan kan Elea juga menyukai nya semua itu kesalahan mereka berdua jadi harus nya biar kan mereka untuk mempertanggung jawab kan perbuatan nya.''Aska memberikan nasehat untuk Mama Elea.


''Aska tante sudah terlampau kecewa dengan nya,''biarkan saja dia pergi biar Ayah nya Elea yang mengurus nanti,tante tidak bisa berpikir lagi.


Karena didalam ruangan berisik Elea pun segera sadar,dia mengerjapkan mata nya serta memang pelipis nya karena merasa pusing.


''Ma....''Elea sadar.


''El kamu sudah sadar ..?''Zahra mendekati Elea.


''Elea,Mama sangat kecewa dengan mu bagaimana bisa kamu bertindak sebodoh itu,?apa kami tidak memikirkan masa depan mu oh tuhan apa dosaku sehingga anak ku melakukan hal hina macam ini.''Elea tampak bingung dengan sikap Mama nya


''Ada apa Ma..?''Ela bertanya.


''Kamu hamil El hamil....''Mama histeris saat memberitahu Elea.


Elea terbata tak mampu berkata apapun dia shock berat mengetahui apa yang sudah terjadi dalam diri nya.


''Mama,Elea apa yang terjadi.?''Papa Elea datang.


''Pa ampuni aku tolong maaf kan aku yang hina ini Pa,Ma...''Elea pun menangis sesenggukan di kaki Papa nya.


''Ada apa ini bangun lah sayang mengapa kamu seperti ini.!''Papa semakin bingung,semua yang ada di ruangan itu pun diam termasuk teman teman Elea.


''Anak mu Hamil Pa..''Mama memberitahu.


Apa......!


''Siapa yang melakukan nya..?Jawab El.!''Wajah Papa Elea begitu murka.


''Jawab.....!''Papa mengguncang bahu Elea dengan kasar.


''Niko Pa..''Elea bicara sambil menangis.


Plak........!


Papa Elea seketika murka dan memukul anak nya,Elea hanya mampu menangis menahan rasa sakit nya.

__ADS_1


''Om cukup jangan memukul nya lagi.''Aska menegur .


''Tenangkan diri Om,''lalu pikirkan masa depan Elea semua sudah terjadi,menyakiti nya tidak akan merubah apapun,ini di rumah sakit Om kalau membuat keributan nanti akan menimbulkan banyak masalah lagi.


''Terimakasih Aska,Om hanya spontan merasa emosi sebab anak ini sungguh keterlaluan.''kata Papa Elea.


Karena Elea sehat dia sudah di perbolehkan untuk pulang,dia pun di bawa pulang oleh kedua orang tua nya,Zahra,Aska dan Boby pulang bersama mereka masih tidak mengerti dengan Niko dan Elea yang melakukan hubungan sejauh itu


''Tidak ku sangka Niko sadis juga,menghamili anak orang cari uang saja belum mampu.''Boby mengkritik Niko.


''Entahlah Bob,nama nya juga suka sama suka''Ucap Zahra.


''Doakan saja mereka supaya mampu menemukan jalan keluar nya dengan baik.''kata Aska.


''Masuk kamar El jangan pernah bermimpi bisa keluar dari rumah ini!!'' Papa menghukum Elea.


Elea pun masuk tanpa berani berkata apapun


Di rumah Nya,Niko memberanikan diri bercerita dengan orang tua nya tentang kehamilan Elea.


''Pa,Ma Niko mau mengakui sesuatu''kata Niko.


Apa yang ingin kamu akui Niko.?''Papa bertanya.


''Niko menghamili Elea Pa..''Niko bicara dengan cepat dan jelas tanpa rasa ragu.


Apa.....?


Mama Niko merasa shock me dengar nya.


Pa urus lah anak kesayangan mu ini Mama pusing sekali mendengar nya.


''Ya ampun Niko mengapa kamu ceroboh begini, bodoh sekali..!''buka kah Papa pernah bilang,hargai dan jaga Wanita dengan baik, jika kamu menyukai nya maka kamu harus ekstra bersabar.


Mengapa bisa kamu melakukan hal bodoh semacam ini,apa yang harus Papa katakan pada orang tua nya Elea.


''Maafkan kesalahan Niko Pa''Niko meras sangat bersalah dan menyesal.


''Pa lebih baik kita temui keluarga Elea,mereka pasti sangat marah dan kecewa pada Niko cepat atau lambat mereka akan mencari kita untuk menuntut pertanggung jawaban.Bagaimana kalau Niko di lapor kan kekantor polisi,semua nya akan semakin panjang nanti nya.'' Mama Niko begitu stres mengetahui nya.


''Pikiran mu terlalu berlebihan Ma,''besok kita datang ke rumah keluarga Elea,kita bicarakan semua ini bersama sama.

__ADS_1


__ADS_2