Dokter Cantik Milik Tuan Muda

Dokter Cantik Milik Tuan Muda
38


__ADS_3

Hari yang di nanti-nantikan oleh semua orang tak terkecuali Rezvan dan juga Kirana.


Setelah selesai ijab kabul, Kirana dan juga Rezvan langsung menyapa para tamu yang hadir pada malam itu.


Pesona Kirana semakin cantik dengan gaun pengantin yang malam ini ia kenakan, begitupun dengan Rezvan.


Kedua pasangan ini mampu membuat para wanita dan juga laki-laki iri.


Chalandra menghampiri Kirana dan juga Rezvan, gadis itu langsung memeluk kakak perempuannya begitupun dengan Eliaria.


"Kakak Kirana lain kali datanglah kerumahku atau rumah bibi Kala." kata Eliaria.


Kirana tersenyum sambil mengusap kepala Eliaria. "Kau juga lain kali datanglah kerumah kakak Rezvan ya, aku pasti akan merindukan kalian semua." kata Kirana


"Aku jadi tidak ada teman lagi di rumah, bagaimana jika kak Reygan menggangguku?" tanya Chalandra yang saat itu sudah menangis sesegukan melihat kakak perempuannya sudah menikah.


"Telepon kakak saja, nanti aku akan membantumu untuk melawan Reygan." jawab Rezvan terkekeh dengan sikap Chalandra saat itu.


Mami Kala dan juga Mama Chelsea pun menghampiri kedua pasangan itu lalu bergantian memeluknya.


"Anak Mami sudah besar, cepat-cepat punya anak ya." kata Mami Kala sambil terkekeh.


"Kau jagalah Kirana dengan baik, jika kau menyakitinya maka aku akan maju paling depan." kata Mama Chelsea lalu diangguki oleh Rezvan.

__ADS_1


Malam itu menjadi malam yang indah bagi kedua pasangan ini, karena secara resmi mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Setelah semua acaranya sudah selesai Rezvan dan juga Kirana langsung pulang diantar oleh Xian.


Rumah baru yang diberikan Ayah Rian untuk mereka berdua terlihat sangat besar, dengan dekorasi-dekorasi rumah yang terlihat elegan.


Kirana langsung mengganti bajunya menggunakan kemeja Rezvan karena ia belum memindahkan baju-bajunya ke rumah baru.


Kemeja itu memang besar bahkan muat di tubuh Kirana yang kecil, kemeja itu hanya sampai atas lutut Kirana saja.


"Sayang, maafkan aku tapi aku harus mengerjakan dulu beberapa dokumen perusahaan nanti aku akan menyusulmu ke kamar."


Perkataan Rezvan selalu terngiang-ngiang di kepala Kirana, sudah hampir satu jam ia menunggu kedatangan laki-laki itu tetapi sama sekali tidak datang.


Kirana menghela nafas lalu ia berajak dsri tempat duduknya, ia berniat untuk menemui Rezvan.


"Rumah ini sangat besar sekali, aku belum mengenal setiap sudut rumah ini."


Terlihat salah satu ruangan yang hanya dilapisi kaca dan ruangan tersebut terlihat terang, Kirana pikir itu adalah ruangan kerja suaminya.


Tanpa pikir panjang Kirana langsung melangkahkan kakinya memasuki ruangan tersebut, saat membuka pintu kaca itu terlihat Rezvan yang sedang fokus terhadap layar laptopnya.


Kirana berjalan menghampiri Rezvan dengan senyuman yang mengembang di setiap sudut bibirnya.

__ADS_1


Wanita itu mencolek hidung suaminya tetapi Rezvan langsung memalingkan wajahnya.


Hal itu membuat Kirana menjadi kesal, ia menekuk wajahnya dan menyilangkan kedua tangannya lalu memutar tubuhnya membelakangi Rezvan.


Laki-laki itu tersenyum lalu menggendong tubuh istrinya dan mendudukannya di atas meja.


"Apakah sekarang kau sedang menggodaku?" bisik Rezvan di telinga Kirana.


Laki-laki itu langsung membuang dokumen-dokumen yang ada diatas meja itu ke lantai, wajahnya ia dekatkan dengan wajah sang istri.


Kirana terkejut dan langsung memundurkan sedikit kepalanya. "Kenapa? tadi bukankah kau menggodaku."


"A-aku-"


Rezvan langsung mencium bibir istrinya dengan lembut, walaupun lembut tapi menuntun.


Tangannya bergerak mengusap paha Kirana yang terekspos hal itu membuat tubuh Kirana langsung menegang.


Bersambung.



__ADS_1


*Penampilan Kirana dan juga Rezvan malam ini.


Haloo semuanya terima kasih yang sudah membaca kisah cinta Kirana dan juga Rezvan, author udahin aja sampai part ini karena mau fokus ke cerita baru, yang belum baca cerita Amazing Beauty langsung baca aja ya, see u di cerita selanjutnya.


__ADS_2