GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN

GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN
bab:14 (morning sickness) happy reading


__ADS_3

karena akhir-akhir ini, aku sering mengalami bosan, makanya mas raka mengajakku untuk jalan-jalan.


"sayang,jalan-jalan yuk?" tawar mas raka.


"mau kemana mas? "tanyaku.


"udah ikut saja".timpa mas raka


"ya sudah,bentar yh mas, aku siap-siap dulu." balasku


ketika kami sudah siap-siap hanya tinggal berangkat, tiba-tiba perutku terasa sangat mual


"hoek..hoek...hoek"


lalu aku pun segera berlari kekamar mandi, dan memuntahkan semua isi yang ada didalam perutku.


lalu mas raka menyusulku ke kamar mandi.


"tok...tok...tok.."


"sayang kamu gak apa-apa kan"? tanya mas raka panik.


"gak tau mas, perutku rasanya mual banget.hoek..hoek..hoek... " lagi-lagi aku memuntahkan semua isi didalam perutku.


setelah sudah agak enakan, aku membuka pintu dan langsung di peluk oleh mas raka.


"sayang kamu kenapa? kita kedokter aja yah"? tanya mas raka.


"nggak usah lah, ini biasa dialami kalau orang yang sedang hamil mas".jelasku


lalu seketika aku merasa mual kembali, akibat mencium aroma minyak wangi yang dikenakan oleh mas raka.


"hoek...hoek...hoek.. ,ih mas.kamu bau banget tau "? lalu aku masuk lagi ke kamar mandi.

__ADS_1


"bau? "lalu raka menciumi tubuhnya.


"ah nggak kok, aku gak bau, malah sangat wangi setelah mengenakan minyak wangi andalanku".gumamnya.


lalu karina pun keluar dari kamar mandi.


"stop mas!! jangan mendekat". ucapku lantang


"why? do you not love me anymore hany?" tanya raka.


"no,it's not like that. in fact I really love you.but somehow I'm not comfortable being close to you. "balas karina.


kebetulan, semenjak ia menikah dengan raka.raka selalu mengajarinya berbahasa inggris, bahkan sampai memanggil guru private.


"mengapa jadi begini sayang? sampai kapan aku harus berada jauh dari mu, I really can't. "jawab raka.


"ntah lah mas, aku gak tau." jawab ku singkat


sesampainya kami di meja makan, perutku merasa mual lagi, lalu aku menutup hidung dan mulutku agar tidak mencium aroma masakan itu.


"kamu kenapa sayang?".tanya mas raka


"tidak mas, mengapa oromanya menyengat sekali."


bila mencium aroma yang menyengat, atau pun yang berbau tajam , perutku terasa sangat mual.


lalu aku langsung berlari ke kamar, untuk menjauh dari makanan tadi.


mas raka pun menyusul


"kamu kenapa sih sayang?" tanya mas raka khawatir.


"aku tidak bisa mencium aroma yang tajam mas, apalagi bau bawang.iuyu.. itu bau sekali." jelasku

__ADS_1


"jadi makanan apa yang tidak mengandung bawang sayang"? tanya mas raka.


"hmmm, mas aku pingin makan nasi kecap pake telor ceplok aja deh". tutur ku


"what? kamu gak salah sayang?" tanya mas raka heran.


"kenapa mas, kamu gak mau buatin yah? yasudah biar aja aku sakit gara-gara gak makan."


"heh.., jangan gitu dong sayang.yaudah bentar yah, biar mas buatin dulu". jelas mas raka


"okee mas, buruan yah.aku laper nih?"


ucapku.


setelah makanannya sudah selesai


"ini sayang makanannya, suapin dong mas"? pintaku pada mas raka.


"ehh, tapi sebelum kamu mendekat,ganti dulu deh baju mu mas. sungguh itu bau sekali."


"yasudah bawel". balas mas raka cemberut.


"nah gini kan udah gak bau lagi,klo kamu mau dekat denganku mas, maka kamu gak boleh pke minyak wangi okee." jawabku sambil nyengir kuda.


"hemmm. "mas raka hanya mendehem saja.


lagi-lagi aku pun tertawa.


bersambung...


klo gak nyambung ceritanya maafin authornya yh...


makasih yang sudah mau mampir❤🤗

__ADS_1


__ADS_2