GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN

GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN
bab : 49 ( hari pertama bekerja )


__ADS_3

"ya udah deh gue mau. ini karna terpaksa sih, klo gak sih ogah". ucap vania


"terserah lo!" ucap zein sinis


"jadi sekarang gue udah bisa kerja atau belum?" tanya vania


"ya udah, lo mulai dari sekarang aja". balas nya


"itu meja lo ya". ucap zein


"dah tau kali gue, ga perlu di tunjukin segala". ucap vania


"woy! sopan dikit sama bos". ucap zein marah


"tenang aja deh lo, ga usah sewot". balas vania asal


"nah karena lo sekarang udah jadi bawahan gue, dan gue jadi bos lo. lo tuh harusnya manggil gue pak kek, atau mas apalah segala macam. lah ini? masak lo manggil gue lo..lo ..aja ga sopan bener". cerocos zein


"jadi lo mau di panggil apa? tuan muda, pak, bos, atau apa gitu iya?" ucap vania


"gue mau lo manggil gue sebagai tuan muda". ucap zein


"idih ogah banget gue, kurang kerjaan tau ga sih". ucap vania


"udah lah, ngapain sih nama panggilan aja di permasalahkan." ucap vania


"lagian panggil nama juga kan ga masalah. yang penting itu sopan, yakan". ucap vania lagi


"ya udah lah ga usah di bahas. dah sana pigi lo! ngapain lagi masih berdiri disini? "usir zein


"buset, lo kok galak amat sih sama orang. tapi kok mau gitu orang-orang kerja sama lo, dan punya bos resek begini".


"udah sana kerja! lo mau kerja atau gue pecat? ".ancam zein


"yaelah, dari tadi kok ngancem mulu". ucap vania

__ADS_1


"udah buruan! ".bentak zein


"semoga aja vania dapat pekerjaan yah mah". ucap karina


"amin! "sahut mama


tiba-tiba perut karina terasa sakit


"duh..duh.."


"lah kenapa kamu sayang? ".tanya mama panik


"perut aku mah! perut aku sakit banget!!" rintih karina


"duh!! mama jadi gimana nih? ".ucap mama panik


"mah! mah! sakit... "rintih nya lagi sambil memegangi perutnya


"iya bentar-bentar sayang, mama hubungi raka dulu". ucap mama


lalu mama mengambil benda pipih miliknya dan menghubungi raka


"iya mah ada apa? ".tanya raka


"i..itu..ka...karina.. ".ucap mama terbata lagi


"karina kenapa mah? mah! jawab dulu dong mah, karina kenapa?". ucap raka tak kalah panik


"itu kata karina perutnya sakit, sekarang dia lagi nangis mama bingung mau gimana". jelas mama lagi


"mama tenangin karina dulu yah mah! aku langsung pulang sekarang". ucap raka


lalu telponnya di putuskan oleh raka, dan ia langsung menuju rumah dengan kecepatan tinggi


"sabar yah rin! bentar lagi suami kamu datang". ucap mama

__ADS_1


"aduh ma, aku ga kuat! sakit banget perut aku". keluh karina


"eh lo, sapa nama lo tadi?" ucap zein


"nama gue vania! "ucap vania


"dah lah, ga mau tau gue. sekarang lo buatin gue kopi, buruan! ".ucap zein


"eh bos somplak, disini gue tuh seketaris lo! bukan OB paham? ".ucap vania tak terima


"sekarang gue tanya lo! disini bos nya siapa? " .tanya zein angkuh


"lo! terus?" ucap vania


"ya udah berarti lo harus nurut sama gue, lo kan bawahan gue! ".ucap zein semakin sombong


"ck, bentar lah gue buatin dulu". ucap vania kesal


vania ngedumel sepanjang koridor kantor


"ck, dasar bos nyebelin, nyusahin, koplak,somplak iss ga tau lah aku" .cerocosnya


sesampai nya ia di dapur, ia mengambil sebuah cangkir dan menuangkan beberapa bubuk kopi kedalam gelas tersebut.


saat hendak menambahkan gula, ternyata ia salah. sebenarnya yang sedang di masukkan nya itu adalah garam, dan bukan gula


bahkan sampai sekarang pun ia tak sadar apa yang di masukkannya tadi.


kopi pun siap! lalu dihidang kan kepada bos resek nya itu


"nih!" ucap vania sambil meletakkan gelas itu


saat zein mulai menyeruput kopi, lalu disemburkan nya ke lantai


"woy! lo mau bunuh gue atau gimana?". tanya zein sewot

__ADS_1


"maksud lo? udah sukur gue buatin, bukannya bilang makasih malah nyewot dasar". kesal vania


bersambung ...


__ADS_2