
''Mami... Aska berangkat dengan hati yang hampa, sekarang Aska kembali dengan perasaan yang sangat bahagia Mi rasa nya sudah tak sabar untuk bercerita dengan mu.''dalam hati Aska bicara.
Saat turun dari pesawat Aska melangkah dengan gagah nya dan penuh percaya diri,jiwa nya sudah kembali,kekosongan yang selama ini membelenggu nya sudah terhempas jauh dari hidup nya.Dia pulang ke rumah dengan wajah yang berseri ,terlihat jelas kebahagiaan yang ia rasakan saat ini.
''Mami Aska pulang..''Aska menyapa Mami nya yang sedang duduk santai di rumah.
''Kok ada yang beda dengan anak Mami,seperti nya aura nya sangat terpancar ya.Apa liburan kali ini begitu menyenangkan.?''kata Mami.
''Tebak Mi apa coba yang membuat Aska bahagia.?''
''Em..pasti di sana banyak gadis cantik ya.''kata Mami.
''Bukan Mi.''Aska menyela.
''Pasti karena keindahan alam di sana atau ada sesuatu yang spesial di sana.''Mami berkata lagi.
''Benar Mi di sana ada yang sangat spesial,tetapi itu yang belum Mami ketahui.''ucap Aska.
''Ya Aska tapi Mami tidak tahu.''
Aska mengeluarkan ponsel dan menunjukan pada Mami nya,karena penasaran Mami nya pun langsung mengambil ponsel itu dan segera melihat isi ponsel itu.
''Sayang apa benar ini Hanin...?''Mami terkejut dan bertanya.
''Benar Mi,itu Hanin.''Aska menjawab dengan tersenyum bangga.
''Hanin dia baik-baik saja,dia sehat kan nak mengapa tidak memberitahu Mami..?''
''Hanin sehat Mi,''Aska sengaja ingin memberikan kejutan untuk Mami.
Aska pun menghubungi Hanin,dia sengaja melakukan vidio call agar Mami nya bisa melihat Hanin kembali.
''Halo Aska,kamu sudah sampai..?''pertanyaan Hanin dalam layar ponsel.
''Iya Hanin aku sudah sampai berkat doa darimu,''lihat lah ada Mami ingin bicara dengan mu.
''Tante apa kabar..?''ingin sekali bertemu tante.
__ADS_1
''Tante baik nak,bagaimana keadaan mu tante juga ingin bertemu dengan mu.?tante sangat senang melihat Hanin lagi,sampaikan salam untuk Mama ya''Mami Aska begitu senang melihat keadaan Hanin yang terlihat sehat.
''Iya tante Mama pasti akan sangat senang mendapat salam dari tante,''semoga kita bisa cepat bertemu ya tante,Hanin sangat rindu.
''Tante juga sangat rindu,''jaga kesehatan ya nak jangan berpikir terlalu keras sayang sehat itu mahal.
''Iya siap Tante.''kata Hanin.
Setelah selesai berkomunikasi dengan Hanin, Aska pun kembali ke kamar nya untuk beristirahat.Mami Aska bercerita pada suami nya jika Aska sudah bertemu dengan Hanin.Tantu saja itu sangat mengejutkan nya,sebab selama ini mereka mencari dengan segala upaya tetapi tidak bisa menemukan Hanin.Yang membuat heran sebab mereka tengah sengaja bertemu saat Aska tengah berlibur.
''Pasti Aska sangat senang ya Mi bertemu dengan Hanin.?''Papi Aska ingin tahu.
''Bukan main Pi,''waktu dia pulang saja Mami terkejut melihat wajah Aska yang berseri-seri.Baru kali ini Mami lihat dia kembali ceria seperti dulu,semoga dia semakin semangat kedepannya.
''Anak itu,ada-ada saja.''kalau Papi seperti apapun Aska,dia harus tetap menjadi Aska yang Papi mau pekerja keras dan mengembangkan perusahaan.
''Tapi tetap saja Pi kita harus memikirkan kebahagiaan nya.''
''Sekarang sudah bahagia kan dia Mi,bagus lah dia bisa fokus menjadi penerus Papi.''Papi Aska bicara tanpa ekspresi.
''Capek ngomong sama kamu Pi,''terserah lah yang pasti Mami mau Aska bahagia.
Aska...
Aska pun menoleh ke arah suara yang memanggil nya.
Ha Di.
''Kamu kemana saja mengapa tidak ada kabar, sombong sekali.?''gadis itu Diandra,wanita cantik dan begitu pintar yang memiliki perasaan pada Aska.
''Iya maaf Di kemarin memang sedang tidak memegang ponsel,fokus dengan liburan saja.''jawab Aska.
''Pasti seru ya..?''
''Sangat menyenangkan.''kata Aska.
Mereka ngobrol cukup lama,Diandra termasuk gadis yang paling dekat dengan Aska selama di kampus.Karena dia gadis yang cerdas jadi sangat nyambung dengan Aska jika membicarakan tentang materi kuliah,karena mereka satu jurusan yaitu bisnis. Bisa di katan Diandra lebih pandai dari Aska,itu yang membuat Aska kagum dengan teman nya itu.
__ADS_1
Saat Aska dan Diandra sedang bicara obrolan mereka terhenti sebab ponsel Aska berdering, dengan cepat Aska menerima panggilan itu dengan wajah yang begitu ceria.
Halo sayang....
Diandra menatap Aska,dia begitu terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut Aska.
Diandra menatap Aska tanpa berkedip,dia memandang dengan begitu tajam memastikan setiap ekspresi wajah Aska yang sedang begitu gembira.
''Sayang jaga kesehatan,sampai jumpa gadis bunga ku i love you.'' begitu lah ucapan terakhir Aska yang di dengar oleh Diandra.
Gadis itu pergi begitu saja meninggalkan Aska,dia begitu shock sebab Aska laki-laki yang dia kagumi, tidak pernah terlihat dekat dengan gadis manapun kecuali diri nya dan Zahra sahabat yang dikenal oleh nya.
''Siapa yang di panggil sayang oleh Aska,dia begitu mesra mengucapkan nya,terlihat tulus dan begitu penuh kasih sayang.Oh Diandra kamu tidak memiliki kesempatan,harapan mu sudah pupus sebelum berjuang.'' Diandra berkata dengan risau.
Diandra di...!
Aska memanggil melihat teman nya pergi begitu saja.
''Ada apa dengan nya,main kabur saja ''Aska bicara sendiri.
''Jo aku ingin bicara..''Diandra menemui Johan.
''Katakan saja Di,apa yang tidak buat mu.''Johan sebenar nya memiliki hati dengan Diandra.
''Apa Aska sudah memiliki pacar.?''Kata Diandra.
''Mengapa kamu menanyakan itu.?''Johan pun ikut bertanya.
''Tadi dia menyebut sayang seseorang saat telfon,dia menyebut nya sayang gadis bunga '' Diandra menceritakan Apa yang dia dengar.
Johan tertawa mendengar nya,entah apa yang ada di pikiran nya mengapa menertawakan Diandra.
''Kamu mengapa tertawa Jo..?'' apa ada yang lucu dengan ku.
''Tidak Di,habis nya kamu detail sekali bercerita.'' Gadis bunga itu seorang wanita cantik dan lembut,dia adalah wanita yang begitu di cintai oleh Aska.Yang ku tahu mereka sudah menjalin hubungan saat masih berpakaian putih abu-abu.Kita bertemu di tempat liburan kemarin,aku sidah tidak banyak tau,menurut Boby mereka sudah lama berpisah karena suatu hal dan sekarang bertemu kembali.
Mendengar cerita Johan,Diandra tampak tenang dia pun tersenyum manis untuk menutupi hati nya yang gelisah.
__ADS_1
''Oh begitu,habis nya kan Aska tidak pernah dekat dengan gadis manapun makanya aku heran..'' Diandra pun tertawa dengan Johan.
''Benar juga ya..''Johan pun ikut tertawa.