Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 49.


__ADS_3

Waktu telah bergulir melewati hari demi hari,hingga waktu yang dinantikan Aska pun tiba,dan akan mengunjungi Hanin bersama sahabat dan Mami nya.Mami Aska pun ikut serta sebab dia juga ingin bertemu Hanin dan Mama nya.


Ke enam sahabat itu akhir nya akan berkumpul kembali,Hanin yang mengetahui sahabat lama nya akan berkunjung pun merasa sangat senang.


Niko dan Elea pun menyempatkan waktu nya untuk bertemu Hanin,walau hubungan mereka sedang tidak baik.Elea belum maafkan Niko tetapi Niko tetap bersikap mesra seperti biasanya,seolah tidak terjadi apa-apa.


''Mana Boby mengapa belum sampai juga ?''zahra dan yang lain sudah berada di bandara untuk terbang,tetapi Boby tak kunjung datang.


''Itu dia..''Niko melihat kedatangan Boby.


''Lama amat sih Bob,''kalau gak datang juga pasti sudah kami tinggal.


''Galak amat Ra macet tau.''kata Boby.


''Yuk masuk jangan ribut terus kalian berisik tau.''Niko mengajak mereka masuk untuk check in.


Mami Aska dan yang lain pun biasa saja melihat nya,memang Zahra dan Boby itu selalu berisik jika bertemu.


''Senang nya ingin bertemu Hanin,''apalagi Aska pasti dia bunga di hati nya sudah bermekaran.


''Iya Ra aku juga sangat senang,Aska pasti menjadi orang yang paling bahagia di sini.''Elea pun ikut bicara


''kebahagiaan ku tidak dapat terlukiskan oleh apapun.''Ucap Aska.


''Bucin nya belum ilang..''Zahra meledek.


''Jomblo sejati tidak tau rasa nya jatuh cinta.''Aska juga meledek Zahra.


Haaaaaa......


''Kena kan Ra..''Boby tertawa.


''Sialan kamu Bob,''memang kamu ada pasangan bukan nya kamu juga dewa nya jomblo kan.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan menuju kediaman Hanin keramaian pun tercipta dengan obrolan-obrolan yang tidak penting,tapi justru keseruan itu lah yang mampu membunuh waktu dan berasa cepat sampai ke tempat tujuan.


Saat ini rombongan sudah berada di depan Villa milik Hanin,Mama Hanin sudah menyambut mereka di depan pintu.


''Selamat sore jeng apa kabar,sudah lama sekali kita tidak bertemu.''Mami Aska memeluk Mama Hanin.


''Jeng selfi terimakasih sudah datang kemari,kabar kami semua baik dan sehat,jeng selfi semakin awet muda ya.''Mama Hanin pun menyambut nya dengan tangan terbuka kedatangan rombongan Mami Aska.


''Ayok masuk semua,cantik dan lucu anak siapa ini..?''ucap Mama Hanin melihat Najwa.


''Ini anak Elea tante..''Jawab Elea.


''Cantik nya seperti mama nya ya.''Elea tersenyum mendengar nya.


''Tante,zahra,Niko Elea.....''


Hanin memeluk mereka semua tanpa memperdulikan baki yang ada di tangan nya.


''Tante kangen sekalu Hanin...''Mami Aska membelai lembut kepala Hanin.


Hanin aku rindu..


Aku kangen dengan mu Hanin..


''Peluk sini peluk,senang sekali bisa bertemu dengan mu lagi,kamu jahat Hanin ninggalin kita semua.''Elea dan Zahra berurai air mata kebahagiaan.


''Maaf...maafkan aku sudah pergi dari kalian,tetapi aku pun sama sangat merindukan kalian sahabat ku yang begitu baik hati.''Hanin pun sama,dia berurai air mata dalam pelukan kedua sahabat nya.


''Oh jadi kamu hanya merindukan mereka saja,apa sudah lupa dengan ku atau aku ini tidak di anggap sahabat oleh mu Hanin ''ucap Niko sambil menggendong putri nya.


''Hai Niko jangan berkata seperti itu,mana mungkin aku melupakan mu,hai gadis cantik siapa namamu sayang.''Hanin juga mengapa Najwa,tetapi Najwa masih malu karena belum mengenal.


''Sekarang waktu nya makan setelah itu baru istirahat,pasti sangat menyenangkan jika makan ramai-ramai begini.''Mama Hanin menjamu tamu nya.

__ADS_1


Suasana makan pun penuh dengan keceriaan sore itu,berbagai canda tawa menggema di dalam ruangan.


Bagas pulang keadaan rumah sudah begitu ramai,dia juga menerima tamu di rumah nya dengan penuh suka cita.


Malam hari Aska tidak berani mengajak Hanin keluar rumah,sebab dia takut Hanin tumbang jika terkena angin malam.


''Hanin aku sangat senang bisa mengunjungi mu lagi.''kata Aska.


''Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk datang kemari menemui ku.''


''Hanin lihat lah bintang di atas sana,''mereka pasti iri dengan kita yang sedang berdua,andai mereka bisa mendengar ku pasti aku akan bercerita betapa bahagia nya diriku saat melihat mu.


''Aska,jangan gombal terus kan malu.''Hanin masih saja malu-malu.


''Kamu masih sama Hanin,''selalu tersipu malu tetapi tak apa aku suka melihat nya.


Keromantisan mereka terganggu dengan datang nya Najwa,bocah kecil itu berlarian di sekitar mereka sambil memainkan balon yang baru saja di beli saat berkeliling kota.


''Hai cantik nya om kemari lah,di sini ada tante cantik juga.''Aska meletakkan Najwa di atas pangkuan nya,gadis kecil itu terlihat begitu dekat dan manja pada nya.Hanin yang melihat nya begitu gemas dengan tingkah anak sahabat nya.


''Dia lengket sekali dengan mu As, menggemaskan.''Hanin mencubit pipi gembul Najwa.


''Tetapi aku hanya lengket dengan mu.''Aska menggoda Hanin.


''As,jangan bicara macam-macam di hadapan anak kecil.''ucap Hanin.


''Siapa yang bilang macam-macam.''Aska tersenyum senang.


''Ihhh jangan menggoda ku.''Hanin berbisik.


''Aku senang jika kamu tergoda dengan ku.''Hanin mencubit lengan Aska dengan pelan.


Aska.....!

__ADS_1


"Iya maaf sayang.."


__ADS_2