Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 45


__ADS_3

Melihat Hanin menangis Aska menghampiri nya dan menghapus air mata yang di pipi nya,dia memberikan kekuatan kekutan dengan cara yang berbeda.Tanpa menyentuh tanpa bicara hanya menatap dengan hangat dan memberi senyuman.


''Aska dimana..?''Zahra bertanya.


''Aku di sini.''Aska langsung menjawab nya.


Askaaaa........!


''Jangan berteriak,suaramu membuat telinga ku sakit.''Boby menyela.


''Aku tidak peduli dengan mu BOb,''Aska aku bahagia lihat lah wajah mu begitu berseri.Mengapa tidak memberitahuku telah bertemu Hanin,aku menyesal tidak berlibur dengan kalian,aku ingin memeluk mu As sumpah aku sangat senang.


''Nanti kita atur waktu supaya bisa berkumpul..'' keadaan Hanin tidak memungkinkan untuk terbang ke sana.


''Aku sambungkan dengan El dia pasti sangat senang tunggu ya.!''dengan antusias Zahra menghubungi Elea.


Beberapa kali dia menghubungi tetapi El tidak merespon,mungkin dia sedang di sibukkan mengurus buah hati nya.


''Kemana Elea,aku telfon Niko saja.''zahra pun kesal.


Tut tut tut


Halo........


''Akhir nya Nik kamu menerima telfon ku,dimana El..?''Niko menerima panggilan Zahra.


''Ya ampun seperti tidak bertemu sebulan saja,mana si Boby.''Niko mencari Boby karena tidak terlihat di ponsel nya.


''Sudah Nik berikan saja pada El,''aku tidak perlu dengan mu..!


''Awas saja kalau nanti kamu mencari Najwa akan ku sembunyikan dia..''Niko mengancam.


''Tidak peduli,''Najwa pasti akan mencari ku cepat Niko berikan pada El..!


Bawel...!


Niko pun memberikan ponsel nya pada Elea.


''Zahra sorry,''aku sedang menyiapkan keperluan sekolah Najwa.


Oke El,ada kejutan buat mu.


''Aska..kamu dimana..?''Zahra mencari Aska yang tak terlihat.


''Aku ada di sini Ra.''Aska menjawab.


Hanin.....!


Zahra pun memanggil Hanin..membuat Elea bingung.

__ADS_1


''Mana Hanin.''kata Elea.


Aska pun mengarah kan ponsel nya pada Hanin yang sedang berjalan membawa makana kecil untuk tamu di rumah.


''Hanin.....''Elea begitu terkejut dan terharu.


''Hanin..''Elea pun sama dengan Zahra sampai menitihkan air mata.


Aska memberikan ponsel nya pada Hanin dengan senang hati dia menerima nya.


''Hai Elea,senang bisa melihat mu aku rindu.''Hanin begitu senang melihat Elea.


''Hanin ini benar kamu kan aku tidak mengkhayal kan,ini nyata kan.?''Elea tidak percaya.


Ya El ini benar.


''Haninnnnn....!''Elea berteriak sampai Niko pun terkejut.


''Kamu kenapa sayang,mengapa berteriak dan menangis..?mengapa memanggil Hanin.?''Niko pun heran.


Niko kemari lah lihat lah Hanin sudah kembali..!


Niko segera berpindah posisi di samping Elea,dia pun terkejut bukan main melihat Hanin di layar ponsel nya.


''Hanin kamu sudah sehat.?''bagaimana kami bisa bertemu Boby.


''Tenang saja Hanin dimana pun kamu berada,''aku dan Elea pasti akan datang membawa najwa menemui mu.


''Terimakasih Niko..''kata Hanin.


Mereka semua ngobrol dam bercanda lewat vidio call,banyak sekali yang mereka bicarakan termasuk mengatur waktu agar bisa kembali berkumpul menemui Hanin.


menjelang sore Aska dan teman-teman nya bermain ke pantai,Hanin pun ikut bersama mereka.Aska menggenggam erat tangan Hanin,mereka melangkah menyusuri pantai berdua sementara teman-teman nya sibuk dengan kegiatan nya sendiri.


Banyak sekali foto yang mereka ambil,Hanin terlihat nyaman dan bahagia melewati waktu bersama dengan orang-orang yang menyayangi nya.


Hanin...


Aska memeluk Hanin begitu saja sebelum gadis itu menjawab panggilan nya,dalam dekapan Aska Hanin memejamkan mata.


''Hanin,aku tetap mencintai mu dulu sekarang dan sampai kapan pun.''Hanin membuka mata nya, menatap wajah tampan yang mendekap nya.


''Terimakasih sudah mencintaiku dan menjaga hati mu,''Aska selama aku bernafas perasaan ku sama terhadap mu tidak berkurang sedikit pun.Jika tuhan memberikan ku waktu lebih lama lagi bersama dengan mu,aku pasti akan melewati nya dengan sepenuh hati.


Hanin menyentuh kedua pipi Aska dengan tangan lembut nya,menciptakan kemesraan dan membuat iri teman-teman nya.Tanpa di ketahui mereka berdua Boby dan yang lain mengambil gambar romantis yang sayang jika tidak di abadikan.


''Yakin lah sayang masih banyak waktu untuk mu,agar mita bisa selalu bersama.''Aska pun kembali membawa Hanin kedalam pelukan nya.


senja pun datang mereka beristirahat dan menikmati makanan di sekitar pantai,Boby menunjukan hasil foto yang ia ambil secara diam-diam.

__ADS_1


''Lihat lah As foto yang ku ambil keren kan...?''Boby menunjukan ponsel nya.


''Bob kamu mengambil nya,''berikan semua pada ku aku menyukai nya.


''Baik lah..''kata Boby.


Saat makan Aska selalu saja menggenggam jemari Hanin,dia bahkan menyuapi Hanin agar genggaman nya tidak terlepas


''Ya ampun Aska,biarkan Hanin makan dan minum jangan membuat nya susah seperti tahanan.!''Johan meledek Aska.


''Iri saja,''aku yang akan menyuapi dan memberikan nya minum.


''Bucin parah.''kata teman-teman Aska.


''Biarkan saja,syirik bilang....!''Aska tidak peduli.


Setelah melewati hari dengan penuh canda tawa, saat nya Hanin untuk pulang dan berpisah untuk beberapa jam dengan Aska.


''Tante terimakasih mengijinkan Hanin bermain dengan kami,saya pamit dan salam untuk kak Bagas.''


''Iya Aska,''nanti tante sampaikan kalian hati-hati ya.


Mama Hanin melihat wajah cerah pada putri nya, terlihat aura kebahagiaan yang terpancar membuat nya begitu senang.Melihat putri nya bahagia Mama Hanin pun ikut bahagia.


''Mama tahu kamu pasti sanga bahagia nak bertemu kembali dengan Aska,walau kamu selalu mengingkari hati mu tetapi wajah mu berkata lain.Mama ikut senang melihat kebahagiaan mu.''


''Cantik apa kamu tidak merindukan ku.?''Aska mengirim pesan pada Hanin.


''Kita belum satu jam berpisah As mengapa sudah menanyakan rindu.?''balas Hanin.


''Hai gadis bunga,setiap detik aku selalu merindukan mu mengapa rinduku bertepuk sebelah tangan.?''


''Kamu selalu saja membuat ku tersenyum dengan tingkah mu,terimakasih sudah membuat ku bahagia''


''Hanin coba kamu ada di sini,pasti aku tidur memeluk mu semalaman dan tidak akan ku lepas sampai pagi.''


''Aku akan sesak nafas jika seperti itu,''kata Hanin.


''Akan ku beri nafas buatan agar kamu mendapat oksigen.''


''Aska.....!''


Aska pun tertawa setelah menggoda Hanin.


''Sayang tidur lah,!''besok pagi aku akan kembali menjemput mu..


''Iya As,selamat tidur sayang.''pesan dari Hanin.


''Iya sayang,gadis bunga ku aku mencintai mu.''pesan dari Aska membuat Hanin senyum-senyum sendiri di kamar nya.

__ADS_1


__ADS_2