Diary Hanin (Gadis Bunga)

Diary Hanin (Gadis Bunga)
Chapter 60.


__ADS_3

''Hanin saat ini sudah satu bulan setelah kepergian mu,tetapi rasa sakit ini masih sama,rinduku semakin besar dan rasa cinta semakin tumbuh.Hanin aku harus apa,tolong beritahu aku agar semua ini tidak menyiksa ku.''Aska termenung bersandar kan bantal di atas ranjang nya.


Aska kembali membuka diary Hanin yang sudah dia baca, walau sampai seribu kali dia membaca nya tetapi dia tidak akan bosan.


"Aska jika Tuhan memanggil ku,bukan berarti aku tidak menyayangi mu,tetapi aku selalu di sampingmu untuk menemanimu dari jauh.Aska jangan lah bersedih ketika aku pergi, tetaplah semangat karena aku selalu bersamamu didalam hatimu, love Hanin."


''Benarkah Hanin, kamu tidak pernah pergi,benarkah kamu di sini bersama ku.''Aska tersenyum sendiri.


Pagi ini dia di sibukkan dengan kegiatan kampus,banyak agenda yang harus di selesaikan bersama johan dan Diandra. Keadaan itu mengharuskan nya udah untuk selalu bertemu dengan Diandra.


Melihat Aska yang selalu murung Diandra merasa kasian dia berinisiatif untuk menghibur dan memberikan semangat agar Aska semakin tegar.


''Aska, kamu lebih pendiam sekarang bahkan walaupun sepuluh kali bertemu dengan ku pun kamu tidak pernah lagi bicara dengan ku.Aska apa aku ada salah.. ?''Diandra bertanya.


''Tidak.. ''jawab Aska.


Diandra tersenyum mendengar nya,dia merasa lega dengan jawaban Aska.


''Aska, aku tahu kamu pasti sangat sedih dan kehilangannya aku turut berduka. Kamu yang sabar ya, maaf aku baru bisa menyampaikan rasa sukaku dengan mu. Aku berharap kamu selalu kuat menjalani nya, semoga kedepannya kehidupan mu jauh lebih baik.''Diandra mengatakan dengan senyum tipis di bibir nya.

__ADS_1


''Di, aku ingin bicara sesuatu dengan mu.''tiba-tiba Aska bicara


''Bicara saja Aska, aku akan mendengarkan nya.''jawab Diandra.


''Aku mau kamu tidak usah mengganggu ku lagi Di,sekeras apapun kamu mendekati ku semua akan percuma saja.Hatiku cuma untuk Hanin dan kamu tidak perlu sok bersedih dan bersimpati di hadapan ku,kamu senang bukan Hanin pergi agar kamu bisa leluasa mendekati ku,jadi jangan pernah lagi muncul di hadapan ku"Kata-kata Aska menghujam hati Diandra, dia benar-benar terkejut dan tidak menyangka Aska akan mengucap kan itu.


''Apa katamu,sok bersedih..? ''Aska jaga bicara mu..! aku berkata tulus dari hati ku,tega sekali kamu berkata seperti itu.Apa kamu pikir aku wanita yang seperti itu,aku tidak sepicik itu Aska.Baik aku tidak akan pernah lagi muncul di hadapan mu,aku masih memiliki banyak kesibukan daripada harus mengejar laki-laki termasuk kamu.Aska aku memang menaruh hati dengan mu tetapi aku tidak di buta kan cinta seperti dirimu,permisi."dengan kesal Diandra mengambil tas dan pergi meninggal kan Aska,dia marah semua perkataan Aska benar-benar membuat nya sakit,seolah dia bahagia di atas penderitaan orang lain.


''Jahat sekali kamu Aska,aku benci kamu sampai kapan pun aku akan selalu mengingat perkataan mu itu, sampai kapan pun.... !''


"Brak...!"


Aw, apa ini Di mengapa kamu marah dengan ku.? "Johan heran Diandra membuang semua berkas di pangkuan Johan.


"Iya tapi kenapa Di..? "Johan pun semakin bingung.


" Kamu tanyakan saja dengan teman mu yang sok percaya diri itu.! "Diandra pun pergi meninggalkan Johan yang masih kebingungan.


Johan mencari Aska untuk menanyakan tentang Diandra, karena Johan tau Aska lah yang bersama Diandra siang tadi.

__ADS_1


"Aska, ada apa dengan Diandra.? "Kata Johan.


" Dia mengadu dengan mu..? "ucap Aska.


" Tidak tetapi dia aneh,tiba-tiba mundur dari tema kegiatan dan bicara yang gak jelas."johan menjelaskan.


"Oh baguslah.. " kata Aska.


"Ada apa dengan kalian,apa kalian ribut.?"johan bertanya lagi.


" Tidak.. "Aska menjawab dan berlalu pergi.


" mereka sangat membingungkan ku. "


Diandra membuktikan ucapan nya, dia tidak pernah lagi muncul hadapan Aska. jika memang dia harus bertemu Aska secara tidak sengaja,pasti Diandra menundukkan kepala nya atau membuang muka.


"Sayang apa kabar,bagaimana keadaan mu di sana.. ?''sayang semua hal tentang mu masih tersimpan rapih di hidup ku.Hanin begitu sulit untuk ku menjalani jari-hari tanpa kamu, tapi aku berjanji akan hidup lebih baik lagi sesuai keinginan mu sayang.''Aska menabur bunga di atas pusara Hanin.


Setiap akhir pekan Aska pasti mengunjungi Hanin, sesibuk apapun dia pasti akan datang untuk melepas rindu nya.Hari ini Aska tidak sendiri, dia di temani sahabat yang selalu ada untuk nya, Niko,Boby Zahra dan Ella pun ada di sana.

__ADS_1


''Hanin kami juga ada ada di sini, kami juga merindukanmu.Yang tenang dan bahagia ya di sana,kami akan selalu menemani Aska di sini.Terimalasih sudah bersedia bertemu dengan kami disaat terkahir mu, waktu yang singkat itu akan selalu kami ingat .''mereka pun sama seperti Aska yang meneteskan air mata.


Hubungan Niko dan Ella pun saat ini sudah Lebih baik,Niko berubah dia sudah jauh lebih baik yang semakin peduli dengan anak dan istri nya. Entahlah itu sementara waktu atau memang dia telah berubah.


__ADS_2