Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 35.


__ADS_3

Setelah kembali dari rumah sakit Aska dan mami nya mengalami kecelakaan ringan,ada yang menyerempet mobil mereka dan seperti nya itu di sengaja,memang mereka tidak mengalami luka yang berat tetapi ada beberapa lebam di tubuh karena kepentok.


''Mi,Mami baik baik saja kan..?''Papi khawatir.


''Iya Pi Mami baik,hanya sakit terpentok saja.''Jawab Mami.


''Tuan seperti nya mereka sengaja melakukan nya..''Kata supir.


''Menurut Aska juga begitu Mas Cipto.''Aska juga memberi pendapat.


''Jalan Cipto,!kita selidiki sja nanti bukan kah ada cctv-nya mobil ini.''Ucap Papi.


Setelah sampai di rumah mereka mengobati lebam pada tubuh nya,dia antara mereka hanya Aska yang mendapatkan banyak lebam.


"Kalau sampai mereka sengaja akan Papi jadikan sate mereka nanti.."kata Papi dengan kesal.


"Pi,bicara mu..!"Mami melotot pada suami nya.


Aska tidak berangkat sekolah hari ini,tubuh nya terasa lemah dan nyeri mungkin karena benturan di mobil atau memang tubuh nya sedang lemah saja karena kurang nya istirahat.


Melihat anak nya sakit Mami melarang Aska keluar rumah,dia memang tidak sekolah tetapi siang hari dia ngin ke rumah sakit menemui Hanin,memang setiap hari nya dia pasti datang ke rumah sakit.


"Mau kemana Aska..?"Mami melihat aska sudah rapi.


"Ke rumah sakit Ma,lihat Hanin."Kata Aska.


"Saat ini tidak boleh,kalau badan mu sudah fit baru Mami ijin kan."Mami melarang.


Tapi..!


"Aska...!"Mami melotot tanda tidak boleh.


Tanpa perdebatan yang panjang seperti biasa nya, Aska pun menurut dengan kata kata Mami.Setelah dua ahri keadaan Aska sudah sangat baik,dua hari pula dia tidak menemui Hanin di rumah sakit.

__ADS_1


Hari ini kebetulan akhir pekan Aska sangat bersemangat untuk ke rumah sakit,dia begitu bahagia ingin menemui kekasih hati nya.Saat sampai di rumah sakit dia tidak melihat Mama Hanin,Bagas atau Papa nya.Metika memasuki ruangan Hanin dirawat pun ruangan itu sudah kosong tanpa penghuni,seketika Aska panik dan berlari keluar mencari tau kebenaran nya.


"Suster pasien yang bernama Hanin di pindah ke ruangan mana ya,kenapa ruangan nya kosong?"Aska bertanya pada suster.


"Setahu saya pasien Hanin sudah di pindah kan ke rumah sakit lain kemarin pagi."Aska tercengang mendengar nya.


Aska menemui dokter yang biasanya merawat Hanin,dia butuh kepastian dai harua tau di mana Hanin di rawat.


"Dokter,Hanin dirawat dimana sekarang mengapa dia tidak ada.?"Aska kembali bertanya.


"Aska,Hanin sudah di pindahkan ke rumah sakit lain oleh pihak keluarga nya,entah alasan nya apa kami tidak tau."Jawab Dokter.


"Tidak mungkin dokter tidak tau,tolong beritahu saya Dok"Aska tidak percaya.


"Pihak keluarga hanya memberitahu jika Hanin akan di pindahkan ke rumah sakit militer tempat orang tua nya bertugas."Kaki Aska lemas mendengar nya.


Aska pulang ke rumah mencari Mami nya,dia harus bercerita dan memberitahu agar Papi nya membantu mencari tahu.


"Mi Hanin sudah pindah rumah sakit,"tapi Aska tidak tau dia dimana sekarang entah kemana tante membawa nya Mi,Aska sudah ke beberapa rumah sakit untuk mencari tetapi dia tidak ada.Aska bingung Mi tolong bantu aku cari dia,tolong Mi.


"Aska sudah ke toko bunga,"mereka bilang keluarga Hani tidak tinggal di sana,hanya orang kepercayaan keluarga nya yang mengurus semua nya,tetapi mereka juga tidak memberitahu dimana Hanin,


mereka juga tidak tau di mana tempat yang pasti ya.


"Sekarang istirahat lah,besok kita cari tau.!"perintah Mami.


Ya mi...


Dengan langkah yang lemah dan hati gelisah Aska menuju kamar nya,dia kacau dan tidka tau harus berbuat apa.Tiba tiba Aska menyadari jika ia belum memberitahu sahabat nya jika Hanin sudah pindah entah kemana,karena panik dia berusaha sendiri mencari Hanin.


Apa...!


Kapan..?

__ADS_1


Kok bisa.?


Bagai mana cerita nya..?


Semua sahabat menuai respon yang berbeda, mereka pun sepakat untuk mencari Hanin bersama sama.


Mereka akhir nya berkumpul di rumah Aska,ada Niko,Boby,El dan Zahra mereka bersiap menuju toko bunga milik keluarga Hanin,karena hanya tempat itu lah yang mereka ketahui sebagai petunjuk keluarga Hanin berada.Setelah terjadi perdebatan di sana ada petunjuk yang mereka dapatkan yaitu rumah pribadi keluarga Hanin,yang ternyata letak nyak tidak jauh dari ruko tersebut.


''Jadi ini rumah Hanin ..?''Boby merasa takjub.


''Tidak heran jika rumah nya sangat mewah,orang bokap nya jendral.''Balas Elea.


''Takjub gue sama Hanin,selama ini dia benar benar terlihat seperti gadis biasa ternyata justru luar biasa.'' ucap Zahra.


''Sekarang bukan saat nya terkejut,takjub dan heran, saat ini waktu nya mencari Hanin''Kata Niko.


''Kamu benar Nik..''Aska setuju dengan Niko.


Mereka pun akhir nya masuk kedalam rumah,tapi ternyata tidak semudah yang mereka bayangkan,saat ingin masuk saja banyak penjaga rumah yang bertanya,apa yang mereka tanyakan begitu detail seperti orang pinjam uang di bank.Tetapi apa yang didapat,tidak ada sama sekali mereka mengatakan keluarga Hanin sedang ada tugas pekerjaan di kota K.


Merasa kesal tidak mendapat kan apapun,mereka akhir nya mengunjungi setiap rumah sakit untuk bertanya apakah ada Pasien bernama Hanin di rawat.Aska seperti orang yang tidak waras saja, dia mengendarai mobil dengan begitu kencang membuat teman teman nya merasa takut.Sudah beberapa rumah sakit mereka datangi untuk mencari Hanin,tetapi hasil nya pun sama Nihil..!


Mereka pulang dengan rasa yang lelah tanpa hasil, capek pun sangat terasa sebab apa yang merek dapat tidak sesuai dengan yang di ingin kan.


''Hanin,,kemana aku harus cari kamu kemana.....!'' Aska begitu sedih.


Dalam dingin nya malam,Aska tidak tidur otak nya terus berpikir mencari cara agar bisa menemukan Hanin,seketika ia teringat bunga Hanin sangat menyukai nya,mengingat bunga Aska teringat taman bungan milik kelurga Hanin,hamparan bunga yang indah seperti lautan warna yang begitu cantik. Aska mengingat tempat itu,tempat yang pernah ia kunjungi bersama Hanin.


''Niko besok temani aku ke taman bunga milik keluarga Hanin..?''Aska ingin Niko menemani nya.


''Tapi Aska besok aku....''Aska tak menunggu apa yang ingin di katakan Niko.


''Kalau kamu tidak mau baik lah ,aku akan pergi sendiri saja besok subuh.''Kata Aska.

__ADS_1


Niko pun tidak memiliki pilihan ,sebab dia tau Aska pasti akan nekat.


''Oke oke aku temani..!''


__ADS_2