Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 32.


__ADS_3

Aska tante ingin memberikan ini padamu,seperti nya kamu harus mengetahui nya,di dalam sini banyak tertulis nama mu dan kisah tentang mu. Tenang lah tante tidak membaca semua nya,sebab nanti Hanin akan marah.


''Terimalah...!'' Aska menerima buku diary yang diberikan oleh Mama nya Hanin.


''Terimakasih Tante..''Jawab Aska.


Setelah Bagas datang,Aska memutuskan untuk pulang dia tidak sabar ingin membaca buku diary itu.Sesampai nya di rumah Aska langsung mengurung diri nya di kamar,dia fokus dengan buku yang ada dalam genggaman nya.dengan hati yang bergetar,Aska mulai mulai membaca nya dari halaman yang paling depan.Setiap kata dan kalimat yang Hanin mengandung makna,terkadang Aska tersenyum mengetahui aisi lain Hanin yang sebenar nya,yang ia tuliskan dari lubuk hati nya melalui tinta dia atas kertas dengan goresan yang indah.


Melalui Diary Aska sekarang tau jika ternyata Gisel selalu menyakiti nya,tetapi tidak sedikit pun Hanin membalas atau bercerita.Bahkan Gisel yang telah mengurung nya di gudang saat Hanin tidak mengikuti lomba,Aska mengepalkan tangan mengetahui semua kelakuan gisel pada Hanin.Aska pun sedih ternyata selama ini saat Hanin tidak datang ke sekolah,ternyata dia sakit penyakit nya sedang kambuh.


Aska tersenyum ketika ia membaca tulisan tentang bahagia nya Hanin,ketika mereka berkeliling kota menggunakan motor nya.Dia tidak menyangka hal kecil seperti itu ternyata sangat membahagiakan bagi Hanin,hal yang mungkin di anggap biasa saja bagi diri nya bahkan orang lain.


Perasaan Aska naik turun membaca nya,kadang dia tersenyum,kadang kesal,sedih dan marah perasaan nya campur aduk.Apalagi ketika dia membaca saat dirinya marah dengan Hanin,dia merasa bersalah dan menyesal.Ada juga saat dirinya menggoda melali ucapan atau pun pesan,ternyata Hanin Hanin begitu gembira.


"Diary Aska marah dengan ku,dia seharian cuekin aku tau,aku harus apa diary selam ini aku menghilang karena aku tidak mau Aska tau keadaan ku,kemarin aku sakit karena syok melihat kepergian orang tua Zahra,sungguh hati dan pikiran ku sangat rapuh saat itu.Aku ingin sekali menyapa nya tadi,tapi aku takut dia masih marah dan tidak mau menjawab ucapan ku,pasti akan sangat mengecewakan.'''


Membaca itu Aska begitu sedih,sebab Hanin sengaja menyembunyikan semua dari nya.Benar yang di katakan Bagas,jika memang Hanin menyembunyikan semua nya karena tidak mau Aska khawatir dan sedih.


''Hanin mengapa harus menutupi semua dari ku,aku pasti akan menjaga mu tidak akan membiarkan kamu terluka sedikit pun.

__ADS_1


''Diary..aku sangat sedih saat ini Aska minta putus dariku,walaupun aku menolak nya tetapi dia tetap saja tidak mau dengar,mengapa Aska tega sekali dengan ku.Diary apakah kamu tahu dia lah lelaki yang mampu menggetarkan hatiku,dengan nya aku merasa berarti dengan pula aku merasa di cintai dan di hargai,tetapi sekarang semua hilang bersama hancur nya perasaan ini.''


"Aska,,kamu adalah alasan aku kuat menjalani sisa hidup ku yang tak berarti ini,kamu lah orang yang mampu membangkitkan semangat ku yang setiap hari kian runtuh bersama sakit yang kuderita.Aska,,


di cintai olehmu,di miliki kamu merupakan anugerah terbesar dalam hidup ku,bagaimana aku bisa me jalani sekolah ku dengan hubungan kita yang sudah hancur ini,bagai mana bisa aku bertemu dengan mu setiap hari dengan perasaan yang sekarang,Aska kamu tetaplah pemilik hati yang rapuh ini,kamu tetaplah penjaga hatiku yanng selalu kucintai,I love you Aska.''


Membaca ini Aska sangat menyesali perbuatan nya ketika itu,dia juga tidak mungkin berkata seperti itu jika mengetahui keadaan yang sebenar nya.Tetapi Aska juga merasa beruntung ternyata Hanin begitu tulus pada nya,Aska merasa bahagia dirinya berharga untuk Hanin,Aska juga tidak menyangka dirinya menjadi penyemangat untuk Hanin.


''Hanin,kamu juga berharga untuk ku kamu adalah cinta ku pemilik hati ku.Hanin i love you too,terimakasih utuk cintamu terimakasih untuk segala nya yang telah kamu beri,terimakasih untuk semua nya sayang.Kamu harus kuat dan semangat setiap hal yang ku lalui bersamamu,adalah kebahagiaan yang terindah di hidup ku.Maafkan aku yang pernah menyakitimu,jika tuhan memberikan kesempatan untuk kita bersama lagi,aku akan menggantikan semua kesakitan itu dengan kebahagiaan.Berjuang lah Hanin,gadis bunga ju yang cantik,yang ceria dan kuat,kamu pasti mampu melewati ini semua sayang.Diary tolong sampaikan cinta dan pesanku pada nya,Hanin aku mencintai mu,mencintaimu,mencintaimu selalu.''


Aska menuliskan kata kata itu,di halaman terakhir tulisan Hanin,dengan derai air mata yang menemani nya ketika setiap kata terukir di sana.


Aska tertidur menjelang subuh,saat di bangun kan dia mengatakan tidak ingin masuk sekolah. Kelakuan nya itu membuat Mami Aska marah,Aska sengaja tidak membuka pintu nya karena tidak mau mendengar ocehan Mami nya yang berisik itu.


''Aska kamu beneran sakit sayang ..?'' Kata Mami nya.


''Mi Aska pusing,Mami jangan berisik lah..!'' Aska malas walau hanya bicara dengan Mami nya.


''Kamu ini,Mami itu khawatir kenapa berkata seperti itu..''Mami Aska ngomel ngomel.

__ADS_1


Aska tidak mau mendengar Mami nya yang berisik, dia kembali ke kamar sambil memakan roti yang sudah ia beri selsai untuk menambah tenaga.


Di sekolah semua penyelidikan sudah selesai,saat nya pihak sekolah dan pihak keluarga Hanin memberitahu siapa yang bersalah.Tetapi pihak sekolah tidak gegabah,mereka memanggil pihak keluarga nya terlebih dahulu yaitu wali murid.


Di tempat berbeda Faro yang mengetahui apa yang terjadi pada Hanin saat ini,dan kegaduhan di kelas gisel membuat nya ingin tau.para Teman teman di sekolah lama memberitahu dia apa yang sebenar nya terjadi,mengetahui cerita awal nya saja Faro sudah dapat menyimpulkan siapa dalang dari semua itu.


''Dasar wanita licik,dia pikir bisa dengan mudha lari begitu saja dari kesalahan nya.''


Pulang sekolah Faro ingin bertemu dengan teman di sekolah lama,dia menunggu mereka di sebuah kedai minuman sambil nongkrong sendiri.Melihat ada seorang siswa menggunakan seragam yang sama, seperti dirinya dahulu membuat Faro penasaran.


''Siap dia..?''Faro terus saja menatap nya.


Dia terus saja memperhatikan gadis itu,karena hanya melihat dari belakang membuat faro tidak bis mengenali nya.


Zahra...!!


''Zahra tunggu..!''Faro memanggil gadis itu yang ternyata Zahra.


''Faro,ngapain memanggil ku..?''Kata Zahra merasa tidak suka.

__ADS_1


''Zahra,aku mau bicara sebentar..? ucap Faro.


''Aku tidak mau..!''Zahra menolak.


__ADS_2